KPK Siap Dalami Rentetan Kasus Gagal Bayar di Industri Keuangan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

KPK Siap Dalami Rentetan Kasus Gagal Bayar di Industri Keuangan

Kamis, 19 November 2020 | 12:36 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Rentetan kasus gagal bayar di industri keuangan, baik koperasi, hingga asuransi saat ini sedang menjadi perhatian khusus aparat penegak hukum. Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri sudah turun tangan mengusut sejumlah kasus gagal bayar asuransi, seperti kasus Jiwasraya, Asabri dan lainnya. Saat ini muncul permintaan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut turun tangan membongkar skandal di sektor keuangan tersebut baik melalui pengawasan hingga supervisi.

Menanggapi hal ini, Ketua KPK, Firli Bahuri mengapresiasi masukan dari berbagai pihak mengenai pentingnya peran serta lembaga antikorupsi terkait kasus gagal bayar asuransi. Firli memastikan kesiapan KPK untuk ikut turun tangan. Salah satunya dengan mendalami berbagai informasi yang berkembang soal skandal kasus gagal bayar. "KPK terima kasih dan mengapresiasi atas semua informasi yang disampaikan masyarakat. Tentu kita akan dalami setiap informasi," kata Firli melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan meminta KPK turun tangan menyelidiki maraknya kasus gagal bayar di sektor industri keuangan. KPK juga diminta untuk menelusuri adanya dugaan konspirasi antara oknum di lembaga pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan para tersangka korupsi di sektor tersebut.

Trimedya Panjaitan menyatakan, maraknya kasus gagal bayar di industri keuangan harus dituntaskan. Oleh karena itu, lembaga anti rasuah itu harus turun tangan menangani kasus tersebut. "KPK sebagai sesupervisi sudah harus melakukan hal itu dan itu harusnya sudah automatis," katanya kepada Wartawan, Selasa (17/11/2020).

Saat ini, terdapat sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan mengalami gagar bayar. Untuk di sektor koperasi misalnya, terdapat Koperasi Indosurya, Koperasi Hanson, LiMa Garuda, Koperasi Pracico, dan Koperasi Sejahtera Bersama. Kemudian, di sektor investasi dan pengelolaan aset, di antaranya Minna Padi Asset Management, Victoria Manajemen Investasi, Mahkota Investama, Emco Asset Management, Narada Asset Management dan yang terbaru ialah Indosterling Optima Investama.
Sementara di sektor asuransi terdapat beberapa perusahaan yang bermasalah seperti PT Asuransi Bumiputera (AJB), PT Asuransi Jiwasraya, Wanaartha Life, dan Kresna Life.

Diketahui, Kejagung menyita aset milik pribadi Benny Tjokro di WanaArtha Life. Aset yang disita itu bukanlah aset milik nasabah WanaArtha Life.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UU Ciptaker Dorong Pelayanan Publik Cepat dan Berkualitas

Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat

NASIONAL | 19 November 2020

Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur, KPK Periksa Pejabat PUPR Banjar

Selain Harun, KPK juga menjadwalkan seorang wiraswasta bernama Gempana Andriansayah.

NASIONAL | 19 November 2020

Relawan N4J Rapatkan Barisan Antisipasi Kecurangan di Pilkada Medan

Berbagai cara bisa dilakukan oleh pihak tertentu untuk memenangkan pesta demokrasi yang ditentukan oleh rakyat.

NASIONAL | 19 November 2020

Kiandra Production dan Sahabat WEBI Gelar Event Mancing di Penghujung 2020

Kiandra Production berkolaborasi dengan Sahabat WEBI menyelenggarakan event mancing berhadiah mobil, motor dan uang tunai di penghujung 2020. Event ini digelar dalam 4 kali lomba terdiri dari lomba babak kualifikasi 1, 2 dan 3, sedangkan yang ke 4 adalah Grand Final. Seluruh lomba diadakan di Jakarta dan Depok

NASIONAL | 19 November 2020

Mulai Desember, Warga Lebong Tak Diizinkan Gelar Pesta Pernikahan yang Timbulkan Kerumunan

Larangan ini diberlakukan untuk mencegah penambahan kasus baru positif virus corona di kabupaten tersebut.

NASIONAL | 19 November 2020

Rapat dengan KPK, Kempora Jelaskan Akuntabilitas Tata Kelola Anggaran

Kempora telah mempersiapkan beberapa terobosan dalam pengawasan anggaran pelatnas berupa aplikasi digital hingga database atlet.

NASIONAL | 19 November 2020

Akui Positif Covid-19, Sugianto Sabran Imbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Gubernur Kalteng posetif Covid-19 diumumkan sendiri ke masyarakat Kalteng.

NASIONAL | 19 November 2020

Ini Tahapan Pemberian Vaksin Covid-19

Selanjutnya akan dilakukan screening, mulai dari cek tekanan darah, kolesterol, mata, dan lainnya.

NASIONAL | 19 November 2020

Petani Terdampak Covid-19 di Madina Terima Bantuan Benih untuk Pertanian

Kebijakan pemerintah melalui dana refocusing atau realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sangat membantu petani

NASIONAL | 19 November 2020

Wagub Banten Harapkan Vaksinasi Covid-19 Bantu Upaya Pemulihan Ekonomi

Andika mengatakan, survei ekonomi Banten sangat diperlukan untuk membantu penyusunan kebijakan program strategis serta kegiatan pembangunan Pemprov Banten.

NASIONAL | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS