Eks Direktur Pemasaran PTPN III Jalani Hukuman di Lapas Surabaya
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Eks Direktur Pemasaran PTPN III Jalani Hukuman di Lapas Surabaya

Kamis, 6 Agustus 2020 | 05:01 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Direktur Pemasaran PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), I Kadek Kertha Laksana ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya. Eksekusi ini dilakukan setelah perkara suap terkait distribusi gula yang menjerat Kadek Laksana berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kadek bakal menjalani pidana penjara selama 4 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani sesuai putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 02/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt. Pst tanggal 3 Juni 2020.

"Pada hari Selasa (4/8/2020) Andry Prihandono selaku Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 02/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt. Pst tanggal 3 Juni 2020 atas nama Terpidana I Kadek Kertha Laksana dengan cara memasukkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020).

Diketahui, Kadek Kertha Laksana dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama yakni menerima suap terkait distribusi gula di PT Perkebunan Nusantara III atau PTPN III. Kadek bersama-sama mantan Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Persero, Dolly Parlagutan Pulungan terbukti menerima suap sebesar 345.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 3,55 miliar dari Dirut PT Fajar Mulia Transindo, Pieko Nyotosetiadi. Suap itu diberikan karena Dolly telah memberikan persetujuan long term contract (LTC) atau kontrak jangka panjang kepada Pieko, dan advisor (penasihat) PT Citra Gemini Mulia, atas pembelian gula kristal putih yang diproduksi petani gula dan PTPN seluruh Indonesia. Selain pidana penjara, Kadek juga dijatuhi pidana denda sejumlah Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan. "Sebelum pelaksanaan eksekusi pidana badan, telah dilakukan pengembalian barang bukti kepada Terpidana karena menurut putusan Majelis Hakim tidak ada kaitannya dengan perkara," kata Ali.

Ali merinci barang bukti yang dikembalikan terdiri dari satu buah dompet berwarna coklat yang berisi Uang pecahan US$ 100 sebanyak 100 lembar sejumlah US$ 10.000 dan uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 100 lembar sejumlah Rp 10 juta. "Selain itu, satu buah kartu ATM BNI Platinum Debit dengan nomor 5198931720123048, satu buah amplop berwarna putih berisi uang pecahan 1.000 dolar Singapura sebanyak 10 lembar sejumlah 10.000 dolar Singapura serta satu lembar copy surat nomor : 529/JKT-DU/LT-CGM/VIII/2018 tanggal 10 September 2018 perihal surat perintah setor GKP 10 juta kg," papar Ali.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Akademisi: Pahami Sejarah untuk Kuatkan Karakter Kebangsaan

Pencegahan bisa mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga, kemudian sekolah, lingkungan kampus, lingkungan kelompok-kelompok sosial masyarakat dan semua kalangan

NASIONAL | 5 Agustus 2020

SDM Berkualitas Menjadi Investasi Puncak Demografi 2040

Investasi terbaik yang Indonesia miliki untuk mencapai bonus demografi pada 2030-2040 adalah membangun sumber daya manusia yang berkualitas

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Bandar Narkotika Internasional Manfaatkan Masa Pandemi Covid-19

Granat mengungkapkan, bandar narkotika internasional memanfaatkan masa pandemi Covid-19 untuk mencari kelengahan aparat.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

KPAI: Dari 224 Pengaduan Terkait PPDB, 89% Berasal dari Jakarta

Pengaduan sebagian besar berkaitan dengan keberatan atas kriteria usia.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kisruh PPDB, KPAI Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Zonasi

Pasalnya, masih banyak daerah yang tidak menerapkan menerapkan petunjuk teknis (juknis) PPDB sesuai dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Mendagri: Kepala Daerah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

Mendagri Tito Karnavian mengatakan kepala daerah harus punya pengetahuan bagaimana mengendalikan pandemi ini.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Iptek Hingga 2025

Kerja sama yang kuat antara peneliti Inggris dan Indonesia ini telah menghasilkan 2.205 publikasi gabungan selama 2015-2019.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

PPATK, Kemkop dan UKM Pertahankan Opini WTP dari BPK

Pemberian opini WTP dikarenakan hasil temuan BPK tidak berdampak material terhadap laporan keuangan tahun 2019.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kapolda NTT Terima Stafsus Kempar Bidang Keamanan KTT G20 dan ASEAN 2023

Tujuan pertemuan terkait simulasi gabungan protokol Safety Security dalam rangka kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN 2023.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri: Gunakan Protokol Kesehatan Ketat

Mendagri meminta penerapan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait dalam rencana pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS