Jokowi Akan Reshuffle Kabinet, Ini Respons PAN
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Jokowi Akan Reshuffle Kabinet, Ini Respons PAN

Senin, 29 Juni 2020 | 11:29 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyatakan pihaknya memahami permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para menterinya untuk bekerja lebih keras dengan perspektif krisis di tengah pandemi Covid-19. PAN juga mendukung jika Jokowi melakukan perombakan (reshuffle) kabinet.

Saleh menonton video dari Sekretariat Negara yang berisi arahan presiden kepada para menterinya. Presiden menilai capaian-capaian para pembantunya belum ada yang memuaskan. Bahkan, jauh di bawah harapan presiden. Padahal implikasi kinerja jelek ini luas, termasuk tingkat ekonomi masyarakat. Presiden juga khawatir betul dengan tingkat pengangguran yang semakin tinggi. "Setelah mendengar pidato Jokowi, saya berkesimpulan bahwa Presiden sungguh-sungguh marah dan kecewa," kata Saleh, Senin (29/6/2020).

Pihaknya dapat memahami keprihatinan presiden bahwa apa yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sudah extraordinary alias kejadian luar biasa. Sayangnya para menteri menganggap masih biasa-biasa saja. Titik itu yang menyebabkan presiden kesal dan marah. "Apa yang disampaikan presiden itu menurut saya adalah benar. Sangat wajar dan tepat jika presiden marah. Tugas beliau adalah mengevaluasi kinerja para pembantunya. Jika ada yang tidak memuaskan, presiden yang berhak memberikan teguran dan peringatan," ulas Saleh.

Lebih lanjut, Saleh mengatakan pihaknya juga memperhatikan ketika Presiden Jokowi sudah menyebut akan melakukan apa pun. Termasuk melakukan reshufflekabinet. Bagi PAN, hal ini merupakan sinyal bahwa presiden sudah merasakan ada yang tidak beres dalam kabinetnya.

PAN menyadari sepenuhnya bahwa persoalan evaluasi dan reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden. Jika memang merasa perlu melakukan perombakan, bisa dilakukannya kapan saja dan tidak akan ada yang bisa menghalangi.

“Saya melihat bahwa fokus presiden adalah penyelamatan 267 juta warga negara. Dan itu disebut beberapa kali dalam pidato. Untuk itu, presiden rela melakukan banyak hal. Termasuk reshuffle dan mengeluarkan payung hukum yang diperlukan," pungkas Saleh.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Maruarar Sirait Bersyukur TMP Masih Bisa Berkonsolidasi di Tengah Pandemi Covid-19

"Ini membuktikan bahwa di tengah pandemi kita masih bisa merengkuh mengkonsolidasikan anak-anak muda," kata Ara, sapaan akrabnya.

POLITIK | 29 Juni 2020

Gerindra Kembali Dalami Kasus Arief Poyuono Terkait PKI

MK DPP Partai Gerindra setidaknya akan menggelar tiga sampai empat kali sidang untuk memutuskan nasib Arief Poyuono di Gerindra.

POLITIK | 29 Juni 2020

Rizal Maulana: Seknas Dakwah Jokowi Siap Lawan Kelompok Intoleran dan Anti Pancasila

Seknas Jokowi siap membendung aksi kelompok intoleran yang dipertontonkan saat demo anti RUU HIP, Rabu (24/6/2020).

POLITIK | 29 Juni 2020

Di Tengah Provokasi, PDIP Tetap Jaga Persaudaraan

Bendera partai akan terus berdiri. Semua kader dan pemuda juga diminta untuk menjaga kemakmuran di seluruh lini ke depan.

POLITIK | 29 Juni 2020

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Afirmasi Perempuan di Parlemen

Saat ini, jumlah anggota DPR dari unsur perempuan baru mencapai 20 persen.

POLITIK | 28 Juni 2020

La Nyalla Tegaskan Lima Sila dalam Pancasila Sudah Final

La Nyalla menegaskan, lima sila dalam Pancasila sudah final dan tidak bisa diperas lagi dalam pemaknaan Trisila atau Ekasila.

POLITIK | 28 Juni 2020

Perludem Usulkan Normalisasi Jadwal Pilkada

Penyelenggara pemilu akan sangat beratjika pileg, pilpres, dan pilkada digelar dalam waktu bersamaan.

POLITIK | 28 Juni 2020

Jengkel dengan Kinerja Menteri, Jokowi: Bisa Saja Reshuffle

Presiden Joko Widodo menyatakan akan mempertaruhkan reputasi politiknya demi membantu dan melindungi rakyat yang menderita akibat Covid-19.

POLITIK | 28 Juni 2020

Kerja Menteri Lamban Atasi Covid-19, Jokowi Marah di Rapat Kabinet

Presiden Jokowi terlihat marah saat memimpin rapat kabinet paripurna yang digelar internal pada 18 Juni 2020.

POLITIK | 28 Juni 2020

Instansi Pemerintah Diimbau Lakukan Pelayanan Publik Daring

Seluruh instansi pemerintah untuk secepatnya mengadaptasi konsep dan gagasan Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 28 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS