Presiden: Pancasila Tumbuhkan Daya Juang Hadapi Tantangan Pandemi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Presiden: Pancasila Tumbuhkan Daya Juang Hadapi Tantangan Pandemi

Senin, 1 Juni 2020 | 09:09 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Bogor, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur, Pancasila tetap menjadi bintang penjuru bagi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai ujian yang kini membelenggu Indonesia. Pancasila juga telah menggerakkan persatuan sebagai bangsa dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan, dan kegotong-royongan untuk meringankan beban seluruh anak negeri serta menumbuhkan daya juang dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi.

“Nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata dalam kehidupan kita. Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita. Nilai yang bekerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah, nilai yang hidup terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat memberikan amanat secara daring pada peringatan Hari Lahir Pancasila dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6/2020).

Pada upacara secara virtual itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila, Ketua DPR Puan Maharani membacakan Undang Undang Dasar 1945, dan Menko PMK Muhadjir Effendy membacakan doa. Turut pula, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Jokowi mengatakan, peringatan hari Pancasila tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, upacara peringatan laksanakan di tengah pandemi Covid-19, yang menguji daya juang sebagai bangsa. “Menguji pengorbanan kita, menguji kedispilinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat,” katanya.

Presiden mengaku, tidak henti-hentinya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani warga tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama serta memenuhi kewajiban pemimpin melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. “Saya juga mengajak seluruh elemen bangsa di mana pun berada, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu, saling menolong dan saling bergotong royong serta selalu optimistis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang,” kata Presiden Jokowi.

Ia menyatakan bahwa kekurangan tidak menghalangi Indonesia untuk terus maju. Kelemahan, lanjutnya, harus sama-sama diperbaiki, dan dijadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan agar Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, berdiri di atas kaki sendiri. “Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah. Tahun ini atau bahkan tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi. Situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu. Kita tidak sendirian. Sebanyak 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti kita,” ujar dia.

Disebutkan, semua negara saat ini berada dalam kesulitan. Tapi bangsa Indonesia juga harus menyadari bahwa semua negara tengah berlomba-lomba dalam penanganan virus dan penanganan ekonomi. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia juga harus tampil sebagai pemenang, harus optimistis, dan harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan.

“Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi dan berprestasi di tengah pandemi Covid ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkokoh persatuan dan kepedulian kepada sesama anak bangsa. Sebab, tantangan yang dihadapi hanya dapat diselesaikan melalui persatuan dan kesatuan. “Mari kita peduli dan berbagi untuk sesama, mari kita tunjukkan bahwa kita bangsa yang kuat bukan hanya mampu menghadapi tantangan tapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Hari Kelahiran Pancasila Secara Virtual

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila digelar dengan tema “Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju”.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Presiden Hadiri Hari Lahir Pancasila Daring dari Istana Bogor

Peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan Presiden Jokowi berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Ganjar Harap Kagama Berikan Rekomendasi Penyelamatan Ekonomi Rakyat

Menurut Ganjar UKM harus digerakkan bersama, di samping itu, penting mendorong terciptanya entrepreneur-entrepreneur baru.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Perpusnas Susun Strategi Baru Layanan di Era New Normal

Penerapan tatanan baru atau new normal mengharuskan Perpusnas untuk menyesuaikan layanan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Masyarakat Kolaka Timur Budi Daya Sorgum

Satu hektare lahan berpotensi menghasilkan 2-3 ton sorgum dalam sekali panen.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Yunus Sani Diduga Dibunuh dan Dimutilasi Kelompok Separatis Bersenjata

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, kelompok separatis seakan menebar virus untuk mencabut nyawa saudaranya sendiri.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pentolan KKB Pilia Dibekuk

Oniara Wonda yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu dilumpuhkan dengan timah panas pada betis sebelah kanan, karena berusaha melawan petugas.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Freeport Indonesia Buka Laboratorium Rujukan Covid-19 untuk Papua

PTFI juga membantu masyarakat dengan menggunakan mesin Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan laboratoriumnya untuk menganalisa sampel tes swab.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Warga Kalimantan tuntut UU Minerba dibatalkan

UU itu memberi kewenangan sebesar-besarnya ke perusahaan tambang mengembangkan bisnisnya tanpa memperdulikan aspek sosial, ekonomi, bahkan keselamatan warga.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Masyarakat Bengkulu Tolak UU Minerba

"Dengan adanya UU Minerba ini kami merasa tidak ada keberpihakan pemerintah kepada kami. Lubang tambang dibiarkan, akses jalan petani dirusak, sawah dirusak."

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS