Jokowi Tegaskan Banpres Produktif untuk Tambahan Modal Kerja Pelaku Usaha Mikro
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

Jokowi Tegaskan Banpres Produktif untuk Tambahan Modal Kerja Pelaku Usaha Mikro

Senin, 24 Agustus 2020 | 14:52 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan program bantuan presiden (Banpres) Produktif merupakan program tambahan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro. Diharapkan dana banpres tersebut dapat digunakan sebagai tambahan modal kerja pelaku usaha mikro.

Selama empat bulan ini, Jokowi mengungkapkan pemerintah telah meluncurkan berbagai skema insentif untuk usaha mikro kecil. Mulai dari subsidi bunga, insentif pajak untuk UMKM, kredit modal kerja, penempatan dana di perbankan untuk usaha mikro kecil dan menengah.

"Oleh sebab itu, hari ini kita tambah lagi untuk para pelaku usaha mikro kecil, yaitu yang namanya Banpres Produktif, yaitu untuk tambahan modal kerja bagi usaha mikro dan kecil," kata Jokowi dalam acara Peluncuran Banpres Produktif di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/8/2020).

Jokowi kembali menegaskan, banpres produktif merupakan hibah yang diberikan pemerintah kepada para pelaku usaha mikro kecil. "Bukan kredit tapi hibah," tegas Jokowi.

Presiden mengharapkan, nantinya banpres produktif ini dapat digunakan betul-betul untuk tambahan modal kerja. Setidaknya, para pelaku usaha bisa menggunakan dana banpres tersebut untu menambah barang dagangan. "Yang saya harapkan itu," ujar Jokowi.

Untuk hari ini, lanjut Jokowi, tahap awal dana banpres produktif diberikan kepada satu juta pelaku usaha mikro kecil, masing-masing mendapatkan Rp 2,4 juta. Ia mengharapkan 12 juta pelaku usaha mikro kecil bisa mendapatkan banpres ini pada akhir September 2020.

"Sekali lagi, bantuan ini nanti dananya akan langsung ditransfer ke bapak ibu sekalian, tidak melalui pihak lain, tapi langsung ke rekening bapak ibu sekalian. Saya minta bapak ibu yang hadir di istana maupun yang hadir secara virtual, apakah bapak ibu sudah pegang buku tabungannya? Ya nanti tolong dicek ke rekening masing-masing sudah tertransfer belum hari ini atau paling lambat besok dilihat," terang Jokowi.

Kepala Negara meminta dana banpres produktif tersebut dapat dipakai dengan sebaik-baiknya dalam membantu usaha para pelaku usaha mikro kecil.

"Jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, yang konsumtif, tapi dipakai untuk hal-hal yang produktif. Jangan lupa ini saya juga titip dalam membuka usaha, tolong perhatikan betul yang namanya protokol kesehatan. pakai masker, jaga jarak penjual dengan pembeli, sering cuci tangan, hindari kerumunan, jangan sampai hadir di kerumunan-kerumunan dan keramaian," kata Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Pacu Lima Sektor untuk Tingkatkan Subtitusi Impor

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan ada lima sektor yang dipacu untuk mencapai target subtitusi impor 35% pada 2022.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Banpres Produktif Sebesar Rp 28,8 T Bidik 12 Juta Usaha Kecil dan Mikro

Jokowi meluncurkan bansos dengan skema cash transfer dengan nama program bantuan presiden (banpres) produktif bagi pelaku usaha kecil dan mikro

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Airlangga Hartarto: UMKM Lokal Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Pemerintah mendukung bangkitnya kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal karena akan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Kebijakan Ganjil-Genap Sepeda Motor Persulit Ekonomi Kelompok Menengah ke Bawah

Aturan ganjil-genap untuk sepeda motor dinilai akan semakin mempersulit perekonomian kelompok menengah ke bawah.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Targetkan Substitusi Impor 35%, Pemerintah Harus Benahi Jaringan Distribusi

Untuk mencapai target substitusi impor 35% pada 2022, pemerintah harus membenahi jaringan distribusi antara penghasil bahan baku dengan industri di hilir.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Aparat Diminta Tegas Terhadap Impor Baja Ilegal

Adanya pemalsuan SNI terhadap produk besi baja, apalagi berkualitas rendah, tentu mengganggu dan membahayakan proyek srategis nasional.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Emas Antam Turun ke Rp 1,023 juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 481,820 juta.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Sri Mulyani Lantik 11 Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kemkeu

Usaha kecil menengah adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 7 Poin ke 5.279

Sebanyak 208 saham naik, 202 saham melemah dan 154 saham stagnan.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Ditopang Infrastruktur, Pengiriman Paket SiCepat Tembus 1 Juta Per Hari

SiCepat telah memperkuat layanan infrastruktur dengan menambah hampir 1.000 gerai.

EKONOMI | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS