KPK Perpanjang Penahanan Eks Dirut Jasa Marga dan 4 Tersangka Korupsi Waskita
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

KPK Perpanjang Penahanan Eks Dirut Jasa Marga dan 4 Tersangka Korupsi Waskita

Jumat, 18 September 2020 | 19:18 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan memperpanjang masa penahanan mantan Dirut PT Jasa Marga, Desi Arryani yang menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Tak hanya Desi yang merupakan mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, KPK juga memperpanjang masa penahanan empat tersangka lainnya kasus ini, yakni Dirut PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana; Wakil Kadiv II PT Waskita Karya, Fakih Usman, Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman; serta Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Saat kasus korupsi ini terjadi, Jarot Subana selaku Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, sementara Fakih Usman sebagai Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, masa penahanan kelima tersangka kasus korupsi di Waskita Karya itu diperpanjang selama 30 hari terhitung sejak 21 September. Dengan demikian, Desi dan empat tersangka lainnya bakal mendekam di sel tahanan masing-masing setidaknya hingga 20 Oktober 2020 mendatang. "Hari ini (18/9/2020) Tim Penyidik KPK berdasarkan Penetapan Ketua PN Jakarta Pusat yang pertama melanjutkan penahanan selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 21 september 2020 sampai dengan tanggal 20 Oktober 2020," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (18/9/2020).

Kelima tersangka saat ini mendekam di empat rutan berbeda. Desi ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, Jarot Suban di Rutan Polres Jakarta Timur, dan Fathor Rachman di Rutan Gedung Merah Putih KPK. Sementara Fakih Usman dan Yuly Ariandi Siregar di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Perpanjangan masa penahanan kelima tersangka ini dilakukan penyidik untuk merampungkan berkas penyidikan. Saat ini, tim penyidik sedang mendalami proses di internal PT Waskita Karya dalam memberikan pekerjaan kepada subkontraktor. Pendalaman mengenai hal tersebut dilakukan penyidik KPK saat memeriksa tujuh orang yang menjadi perwakilan PT Waskita Karya pada Kamis (17/9/2020). Ketujuh orang, yakni Ari Prasodo, Max Renov, Rittan Wisesa, Sapto Wiratno, Desy Subiyatiningsih, Megawaty, Junaedi diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Desi. "Penyidik menggali pengetahuan para saksi tersebut terkait dengan proses internal di PT Waskita Karya dalam memberikan pekerjaan kepada para subkontraktor," kata Ali.

Tak hanya itu, tim penyidik juga terus mendalami aliran uang dari para subkontraktor kepada sejumlah pihak. Termasuk kepada para tersangka. "Dan juga (digali mengenai) aliran uang ke berbagai pihak atas diberikannya pekerjaan subkontraktor tersebut," katanya.

KPK belakangan ini nampak intens mengusut dan mengembangkan kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara lebih dari Rp 200 miliar tersebut. Tak tertutup kemungkinan dari pengembangan kasus ini, KPK menjerat Waskita Karya sebagai tersangka korporasi sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup. "Dalam penyidikan KPK saat ini apabila ditemukan alat bukti adanya dugaan perbuatan pidana yang dilakukan oleh korporasi maka tidak menutup kemungkinan akan ditindaklanjuti," kata Ali Fikri.

Meski demikian, Ali mengatakan, tim penyidik saat ini fokus menuntaskan penyidikan lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain Desi, empat tersangka lainnya kasus ini, yakni Dirut PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana; Wakil Kadiv II PT Waskita Karya, Fakih Usman, Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman; serta Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Saat kasus korupsi ini terjadi, Jarot Subana merupakan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, sementara Fakih Usman sebagai Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya. "Saat ini KPK masih fokus kepada proses penyidikan yang sedang berjalan dengan tersangka yang ada saat ini," katanya.

Penetapan tersangka terhadap korporasi bukan hal baru bagi KPK. Sejauh ini tercatat KPK telah menetapkan lima korporasi sebagai tersangka kasus korupsi dan satu korporasi sebagai tersangka pencucian uang. Jerat pidana terhadap korporasi memungkinkan dilakukan KPK setelah terbitnya Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi.

Dalam SEMA itu disebutkan Hakim dapat menilai kesalahan korporasi antara lain korporasi mendapat keuntungan atau manfaat dari tindak pidana tersebut atau tindak pidana tersebut dilakukan untuk kepentingan korporasi; korporasi membiarkan terjadinya tindak pidana; atau korporasi tidak melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan pencegahan, mencegah dampak yang lebih besar dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku guna menghindari terjadinya tindak pidana.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Sumut Jaring Lebih dari 5.000 Orang

Operasi yustisi protokol kesehatan yang dilakukan Polda Sumut bersama dengan TNI dan Satpol PP menjaring lebih dari 5.000 orang.

NASIONAL | 18 September 2020

Komisi III Serentak Dorong Polisi Usut Skandal Kebakaran Kejagung

Siapa pun pelakunya, entah dari kalangan internal atau eksternal Kejaksaan Agung, harus dihukum.

NASIONAL | 18 September 2020

Ini 7 Syarat Keselamatan yang Harus Dipenuhi Pesepeda

Ada tujuh jenis persyaratan keselamatan yang harus dipenuhi pesepeda saat di jalan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020.

NASIONAL | 18 September 2020

Kapuspen Bantah Kabar Mendagri Positif Covid-19

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak positif Covid-19 dan dalam kondisi sehat.

NASIONAL | 18 September 2020

Pemerintah Tambah Bansos untuk 1,8 Juta Guru Honorer

Pemerintah memerluas program bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19, salah satunya kepada guru honorer.

NASIONAL | 18 September 2020

Jokowi: GP Ansor Mampu Menjadi Perekat Keragaman

Kehadiran GP Ansor ikut memberikan rasa aman bagi semua anak bangsa dalam menjalin tali persaudaraan.

NASIONAL | 18 September 2020

Kampus Harus Lembagakan Nilai Pancasila ke Civitas Academica

Pembentukan mental karakter yang memiliki fondasi nilai Pancasila diharapkan bisa mengantisipasi dampak negatif perkembangan teknologi.

NASIONAL | 18 September 2020

Jokowi Ajak GP Ansor Satu Barisan Hadapi Pandemi Covid-19

Jokowi mengajak seluruh anggota GP Ansor baik individu atau secara kolektif turun tangan membantu pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 18 September 2020

Jokowi Ajak GP Ansor Beli dan Promosikan Produk Lokal

Jokowi mengajak seluruh kader GP Ansor untuk bangga dan membeli produk lokal hasil pelaku UMKM.

NASIONAL | 18 September 2020

Berkas Surat Jalan Djoko Tjandra Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

Ada tiga berkas yang diserahkan yakni milik Anita Kolopaking, Djoko, dan berkas Brigjen Prasetijo Utomo.

NASIONAL | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS