Wakil Ketua KPK Jelaskan Alasannya Laporkan Anak Amien Rais di Garuda
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Wakil Ketua KPK Jelaskan Alasannya Laporkan Anak Amien Rais di Garuda

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:01 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango angkat bicara mengenai keributan di dalam pesawat Garuda Indonesia GS 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Kamis (13/8/2020) yang melibatkan dirinya dengan Ahmad Mumtaz Rais, putra Amien Rais.

Nawawi mengaku sebenarnya tak ingin membahas lebih jauh insiden tersebut lantaran dikhawatirkan pernyataannya hanya menjadi pembenaran ceritanya secara sepihak. Nawawi juga tak ingin membuat gaduh di tengah pandemi corona yang tengah dihadapi saat ini. Apalagi, Nawawi mengaku telah menyerahkan persoalan ini ke Polres Bandara Soekarno-Hatta. "Jadi saya pikir, biarlah apa yang telah saya sampaikan ke pihak Polres Bandara Soetta, menjadi kompetensi pak Kapolres dan jajarannya untuk menindaklanjutinya," kata Nawawi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2020).

Nawawi terpaksa bicara lantaran terdapat pernyataan sejumlah pihak yang menyebut dirinya melaporkan ke kepolisian padahal insiden tersebut telah selesai di atas pesawat. "Karenanya saya ingin mengklarifikasi pernyataan tersebut," katanya.

Diketahui, keributan di atas pesawat Garuda itu dipicu sikap Mumtaz Rais yang duduk di kelas bisnis menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan pada saat pesawat refueling sewaktu transit di Makassar. Mumtaz tak mengindahkan tiga kali peringatan yang disampaikan kru pesawat baik melalui audio maupun secara langsung.

Nawawi mengaku tergerak untuk ikut menegur Mumtaz lantaran tempat duduknya sederet dengan menantu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tersebut. Nawawi saat itu berada di kursi nomor 6K, sementara Mumtaz di kursi 6A dan tidak ada orang lain lagi yang sederet dengan keduanya. Nawawi menegaskan, Mumtaz berkomunikasi melalui handphone saat pesawat dengan mengisi bahan bakar di Bandara Makassar. Tak hanya itu, cara Mumtaz menelepon dengan suara keras telah mengganggu kenyamanan Nawawi sebagai sesama penumpang. "Saya ikut mengingatkan yang bersangkutan setelah upaya berulang awak kabin untuk meminta yang bersangkutan berhenti menelepon tidak diindahkan yang bersangkutan," katanya.

Nawawi mengaku menegur Mumtaz dengan kalimat awal, "mas tolong dipatuhi saja aturannya". Namun, teguran tersebut ditanggapi negatif oleh Mumtaz hingga terjadi perdebatan. Saat keributan terjadi, tidak ada acara maaf-memaafkan antara Nawawi dan Mumtaz. Bahkan, Mumtaz sempat menyebut Nawawi sebagai pahlawan kesiangan. "Tidak pernah ada acara 'maaf-memaafkan' antara yang bersangkutan dengan saya, bahkan yang bersangkutan meski telah ditenangkan awak kabin dan rekannya, masih terus mengucapkan kata-kata 'pahlawan kesiangan'," ungkap Nawawi.

Atas keributan itu, Nawawi pun menyatakan kepada Mumtaz akan meneruskan insiden tersebut ke pihak berwenang di bandara. Dengan demikian, Nawawi meyakini Mumtaz mengetahui rencananya melaporkan insiden itu ke pihak Polres Bandara. "Ada pihak lain yang merupakan teman yang bersangkutan yang saat hendak turun pesawat mengucapkan prmohonan maaf, tapi yang bersangkutan sendiri telah buru-buru turun tanpa tegur sapa apa pun," terang Nawawi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tak Ada Pesta Rakyat pada Hari Jadi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah merayakan ulang tahun ke-70.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Bangun Papua dengan Paradigma Baru

Upaya pembangunan SDM Papua terkendala oleh konflik yang kerap terjadi di wilayah tertentu, khususnya di Pegunungan Tengah, Papua.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Peringati HUT RI, IKAPTK Aceh Akan Bagikan 1.945 Masker

Pembagian masker merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi terkait partisipasi PKK dalam menggencarkan protokol kesehatan di kalangan masyarakat.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Ahwil Lutan Tetap Lurus dan Tidak Neko-neko

Ahwil Lutan menjadi salah satu penerima tanda jasa Medali Kepeloporan.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Imam Besar Masjid Istiqlal: HUT RI Momentum Perkuat Ketahanan Nasional

Dalam rangka kesiapsiagaan nasional, dia mengusulkan bela negara kepada para pemuda di Tanah Air.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Personel TNI Amankan Perairan Jakarta Saat Peringatan HUT ke-75 RI

Pengamanan wilayah perairan sekitar Jakarta disebutkan dilaksanakan hingga 18 Agustus 2020 mendatang dan mengerahkan sejumlah kapal perang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ini Isu yang Luput dari Pidato Kenegaraan Jokowi

Isu pendidikan di saat penting juga penting mengingat pendidikan back bone peradaban anak bangsa

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pagu Anggaran Turun, Mensos Pastikan PKH, Bansos Tunai, dan Kartu Sembako Tetap Lanjut

92% lebih belanja untuk bansos, sisanya 0,55% belanja pegawai, 1,3% belanja modal, dan 5,9% belanja barang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

UI Terima 1.678 Mahasiswa Baru dari SBMPTN 2020

Sebanyak 1.678 calon mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) diterima melalui UTBK-SBMPTN 2020.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Perguruan Tinggi Tetap Belajar Online pada Tahun Akademik Baru

Ini mempertimbangkan keselamatan mahasiswa dan kita semua supaya perguruan tinggi jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS