Kasus Pencemaran Nama Anggota DPR, Polisi Periksa Ajudan Bupati Agam
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-1.41)   |   COMPOSITE 4879.1 (-0.96)   |   DBX 933.193 (0.37)   |   I-GRADE 128.434 (0.21)   |   IDX30 404.523 (-1.25)   |   IDX80 106.174 (-0.27)   |   IDXBUMN20 268.239 (-1.12)   |   IDXG30 113.341 (0.03)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-1.49)   |   IDXQ30 118.527 (-0.39)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.08)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.07)   |   IDXV30 100.803 (-0.23)   |   INFOBANK15 767.134 (-5.18)   |   Investor33 355.071 (-1.62)   |   ISSI 143.565 (0.33)   |   JII 517.566 (1.7)   |   JII70 175.828 (0.54)   |   KOMPAS100 953.068 (-0.33)   |   LQ45 742.375 (-1.92)   |   MBX 1347.52 (-0.43)   |   MNC36 265.633 (-0.19)   |   PEFINDO25 258.006 (1.42)   |   SMInfra18 230.699 (-0.61)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-1.34)   |  

Kasus Pencemaran Nama Anggota DPR, Polisi Periksa Ajudan Bupati Agam

Selasa, 9 Juni 2020 | 04:59 WIB
Oleh : WBP

Padang, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) memeriksa ajudan Bupati Agam berinisial R terkait dugaan pencemaran nama baik anggota DPR RI Mulyadi di media sosial (medsos).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, di Padang, Senin (8/6/2020)mengatakan ada satu saksi diperiksa penyidik Subdit V Siber Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar. "Total ada 14 saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengirim barang bukti ke Laboratorium Forensik Siber Mabes Polri untuk diproses lebih lanjut. "Penyidik terus memproses laporan ini sesuai prosedur yang ada," kata dia.

Sebelumnya, Polda Sumbar telah memeriksa Bupati Agam Indra Catri dan Sekda Agam Martias Wanto terkait kasus yang sama di Mapolda Sumbar.

Sebelumnya, Bupati Agam Indra Catri mengatakan dirinya dipanggil Polda Sumbar karena sejumlah pegawainya dipanggil terkait dugaan pencemaran nama baik anggota DPR RI Mulyadi melalui akun facebook. "Sebagai warga negara yang baik, saya wajib datang, apalagi yang ikut diperiksa pegawai saya, pegawai pemda, Sekda juga, jadi pertanggungjawaban itu," katanya.

Ia mengaku tidak banyak pertanyaan yang diajukan oleh penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar.

Sedangkan untuk materi yang ditanyakan oleh penyidik dapat ditanyakan langsung kepada pihak kepolisian.

Terkait akan ada pemanggilan selanjutnya, Indra Catri menjawab tidak mengetahui hal itu. "Saksi itu tidak tahu ya, apakah akan dipanggil lagi," ujarnya lagi.

Dia menegaskan terkait akun facebook yang dilaporkan tersebut, dirinya tidak mengetahui sama sekali. "Gak tau, cukup ya," kata dia seraya berlalu.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu mengatakan, status Bupati Agam dalam pemeriksaan sama dengan Sekda yaitu sebagai saksi. "Bentuk pencemaran nama baik yang dilakukan, di akun facebook tersebut mengunggah gambar dengan kata-kata yang tidak pantas, tetapi kami tidak menyampaikan karena ini masih dalam penyelidikan," kata dia.

Ia menambahkan, masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa oleh penyidik.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

New Normal dan Matinya American Dream

Kalau sistem ekonomi Pancasila menjadi konsern bersama, Indonesia seharusnya sudah berdaulat, mandiri, dan kuat dalam ekonomi.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Kepala BNPT: Bantuan Kopassus dalam Penanganan Terorisme Sangat Penting

Karena dengan kemampuan tersebut, negara dapat menghadapi potensi ancaman dan aksi teror.

NASIONAL | 9 Juni 2020

KWI: Tempat Ibadah Tempat untuk Menguatkan Iman di Tengah Pandemi

Dengan demikian, kegiatan keagamaan kita aman, masyarakat produktif, dan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Masuk Zona Hijau, Sekolah di Tegal dan Rembang Diizinkan Dibuka

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyatakan, sekolah di Kota Tegal dan Kabupaten Rembang dimungkinkan buka kembali.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Tokoh Lintas Agama Ajak Masyarakat Bekerja Sama Hadapi Covid-19

Semua agama yang berbeda mengajarkan konsep ketuhanan bertemu pandangan yang sama pada tataran etika untuk kemanusiaan.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu, 20 PDP Meninggal

Tak ada penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Bengkulu. Dalam lima hari terakhir bertahan diangka 92 kasus. Namun terdapat 20 PDP meninggal.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Ini 5 Tahapan Menuju Masyarakat Aman Covid-19 dan Produktif

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan kegiatan sosial dan ekonnomi tidak bisa dibuka secara langsung namun harus melalui tahapan.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Risma Minta Warga Surabaya Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warga di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Hentikan PSBB, Surabaya Raya Masuki Masa Transisi Normal Baru

Rapat Forkopimda Jawa Timur memutuskan kawasan Surabaya Raya memasuki masa transisi menuju era normal baru selama 14 hari.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Sinarmas Land Kembali Berbagi Bahan Pangan kepada Mahasiswa Perantau Terdampak Covid-19

Sinarmas Land mendistribusikan 2.000 paket bantuan bahan pangan kepada warga terdampak Covid-19.

NASIONAL | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS