Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ketua GNPF-U Bogor Tidak Ditahan
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ketua GNPF-U Bogor Tidak Ditahan

Minggu, 19 Mei 2019 | 11:20 WIB
Oleh : Vento Saudale / WBP

Bogor, Beritasatu.com – Polres Bogor Kota menetapakan tersangka Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Bogor, Iyus Khaerunnas dalam kasus ujaran kebencian dengan mengajak jihad karena tidak percaya hasil Pemilu 2019. Dianggap koorperatif, Iyus Khaerunnas tidak ditahan.

Iyus Khaerunnas dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dan atau Pasal 160 KUHPidana.

Dalam video yang beredar, Iyus Khaerunnas mengaitkan isu dugaan kecurangan pemilu dengan komunisme yang menurutnya sudah masif berkembang di Indonesia. Dia mengajak seluruh umat Islam untuk melakukan perlawanan lewat jihad. Atas dasar itulah Polres Bogor Kota menetapkannya sebagai tersangka. Namun, demikian penahanannya ditangguhkan.

“Dengan alasan kemanusiaan dan dengan pertimbangan yang bersangkutan tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan barang bukti Kapolresta Bogor Kota memberikan penangguhan penahanan kepada yang bersangkutan,” kata Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser dalam keterangannya, Minggu (19/5/2019).

Namun demikian, terangnya, proses hukum tetap berjalan. “Ustaz Iyus diwajibkan lapor diri dua kali seminggu di Sat Reskrim Polresta Bogor Kota,” tegas Kombes Hendri Fiuser.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ustadz Iyus diamankan dari kediamannya Jumat (17/5/2019) siang terkait video viral dirinya bicara mengenai adanya kecurangan pemilu, masifnya komunisme, hingga ajakan jihad untuk melawan itu semua.

Menurut Hendri, Iyus meminta maaf dan mengakui salah saat diperiksa oleh penyidik. “Dalam hasil periksaan ustaz Iyus sudah menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama,” ujar Kombes Hendri Fiuser.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ini 24 Caleg Asal Sulsel yang Lolos ke Senayan

Partai Golkar masih tetap menempatkan empat calegnya.

POLITIK | 19 Mei 2019

Buruh Jakarta Tidak Lakukan Aksi pada 22 Mei

Buruh Jakarta tak ikut unjuk rasa pada 22 Mei 2019.

NASIONAL | 19 Mei 2019

Ini 21 Anggota DPR dari Jakarta

PDIP mendapat tujuh kursi DPR dan PKS lima kursi.

POLITIK | 18 Mei 2019

PP Muhammadiyah: Pemilu Jangan Retakkan Bangsa

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan pada segenap rakyat Indonesia agar Pemilu jangan sampai membuat retak sebagai bangsa.

POLITIK | 18 Mei 2019

Saksi BPN Tolak Teken Rekapitulasi Suara DKI

Saksi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menolak menandatangani hasil rekapitulasi KPU DKI Jakarta.

POLITIK | 18 Mei 2019

Dapil Jakarta I Dikuasai Petahana

Beberapa nama incumbent yang lolos adalah politisi PKS Mardani Ali Sera, artis Eko Hendro Purnomo atau yang biasa dikenal Eko Patrio, dan Putra Nababan.

POLITIK | 18 Mei 2019

Dapatkan Suara Terbanyak, Grace Natalie Tetap Gagal ke Senayan

Kendati mendapatkan suara terbanyak dengan raihan 179.949, Grace gagal ke Senayan setelah perolehan suara PSI tidak mencapai 4 persen.

POLITIK | 18 Mei 2019

Andre Yakin Bawaslu Akan Diskualifikasi Jokowi-Ma'ruf

"Jadi tidak ada BPN yang mau mengerahkan massa. BPN konstitusional."

POLITIK | 18 Mei 2019

Jokowi-Ma'ruf Menang di Papua Barat

Jokowi-Ma'ruf berhasil menang di Papua Barat dengan selisih suara 380.265 atas Prabowo-Sandi.

POLITIK | 18 Mei 2019

Rekapitulasi Suara, Jokowi-Ma'ruf Menang di 17 Provinsi

Dari 28 provinsi yang sudah direkapitulasi, pasangan calon presiden-wakil presiden petahana, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, unggul di 17 provinsi.

POLITIK | 18 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS