Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jadi Tempat Wisata Dadakan
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jadi Tempat Wisata Dadakan

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:01 WIB
Oleh : WBP

Purworejo, Beritasatu.com - Lokasi Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, jadi ramai dikunjungi masyarakat dari daerah Purworejo dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi KAS di Purworejo, Selasa (14/1/2020), ratusan pengunjung silih berganti mendatangi KAS karena mereka penasaran dengan muculnya keraton baru tersebut, karena viral di media sosial.

Rudiyanto warga Kutoarjo, Purworejo mengatakan dirinya penasaran dengan kabar di media sosial dan ingin datang ke lokasi ini. "Kami sangat penasaran dan kami ingin melihat langsung keraton ini," kata Rudiyanto.

Ia mengatakan di lokasi KAS dirinya menyaksikan prasasti, pendopo yang belum jadi, dan Sendang Kamulyan.

Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Janjikan Kesejahteraan Lewat Jogja-DEC

Punggawa KAS bagian penerima tamu, Puji Widodo mengatakan berdasarkan daftar pada buku tamu tercatat ada 300-an pengunjung yang datang. "Sebenarnya kalau semua pengunjung mengisi buku tamu mungkin sudah 500-an orang yang datang," kata Rudiyanto.

Polda Jateng Kirim Tim Khusus ke Keraton Agung Sejagat

Ia menuturkan pengunjung mulai ramai pada Senin (13/1/2020) dan hari Selasa (14/1/2020) ini semakin ramai.

Keberadaan keraton tersebut, ditandai dengan bangunan semacam pendopo yang belum selesai pembangunannya. Di sebelah utara pendopo, ada sebuah sendang (kolam) yang keberadaannya sangat disakralkan.

Pada lokasi tersebut, juga ada sebuah batu prasasti bertuliskan huruf Jawa, di mana pada bagian kiri prasasti ada tanda dua telapak kaki. Prasasti ini disebut dengan Prasasti I Bumi Mataram.

Kemunculan KAS ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan acara wilujengan dan kirab budaya, yang dilaksanakan dari Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020).

KAS, dipimpin oleh seseorang yang dipanggil Sinuwun yang bernama asli Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu yang memiliki nama Dyah Gitarja.

Berdasarkan informasi, pengikut dari KAS ini mencapai sekitar 450 orang.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Pemkab Purworejo Akan Hentikan Kegiatan Keraton Agung Sejagat

Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berencana akan menghentikan kegiatan di Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah, Bayan.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Kejagung Tahan Benny Tjokro, Ini Reaksi Kementerian BUMN

Kementerian BUMN mendorong supaya prosesnya berjalan terus dengan baik.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Eks Dirkeu Jiwasraya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Benny Tjokrosaputro Ditetapkan Sebagai Tersangka Jiwasraya

Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Jiwasraya.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Doni Monardo: BNPB Sudah Berikan Peringatan Potensi Banjir

Peringatan tersebut, bahkan sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelum banjir besar melanda.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Dewas Segera Rampungkan Kode Etik Pegawai dan Pimpinan KPK

Selama kode etik ini belum rampung, pimpinan dan pegawai KPK terikat dengan aturan kode etik yang sudah tercantum dalam UU KPK maupun Peraturan Komisi.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Indonesia Dinilai Butuh Manajemen Perubahan Iklim

Perubahan iklim merupakan isu nyata dan harus disikapi serius.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Dewan Pengawas Bantah Perlambat Penyidikan KPK

Tumpak juga mengingatkan bahwa izin penggeledahan, penyitaan, maupun penyadapan hanya berlaku 30 hari.

NASIONAL | 14 Januari 2020

Disebut Hambat Kerja KPK, Dewan Pengawas: Omong Kosong!

Dalam proses pemberian izin kepada KPK untuk menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan suap PAW caleg PDIP, Dewas memberikan izin dalam hitungan jam.

NASIONAL | 14 Januari 2020

BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

BMKG memperkirakan intensitas siklon tropis Claudia akan semakin meluruh dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat, barat daya menjauhi wilayah Indonesia

NASIONAL | 14 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS