Pelibatan TNI Atasi Aksi Terorisme Harus Sesuai UU
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pelibatan TNI Atasi Aksi Terorisme Harus Sesuai UU

Selasa, 22 September 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi I DPR melihat pentingnya peran serta TNI sebagai salah satu elemen bangsa dalam upaya penanggulangan terorisme. Apalagi di hampir semua negara, pelibatan TNI di dalam menanggulangi aksi terorisme sudah lazim dilakukan.

"Di Indonesia kami juga berpendapat bahwa pelibatan TNI dalam penanggulangan aksi terorisme sekali lagi harus melalui mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, dalam Webinar Ikatan Alumni Universitas Pertahanan (Unhan) bertema "Operasi Militer Selain Perang TNI: Kontra Terorisme Dalam Perspektif Keamanan Nasional", di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, penanganan aksi terorisme juga merupakan tanggung jawab bersama bagi lembaga terkait, termasuk TNI. Terlebih secara secara legal formal, TNI sudah diberikan mandat menangani aksi terorisme dalam skala tertentu melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP). "TNI sesungguhnya sudah diberikan landasan hukum untuk turut serta membantu dalam menjaga keamanan nasional dari ancaman ancaman keamanan tradisional maupun nontradisional," ucapnya.

Dikatakan Meutya, peran TNI dalam mengatasi aksi terorisme tetap harus dalam koridor pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana ditentukan dalam undang-undang yang mengatur tentang TNI dan pertahanan negara.

Dia mencontohkan, apa yang terjadi di Marawi, Filipina 3 tahun silam menunjukkan bahwa ancaman terorisme dapat berubah menjadi ancaman serius bagi keamanan pertahanan sebuah negara jika tidak ditanggulangi dengan tepat dan efektif.

Kehebatan TNI dalam penanggulangan terorisme di era reformasi pada dasarnya sudah pernah dilakukan, seperi dalam operasi Tinombala yang berhasil melumpuhkan Santoso dan kawan-kawan. "Sesungguhnya pelibatan TNI dalam rangka mengatasi terorisme bukan hal baru dan tidak hanya di dalam negeri kita juga melihat di beberapa negara juga tentu ada pelibatan tentara masing-masing untuk kemudian membantu negara untuk melawan terorisme," ucapnya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, terutama pada Pasal 7 ayat (1) dan (2) menyebutkan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan operasi militer selain perang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Djoko Tjandra Dinilai Tidak Perlu Diambil Alih KPK

Penanganan kasus Djoko Tjandra dan Pinangki Sirna Malasari dianggap sudah berjalan sebagaimana mestinya.

NASIONAL | 22 September 2020

Masuki 2 Minggu, Simulasi Sekolah Tatap Muka di Jateng Dievaluasi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, evaluasi simulasi sekolah tatap muka selama 2 pekan terakhirn hingga hari ini seluruhnya berjalan baik.

NASIONAL | 22 September 2020

Kearifan Lokal Pedesaan Penting Dikembangkan untuk Tingkatkan Pariwisata

Hari Pariwisata Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE.

NASIONAL | 22 September 2020

Pakar Hematologi Undip Prof Soemantri Berpulang

Penasehat ahli dan ikut merintis Yayasan Onkologi Indonesia di Jakarta.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemdikbud Tekankan Pentingnya Orangtua Jadi Guru dan Pendamping Anak Belajar

Orangtua turut dituntut untuk bisa menjadi guru sehingga keberlangsungan proses belajar mengajar anak-anak berjalan dengan baik.

NASIONAL | 22 September 2020

Update Covid-19: Tambah 4.071, Kasus Positif di Indonesia Jadi 252.923

Penambahan 4.071 kasus baru Covid-19 didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 43.896.

NASIONAL | 22 September 2020

BNPB Bakal All Out Amankan Pilkada

Doni Monardo menyatakan pihaknya siap mengamankan keputusan pemerintah terkait pelaksanaan pilkada

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Kasasi Vonis Bebas Petinggi Duta Palma Grup

Suheri merupakan terdakwa perkara dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014.

NASIONAL | 22 September 2020

Bebas dari Sukamiskin, Mantan Gubernur Riau Masih Jadi Tersangka Kasus Lain

Mantan Gubernur Riau, Annas Maamun yang menjadi terpidana perkara suap alih fungsi hutan menghirup udara bebas

NASIONAL | 22 September 2020

Rektor Unhan: Pengembangan Teknologi Roket Tumbuhkan Kebanggaan Nasional

Negara yang mampu menguasai teknologi roket tentunya akan disegani oleh negara lain di dunia.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS