Korupsi PT DI, KPK Periksa Bos Perusahaan Agen Penjualan Pesawat
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-2.77)   |   COMPOSITE 4934.09 (-32.44)   |   DBX 924.804 (0.05)   |   I-GRADE 130.838 (-1.11)   |   IDX30 413.425 (-2.95)   |   IDX80 108.094 (-0.86)   |   IDXBUMN20 272.657 (-4)   |   IDXG30 115.379 (-0.36)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-3.46)   |   IDXQ30 120.916 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-1.31)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-2.05)   |   IDXV30 102.468 (-1.01)   |   INFOBANK15 776.883 (-5.04)   |   Investor33 360.093 (-2.24)   |   ISSI 144.765 (-0.99)   |   JII 523.909 (-3.5)   |   JII70 177.568 (-1.36)   |   KOMPAS100 966.07 (-7.6)   |   LQ45 756.376 (-5.63)   |   MBX 1366.8 (-10.32)   |   MNC36 270.277 (-2.16)   |   PEFINDO25 258.891 (-2.83)   |   SMInfra18 233.321 (-2.13)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-2.31)   |  

Korupsi PT DI, KPK Periksa Bos Perusahaan Agen Penjualan Pesawat

Rabu, 1 Juli 2020 | 11:09 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait penjualan dan pemasaran pesawat PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dalam mengusut kasus korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sekitar Rp 330 miliar tersebut, penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Direktur Utama PT Abadi Sentosa Perkasa, Didi Laksamana. Penyidik memeriksa Didi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Dirut PT DI, Budi Santoso.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Budi Santoso)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Rabu (1/7/2020).

Belum diketahui secara pasti materi pemeriksaan yang bakal dijalani Didi. Namun, berdasarkan konstruksi perkara yang dibeberkan KPK sebelumnya, Didi memiliki peran cukup penting dalam sengkarut kasus ini. Didi disebut sebagai pihak swasta yang ditugaskan mantan Asisten Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia bidang Bisnis Pemerintah Irzal Rizaldi Zailani yang juga telah menyandang status tersangka kasus ini untuk menyiapkan perusahaan yang akan dijadikan mitra atau agen penjualan dan pemasaran pesawat PT DI.

Kemudian, mulai Juni 2008 hingga 2018, dibuat kontrak kemitraan/agen antara PT Dirgantara Indonesia (persero) yang ditandatangani oleh Direktur Aircraft Integration dengan Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha.

Atas kontrak tersebur, PT DI membayar kepada enam perusahaan mitra/agen pada 2011 atau setelah menerima pembayaran dari pihak pemberi pekerjaan. Selama tahun 2011 sampai dengan 2018, jumlah pembayaran yang telah dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia (persero) kepada enam perusahaan mitra/agen tersebut sekitar Rp205,3 miliar dan USD8,65 juta. Padahal, seluruh mitra/agen tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban yang tertera dalam surat perjanjian kerjasama.

Dari uang yang dibayarkan tersebut, KPK menduga Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah direksi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran dana sekitar Rp 96 miliar. Selain Budi dan Irzal, direksi PT Dirgantara Indonesia lainnya yang disebut turut kecipratan aliran dana yakni, mantan Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia dan mantan Direktur Aerostructure yang kini menjabat Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh serta mantan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan, Arie Wibowo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bawaslu Sebut 9 Daerah di Jateng Kategori Rawan Tinggi Pilkada

Sembilan daerah tersebut tersebar di beberapa dimensi.

NASIONAL | 1 Juli 2020

2 Tersangka Pengedar Sabu-sabu di Palu Terancam Hukuman Mati

Keduanya berinisial R (36) dan AM (38).

NASIONAL | 1 Juli 2020

Belum Ada Izin Pusat, Sumut Batal Terapkan New Normal

Meski belum mendapatkan persetujuan dari pusat, penerapan new normal sudah dapat disosialisasikan di tengah masyarakat.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Jokowi Ingatkan Polri Kendalikan Covid-19, Tanpa Lupakan Agenda Strategis

Pori diminta ubah semua kelemahan menjadi sebuah kekuatan.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Polri Kawal Warga agar Produktif di Era Normal Baru

Mengawal agar masyarakat bisa produktif dan mengawal ekonomi bertumbuh dalam situasi pandemik.

NASIONAL | 1 Juli 2020

HUT Ke-74 Bhayangkara, Jokowi Keluarkan 7 Instruksi

Jokowi meminta seluruh jajaran Polri untuk terus memantapkan soliditas internal perkuat sinergi dengan TNI.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Jokowi: Jangan Menyerah, Mari Kerja Keras Atasi Covid-19

Dalam situasi yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Moderasi Agama sebagai Upaya Hargai Perbedaan

Maka para penyelenggara negara juga harus memberikan contoh atau keteladanan.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Presiden: Kalau Ada Pejabat Korupsi Dana Covid-19, Silakan Digigit

Alokasi dana penanganan Covid-19 cukup besar yaitu mencapai Rp 695,2 triliun.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Soal Pilkada, Apkasi: Demokrasi Harus Terus Berjalan di Tengah Pandemi

Apkasi beranggapan Pilkada 2020 menunjukan demokrasi harus terus berjalan di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS