Jutaan Data Diduga Bocor, KPU Periksa Server Data
INDEX

BISNIS-27 426.538 (7.46)   |   COMPOSITE 4842.76 (69.8)   |   DBX 923.5 (3.46)   |   I-GRADE 127.867 (2.29)   |   IDX30 404.318 (7.37)   |   IDX80 105.647 (1.88)   |   IDXBUMN20 263.312 (7.44)   |   IDXG30 113.239 (1.72)   |   IDXHIDIV20 361.834 (6.55)   |   IDXQ30 118.461 (2.16)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.4)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (3.66)   |   IDXV30 99.778 (2.04)   |   INFOBANK15 760.318 (19)   |   Investor33 353.585 (6.67)   |   ISSI 142.238 (1.59)   |   JII 514.346 (5.58)   |   JII70 174.038 (2.42)   |   KOMPAS100 945.162 (17.43)   |   LQ45 740.002 (13.25)   |   MBX 1338.07 (21.42)   |   MNC36 264.409 (4.88)   |   PEFINDO25 251.635 (5.6)   |   SMInfra18 228.656 (3.16)   |   SRI-KEHATI 297.818 (5.94)   |  

Jutaan Data Diduga Bocor, KPU Periksa Server Data

Jumat, 22 Mei 2020 | 09:03 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengecekan lebih lanjut terkait dengan keamanan server data penyelenggara pemilu itu sehubungan dugaan jutaan data warga yang diretas.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengatakan KPU langsung mengecek data internal sejak adanya klaim peretasan tersebut.

"KPU RI sudah bekerja sejak tadi malam menelusuri berita lebih lanjut, melakukan cek kondisi internal (server data) dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian," kata Viryan Azis di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Terkait unggahan salah satu akun media sosial mengenai kebocoran data pemilih itu, menurut Viryan, data tersebut merupakan soft file dari daftar pemilih tetap Pemilu 2014. "Soft file data KPU tersebut (format pdf) dikeluarkan sesuai regulasi dan untuk memenuhi kebutuhan publik bersifat terbuka. Picture ini berdasarkan meta datanya tanggal 15 November 2013," katanya.

Menyinggung jumlah datar pemilih tetap pada Pemilu Presiden 2014, dia mengatakan bahwa data itu tidak sampai 200 juta jiwa, tetapi 190 juta jiwa.

Sebelumnya, pada hari Kamis (21/5/2020) peretas mengklaim telah membobol 2,3 juta data warga Indonesia dari KPU. Informasi itu datang dari akun @underthebreach yang sebelumnya mengabarkan kebocoran data e-commerce Tokopedia di awal bulan ini.

"Aktor (peretas) membocorkan informasi 2.300.000 warga Indonesia. Data itu termasuk nama, alamat, nomor ID, tanggal lahir, dan lainnya," cuit @underthebreach.

Akun itu juga menyebutkan bahwa data tersebut tampaknya merupakan data tahun 2013. Tidak hanya itu, peretas juga mengklaim akan membocorkan 200 juta data lainnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Timwas Covid-19 DPR: Pastikan Tak Ada Penyelewengan Program Penanganan Bencana Covid-19

Timwas Covid-19 DPR ingin agar aparat negara di bidang pengawasan dan penegakan hukum bekerja maksimal

POLITIK | 21 Mei 2020

Pengamat Sebut Kualitas Demokrasi Cenderung Menurun

Kualitas demokrasi cenderung mengalami kemerosotan, terutama dalam enam bulan terakhir.

POLITIK | 21 Mei 2020

Ibas Kerahkan Relawan Salurkan Bantuan Covid-19 Hingga ke Desa

EBY Foundation menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit di Pacitan dan Magetan, Jawa Timur (Jatim).

POLITIK | 21 Mei 2020

Pelayanan Publik Kementerian Tetap Optimal Selama Pandemi

Kementerian/lembaga tetap optimal melayani publik selama pandemi Covid-19. Bahkan, pelayanan itu semakin optimal dilakukan secara daring.

POLITIK | 21 Mei 2020

Seluruh Anggota DPRD PSI Sumbangkan Gaji untuk Atasi Covid-19

Dana DPRD PSI yang terkumpul akan digunakan khusus membantu tenaga kesehatan dan kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak Covid-19.

POLITIK | 21 Mei 2020

JK Tandaskan Penanganan Covid-19 Butuh Ketegasan

JK menegaskan bahwa penanganan pandemi virus corona tidak bisa diajak berdamai.

POLITIK | 20 Mei 2020

Kemlu Tegaskan Tidak Ada Kesepakatan Penyelidikan Covid-19

Tidak ada penyelidikan bersama negara-negara untuk kasus Covid-19.

POLITIK | 20 Mei 2020

Jokowi: Harkitnas Momentum Kebangkitan Teknologi Kesehatan

Jokowi menginginkan Harkitnas yang jatuh pada hari ini, Kamis (20/5/2020) menjadi momentum kebangkitan sains dan teknologi di bidang kesehatan.

POLITIK | 20 Mei 2020

Ansy Lema Bagikan Sembako di Dapilnya

Anggota DPR asal NTT, Ansy Lema, membagikan kebutuhan pokok kepada rakyat terdampak Covid-19 di daerah pemilihannya, tepatnya di Kabupaten Kupang, NTT.

POLITIK | 19 Mei 2020

Penumpang Gelap Bansos untuk Kepentingan Politik Harus Ditindak Tegas

Banyak calon kepala daerah, terutama petahana, menyalahgunakan dana bantuan sosial untuk kepentingan politik pilkada serentang 2020.

POLITIK | 19 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS