Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Anies Berpose Dua Jari
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Anies Berpose Dua Jari

Jumat, 11 Januari 2019 | 22:43 WIB
Oleh : Vento Saudale / WM

Bogor – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menyatakan, dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak terbukti. Bawaslu menilai, pose Anies dengan dua jari bukan bentuk kampanye.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bogor, Abdul Haris mengatakan, berdasarkan hasil analisa, kajian dan proses klarifikasi terhadap pelapor, terlapor dan saksi-saksi, pihaknya sulit membuktikan adanya dugaan tindak pidana pelanggaran pemilu.

Haris menjelaskan, Bawaslu Kabupaten Bogor mengambil kesimpulan, pertama, terhadap apa yang dilakukan oleh Anies sebagai terlapor yang dianggap melakukan tindakan pidana pemilu pada saat menghadiri acara konferensi nasional Partai Gerindra sulit untuk dibuktikan.

“Terhadap dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan oleh Anies sebagai Gubernur Jakarta, dianggap tidak memenuhi unsur ketentuan pidana dan tidak dapat melanjutkan ke proses selanjutnya,” lanjut Haris di kantor Bawaslu Kabupaten Bogor, Jumat (11/1).

Haris mengatakan, berdasarkan fakta-fakta dilapangan pihaknya mendapatkan bahwasanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyalahi aturan yang diatur dalam UU No 7/2017 tentang Pemilu.

Berdasarkan fakta-fakta di lapangan, lanjutnya, kegiatan konfernas merupakan kegiatan internal rutin Partai Gerindra. Kedua, Anies Baswedan diundang sebagai Gubernur DKI dan sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kemdagri bahwa yang bersangkutan ingin menghadiri konfernas tersebut.

“Terkait lambaian tangan, itu merupakan salam kemenangan tim sepak bola persija, salam literasi gemar membaca, serta simbol hubungan vertikal dan horizontal, jadi tidak dimaksudkan untuk mendukung paslon tertentu,” kata Haris.

Sebelumnya, Anies Baswedan dilaporkan Jaringan Advokat Pengawal NKRI (JAPRI) ke Badan Pengawas Pemilu RI terkait kasus dugaan pelanggaran pidana penyalahgunaan jabatan negara guna menguntungkan salah satu pasangan calon dalam pemilihan umum dan disangkakan melanggar Pasal 281 ayat (1) juncto Pasal 547 UU 7/2017 tentang Pemilu.

Anies ini ditengarai melakukan tindakan dugaan pelanggaran kampanye saat menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Bogor, yang terjadi pada awal Desember 2018. Dalam acara itu, Anies mengacungkan jarinya berbentuk dua jari yang menjadi simbol pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Skybridge Velodrome Ditargetkan Rampung Lebih Cepat

Halte Pemuda Rawamangun akan direnovasi dengan menambah panjang dari 30 meter saat ini menjadi 60 meter

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Rampok dan Bacok Korbannya, 3 Bandit Jalanan Dibekuk Polisi

Tersangka memiliki peran masing-masing dalam menjalanakan aksi kejahatan.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Kolaborasi Masyarakat Dibutuhkan untuk Membangun Jakarta

Anies meminta ASN DKI berkolaborasi bersama masyarakat untuk membangun Jakarta.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Anies Anggap Kasus Kampanye Terselubung Tidak Substantif

Gubernur menilai lebih baik bagi media untuk mengangkat masalah yang substantif terkait proses pelaksanaan Pemilu 2019.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

BPRD DKI Akan Tuntaskan Penertiban 290 Reklame Ilegal

Baru 60 reklame pelanggar aturan yang ditertibkan sepanjang tahun 2018.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Polisi Siapkan Pengamanan Debat Capres-Cawapres

Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan KPU terkait pengamanan.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

BPRD DKI Targetkan Penerimaan Pajak Daerah Rp 44,1 Triliun

BPRD DKI menerapkan lima langkah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Target Penerimaan Pajak Daerah DKI 2019 Meningkat 17,5%

Pemprov DKI menargetkan penerimaan pajak daerah di tahun 2019 sebesar Rp 44,1 triliun.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

Pemkot Bogor Petakan Titik Rawan Kriminalitas

Data titik rawan kriminalitas akan disebarluaskan kepada masyarakat.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019

DKI Akui Masih Banyak Kendala dalam Pengembangan Pariwisata

Daya tarik obyek wisata Jakarta dinilai masih banyak kekurangan.

MEGAPOLITAN | 11 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS