Sekjen KY Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Sekjen KY Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Covid-19

Jumat, 17 Juli 2020 | 09:59 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Yudisial (KY) Tubagus Rismunandar Ruhijat meninggal dunia di RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Sebelumnya, Tubagus dinyatakan sempat dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Almarhum meninggal dunia pada Kamis, 16 Juli 2020 pukul 23.35 WIB dalam usia 53 tahun. Direncanakan almarhum dimakamkan di Sukawana, Curug, Serang, Banten," kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus, di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Almarhum Tubagus Rismunandar sempat dirawat di RS Pertamina Jaya sejak Kamis (9/7/2020), kemudian dipindahkan ke RSPAD Gatot Soebroto Kamis (16/7/2020) siang. Almarhum meninggalkan seorang istri, yaitu Nani Oktaviani, serta empat orang anak, yaitu Ratu Aida Raisya, Ratu Amira Fakhira, Ratu Anami Keyko, dan Tubagus Asyam Ramadhan.

Tubagus Rismunandar Ruhijat dilantik menjadi sekretaris jenderal KY sejak 28 Mei 2019. Sebelumnya, almarhum menjabat sebagai asisten deputi jejaring inovasi maritim di Deputi SDM, Iptek dan Budaya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI. Karena dedikasinya, almarhum pernah diberikan Satyalancana Karya Sapta XX Tahun dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2014.

Almarhum pernah mengenyam pendidikan Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Dipenegoro. Kemudian almarhum meraih tiga gelar magister, yaitu Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Magister Manajemen Keuangan Universitas Persada Indonesia (YAI), dan Magister Teknik Sipil dari Universitas Pelita Harapan. Terakhir, Tubagus Rismunandar meraih gelar Doktor dari Institut Pertanian Bogor Jurusan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan.

Semasa menjabat, beliau membawa perubahan organisasi terutama dalam reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang baik di lingkungan Sekretariat Jenderal KY. Almarhum dikenal sebagai sosok birokrat yang aktif dan memiliki hubungan yang baik dengan stakeholder. Di awal masa menjabat, almarhum langsung berkoordinasi dengan Mahkamah Agung, Dewan Perwakilan Rakyat, dan kementerian/lembaga lainnya untuk meningkatkan sinergi kelembagaan.

Semasa beliau menjabat, KY juga banyak menorehkan prestasi, di antaranya: keterbukaan informasi publik, nominasi website terbaik untuk kategori kementerian/lembaga, meraih ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dan memperoleh status Wajar Tanpa Pengeculian (WTP).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ini 4 Faktor yang Buat Daya Saing Indonesia Merosot

Komponen yang mengalami penurunan paling drastis adalah efisiensi bisnis, yang menurun dari peringkat 20 di tahun 2019 menjadi 31 pada 2020.

NASIONAL | 17 Juli 2020

Dirjen Dikti: ASN Dikti Harus Pelopori Antikorupsi Pendidikan

ASN yang bekerja di dunia pendidikan harus memberi contoh yang baik pada peserta didik.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Rektor UMJ: Waspadai Gerakan Ubah Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Indonesia sudah memiliki pengalaman dalam mencegah dan menindak terkait ideologi khilafah ini.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Siswa Tidak Naik Kelas, Kemdikbud: Sekolah Tidak Pahami Pedoman Belajar dari Rumah

Plt Irjen Kemdikbud mengatakan, seharusnya sekolah dan guru menaati Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Terkendala Belajar Online, Siswa SMA di Nganjuk Tidak Naik Kelas

Siswa tersebut tidak bisa mengikuti ujian penilaian akhir tahun (PAT) karena laptopnya rusak.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Kinerja Intelijen Kejaksaan Harus Dievaluasi

Menurut Ridlwan Habib, dari rentetan kasus Djoko Tjandra, sepanjang yang diketahuinya lebih kepada kelemahan mekanisme kejaksaan yang berjalan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dua Penyerang Novel Dinyatakan Tidak Terbukti Berniat Sebabkan Luka Berat

PN Jakpus menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Rahmat Kadir Mahulette dan 1,5 tahun penjara kepada Ronny Bugis.

NASIONAL | 16 Juli 2020

BPBD DIY Siapkan Skema Mitigasi Merapi

Tim Respons Cepat (TRC) BPBD DI Yogyakarta telah mempersiapkan rencana kontigensi terkait evakuasi warga, bersamaan dengan kesiap-siagaan pada pandemi Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Selama Pandemi, KKP Beri Bantuan 119,7 Juta Benih Ikan

KKP selama pandemi Covid-19 ini telah menyalurkan sebanyak 119,7 juta ekor benih ikan kepada 848 penerima di 23 provinsi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Naumi Ingin Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas

Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak terus melakukan kerja-kerja preventif dan edukatif agar masyarakat dapat peduli dengan perlindungan perempuan dan anak.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS