Kepala BNN: Narkoba Ancaman Serius terhadap Bonus Demografi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kepala BNN: Narkoba Ancaman Serius terhadap Bonus Demografi

Rabu, 13 Maret 2019 | 22:15 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM


Jakarta, Beritasatu.com - Narkoba merupakan salah satu ancaman utama terhadap bonus demografi. Ketergantungan atas narkoba akan menjadikan angkatan kerja produktif menjadi tidak produktif yang berdampak pada sumberdaya manusia Indonesia tidak berkualitas dan tidak siap memasuki persaingan global. Oleh karena itu, perlu kerja sama yang kuat antara Badan Narkotika Nasional (BNN), masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum dalam melakukan tindak pencegahan, agar bonus demografi menjadi sebuah anugerah dan bukan beban demografi bagi bangsa Indonesia.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko ketika menunjuk Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), AM Putut Prabantoro, menjadi salah satu juru kampanye (jurkam) BNN, di Kantor BNN, Jakarta, Selasa (12/03/2019). Putut Prabantoro adalah alumnus Lemhannas RI - PPSA XXI dengan latar belakang sebagai konsultan komunikasi publik. Hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Pencegahan BNN, Irjen Pol. Ali Johardi.

Dijelaskan lebih lanjut, pada tahun 2045 Indonesia akan berada pada masa bonus demografi, karena ratio usia produktif 15-64 tahun lebih banyak daripada usia tidak produktif. Ini merupakan sebuah keberuntungan karena memiliki daya tawar dan sekaligus daya saing dibanding negara lain. Dalam bonus demografi ini memiliki generasi muda produktif yang lebih banyak. Artinya adalah, Indonesia memiliki surplus angkatan kerja produktif dan ini berbanding terbalik dengan beberapa negara ekonomi lainnya seperti Jepang, China atau Uni Eropa. Ketiga negara ini rata-rata usia lebih tua dibanding dengan Indonesia. Hanya saja, jika tidak dikelola dengan baik, bonus demografi merupakan suatu beban bagi sebuah negara.

“Namun ancaman yang dihadapi adalah penyalahgunaan narkoba. Narkoba akan sangat mudah menghancurkan generasi muda sekarang yang seharusnya kelak menjadi pemimpin bangsa. Oleh karena itu, untuk memastikan usia produktif tidak terjerumus, perlu diadakan kampanye pencegahan lebih intensif. Harus semakin banyak keteladanan dan contoh dari kelompok usia muda produktif yang berhasil. Kampanye pencegahan itu juga bertujuan membangun karakter bangsa pada generasi muda mengingat tren pengguna narkoba pada 2018,” tegas Kepala BNN itu.

Menurut Heru Winarko, pengguna narkoba pada tahun 2018 meningkat dibanding tahun 2017 menjadi 2,1 persen. Pada tahun 2017, pengguna narkoba sebanyak 1,77 persen yang mayoritasnya adalah para pekerja. Namun kondisi ini berubah pada tahun 2018, di mana mayoritas pengguna adalah generasi muda, para pelajar atau mahasiswa.

Jika gambaran pada tahun 2018 jumlah pengguna narkoba adalah generasi muda, masih menurut Heru Winarko, sangat dikhawatirkan pada tahun 2045 pada saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan, Indonesia menghadapi masalah kepemimpinan yang berkualitas karena mayoritas dari jumlah pengguna narkoba saat ini adalah generasi muda. Oleh karenanya, Generasi muda perlu dibangunkan jati diri bangsanya dan ini menjadi tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk BNN, orang tua, pendidik, masyarakat, pemerintah serta aparat penegak hukum.

“Harus ada kampanye terus menerus dan berkesinambungan dengan tone positip kepada generasi muda sejak sekarang Generasi muda membutuhkan pendampingan, keteladanan, komitmen dan membutuhkan rambu yang jelas untuk bisa bebas dari ancaman narkoba,” tegas Heru Winarko.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Bom Bunuh Diri di Sibolga Bernama Solimah

Identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi Rabu (13/3) dini hari di Sibolga, bernama Solimah, jenis kelamin perempuan, berasal dari Kota Padangsidempuan.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Kartu Prakerja Jokowi Solusi Maksimalkan Bonus Demografi

Peluncuran program Kartu Prakerja yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika terpilih kembali di periode kedua 2019-2024, memaksimalkan bonus demografi

NASIONAL | 13 Maret 2019

Pemerintah Inggris Siap Bantu Pelatihan Vokasi di Jatim

Pemerintah Inggris berjanji akan memberikan banyak hal untuk pendidikan vokasi.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Kredit Macet di BJB Syariah, Aher: Saya Tidak Tahu-menahu

Ahmad Heryawan mengaku tidak tahu menahu tentang kredit macet di Bank Jabar Banten Syariah (BJBS).

NASIONAL | 13 Maret 2019

Kader Dipanah, Yusril Minta Kepolisian Usut Tuntas

Ketua Tim Pemenangan Partai Bulan Bintang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dipanah orang tidak dikenal saat hendak pulang ke rumahnya

NASIONAL | 13 Maret 2019

KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Terbesar

Kementerian Kelautan dan Perikanan menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ke Singapura.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Komisi II: WNA Tak Boleh Miliki Hak Memilih di Pemilu 2019

Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto mendesak Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemdagri tak menyepelekan data e-KTP untuk warga negara asing (WNA).

NASIONAL | 13 Maret 2019

Gerindra: PSI Mendegradasi Pemerintahan Jokowi

pidato Ketum PSI Grace Natalie sebenarnya mengonfirmasi dan mendegrasi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang gagal membangun kerukunan umat beragama

NASIONAL | 13 Maret 2019

Relawan Samawi Nilai Prabowo Perlu Belajar Kendalikan Emosi di Ruang Publik

Calon presiden (capres) 02 Prabowo Subianto perlu lebih mengendalikan emosi saat di ruang-ruang publik.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Wiranto: Jangan Diributkan Seakan Ledakan di Sibolga Bagian dari Menganggu Pemilu.

Terorisme bergerak tatkala ada kelengahan dari aparat keamanan.

NASIONAL | 13 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS