Novel Dianiaya, Kompolnas: Dalami Motif Buku Merah
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Novel Dianiaya, Kompolnas: Dalami Motif Buku Merah

Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:35 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WBP

Jakarta, Beritasatu.com — Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea H Poeloengan mengatakan
agar tim teknis juga fokus kepada kasus buku merah sebagai kemungkinan motif dibalik penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

“Fokus pada enam perkara high profile yang ditemukan oleh TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta), dan karena Saudara Novel menambahkan satu kasus high profile, yaitu mengenai kasus buku merah, maka itu harus didalami juga,” kata Andrea H Poeloengan dalam keterangan tertulisnya Sabtu (20/7/2019).

Buku merah merujuk pada buku tabungan berisi transaksi keuangan CV Sumber Laut Perkasa milik Basuki Hariman. Buku itu menjadi salah satu bukti dalam kasus korupsi yang menjerat pengusaha daging dan anak buahnya Ng Fenny dalam kasus suap ke hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.

Dua penyidik KPK Roland dan Harun belakangan dipulangkan ke Polri karena diduga telah merobek 15 lembar catatan transaksi dalam buku bank tersebut. Mereka juga membubuhkan tipex untuk menghapus sejumlah nama penerima uang dari perusahaan Basuki. Pasalnya sejumlah aliran dana itu diduga mengalir ke petinggi kepolisian RI meski telah dibantah.

“Untuk mempercepat pengungkapan dalam tiga bulan ini, perlu dibuat tujuh tim teknis (yang menangani masing-masing motif) dari Polri yang independen dan tidak memiliki potensi benturan kepentingan langsung,” sambung Andrea H Poeloengan.

Dia mengatakan, tak perlu ragu dan alergi untuk menangani isu panas buku merah. Menurut Andrea, itu karena para pihak sudah pernah membantah keterlibatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerima aliran uang tersebut.

“Saya percaya kemampuan Kabareskrim beserta jajarannya. Tapi jika nanti sudah 3 bulan (19 Oktober 2019) ternyata masih suram juga, maka tidak ada salahnya presiden membentuk tujuh Tim Terpadu Independen di bawah kordinasi satu pejabat yang ditunjuk oleh presiden melalui Keppres untuk memperdalam masing-masing kasus dimaksud,” urai Andrea H Poeloengan.

Tiap tim harus berisi anggota Polri yang tidak pernah terkait dengan tim-tim sebelumnya atau memiliki potensi benturan kepentingan. Andrea tidak menjelaskan apa yang dia maksud dengan potensi benturan kepentingan itu.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 silam. Kedua matanya rusak parah. Novel pun berobat di Singapura dan cacat hingga kini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polri Diberi Waktu Tambahan Ungkap Kasus Novel, Pengamat: Lebih dari Cukup

Tiga bulan adalah waktu yang lebih dari cukup untuk mengejar tiga orang itu.

NASIONAL | 20 Juli 2019

UT Habiskan Rp 6,5 Miliar untuk Program Kemanusiaan di Palu

Selama 6 bulan lebih program kemanusiaan United Tractors di Palu, Sigi, dan Donggala menghabiskan dana sekitar Rp 6,5 Miliar.

NASIONAL | 20 Juli 2019

KPK Minta Tidak Ada Jatah Unsur Tertentu untuk Kursi Pimpinan

KPK bukan lembaga perwakilan yang pimpinannya harus diisi oleh unsur tertentu.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Presiden Minta Waktu 3 Bulan Ungkap Teror Novel, KPK: 820 Hari Waktu yang Lama

KPK kecewa dengan hasil kerja TPF yang telah bekerja sejak Januari 2019 lalu.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Dengan Koopsus TNI, Pemberantasan Terorisme Lebih Fokus dan Tuntas

Di banyak negara, organisasi tempur tersebut lazim berada di bawah komando langsung seorang panglima yang siap digerakkan 24 jam ke seluruh pelosok negeri.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Alumni IPB Harus Berkontribusi dalam Strategi Pertanian Indonesia

Strategi dan operasional perlu sinergi dalam pembangunan pertanian.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Warga Rote Nikmati BBM Satu Harga

BBM satu harga merupakan tonggak sejarah bagi Rote.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Danrem Minta Tidak Ada Aksi Balas Dendam Terkait Bentrok Mesuji

Menurut dia, TNI-Polri, yakni Kodim dan Polres akan mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Gempa 5 SR Guncang Pulau Seram Maluku

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi terkait kerusakan serta adanya korban akibat gempa tersebut

NASIONAL | 20 Juli 2019

Rosminarti Berharap Segera Dapat Hunian Tetap

Rosminarti,guru SDN Balaroa di Palu berharap segera dapat hunian tetap, karena kini dia dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan.

NASIONAL | 19 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS