Airlangga Minta Penantangnya Tidak Kembangkan Narasi di Luar Konteks Munas
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Airlangga Minta Penantangnya Tidak Kembangkan Narasi di Luar Konteks Munas

Senin, 2 Desember 2019 | 18:11 WIB
Oleh : Robertus Wardy / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Bakal Calon (Balon) Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) Airlangga Hartarto meminta para penantangnya agar tidak membangun narasi di luar konteks Musyawarah Nasional (Munas) Golkar. Pasalnya, agenda munas adalah memilih ketum periode 2019-2024 dan merumuskan kebijakan partai lima tahun mendatang.

"Ketua Umum Golkar akan tahu siapa yang bermain apa," kata Airlangga Hartarto usai mendaftar sebagai bakal calon ketum di Kantor DPP PG, Jln Anggrek Neli, kawasan Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

Ia menanggapi isu bahwa ada menteri dari Presiden Jokowi yang mengintevensi Munas Golkar. Dia juga menanggapi isu Bambang Soesatyo (Bamsoet) akan dicopot dari jabatannya sebagai ketua MPR karena maju sebagai calon ketum Golkar.

Airlangga yang juga sebagai petahana mengemukakan tuduhan Istana atau sejumlah menteri mengintervensi sangat tendensius. Menurutnya, tidak ada urusan para menteri mengurusi munas. Hal itu karena munas adalah urusan internal Golkar.

"Yang kembangkan seperti itu tidak paham apa itu munas dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Yang pilih adalah para pemilik suara, penggurus DPD I (provinsi) dan DPD II (kabupaten/kota), bukan dari luar," kata Airlangga yang juga Menko Perekonomian.

Dia berharap seluruh kader menyambut munas dengan santai dan biasa saja. Tidak perlu saling sikut dan gontok-gontokan karena munas adalah memilih Ketum Golkar. Yang bertarung adalah sesama kader Golkar.
"Ini adalah proses demokrasi yang biasa. Semua keluarga besar Golkar. Jadi santai-santai saja," tutup Airlangga Hartarto.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Fadli Zon: Perubahan Kostitusi Tak Boleh untuk Kepentingan Sesaat

Masa jabatan presiden diubah menjadi 3 periode atau maksimal 15 tahun dalam rencana amendemen UUD 1945 sebagai bentuk ancaman demokrasi.

POLITIK | 2 Desember 2019

Airlangga Tunjuk Happy Bone Ambil Formulir Pendaftaran

Rencananya Airlangga akan mengembalikan formulir pendafataran pada Senin sore dan diantar langsung oleh Airlangga.

POLITIK | 2 Desember 2019

Guntur Romli: Reuni 212 Sepi Bukti Publik Tidak Peduli

Reuni 212 sepi, Monas kosong melompong ini bukti publik sudah tidak peduli dan tidak mendukung.

POLITIK | 2 Desember 2019

Jika Tidak Pecah, Golkar Diprediksi Bisa Jadi Pemenang Pemilu 2024

Nuansa perpecahan jelang Munas sudah terasa. Agar tidak terjadi, semua elemen partai beringin harus bisa menjaga komunikasi dengan semua pihak.

POLITIK | 2 Desember 2019

Kubu Airlangga Minta Kader Golkar Jaga Soliditas Jelang Munas

"Kami dorong semua pihak untuk menahan diri dari gerakan-gerakan yang tidak produktif, apalagi...menggelar Munas tandingan," kata Rudolfus.

POLITIK | 2 Desember 2019

Menkominfo Akan Serahkan RUU PDP Bulan Ini

Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) akan segera diserahkan ke DPR paling lambat pada bulan Desember.

POLITIK | 1 Desember 2019

SBY Kembali Sapa Netizen Lewat Instagram Ani Yudhoyono

Dalam peringatan enam bulan wafatnya Ani Yudhoyono 1 Desember 2019, SBY akan kembali mengaktifkan instagram mendiang istrinya.

POLITIK | 1 Desember 2019

Wacana Pilpres Lewat MPR Langkah Mundur Demokrasi

Rencana mengembalikan pemilihan presiden ke MPR menunjukkan elite politik gagal memahami persoalan pemilu.

POLITIK | 1 Desember 2019

Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Pemilihan Ketum Golkar

Golkar tidak main-main ketika mencalonkan sebagai ketum.

POLITIK | 1 Desember 2019

Rizal Mallarangeng: Munas Golkar Akan Damai dan Demokratis

Rizal Mallarangeng meyakini penyelenggaraan Musyawarah Nasional Partai Golkar 3-6 Desember 2019 di Jakarta, akan berlangsung damai dan demokratis.

POLITIK | 1 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS