Menkumham Instruksikan Pecat Petugas Lapas yang Pungli
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.29)   |   COMPOSITE 5099.84 (-2.99)   |   DBX 964.111 (0.24)   |   I-GRADE 139.821 (-0.09)   |   IDX30 426.948 (0.87)   |   IDX80 113.317 (0.27)   |   IDXBUMN20 291.67 (3.2)   |   IDXG30 118.931 (0.29)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.34)   |   IDXQ30 124.715 (0.06)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.66)   |   IDXV30 106.644 (0.76)   |   INFOBANK15 836.821 (-4.09)   |   Investor33 373.706 (-0.46)   |   ISSI 150.561 (0.38)   |   JII 547.285 (1.78)   |   JII70 187.054 (0.64)   |   KOMPAS100 1020.57 (-0.41)   |   LQ45 786.439 (1.69)   |   MBX 1410.93 (-1)   |   MNC36 280.006 (-0.35)   |   PEFINDO25 280.13 (1.79)   |   SMInfra18 241.99 (0.7)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.07)   |  

Menkumham Instruksikan Pecat Petugas Lapas yang Pungli

Kamis, 16 April 2020 | 11:07 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly berjanji bakal menindak tegas petugas yang kedapatan melakukan pungutan liar terhadap warga binaan pemasyarakatan.

Yasonna mengaku telah menginstruksikan seluruh Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi Pemasyarakatan hingga Kalapas dan Karutan untuk memecat petugas yang kedapatan pungli. Pernyataan ini disampaikan Yasonna menanggapi adanya dugaan pungli terhadap warga binaan yang menjalani asimilasi dan integrasi sesuai Permenkumham 10 Tahun 2020.

"Instruksi saya jelas, terbukti pungli saya pecat. Instruksi ini sudah saya sampaikan secara langsung lewat video conference kepada seluruh Kakanwil, Kadivpas, Kalapas, dan Karutan," kata Yasonna melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Untuk itu, Yasonna meminta masyarakat berani melaporkan oknum nakal kepadanya melalui berbagai saluran yang tersedia, atau melalui jajaran di Ditjen Pemasyarakatan untuk memudahkan proses penindakan. Yasonna menjamin akan merahasiakan data pelapor.

"Kalau ada yang tahu, tolong laporkan. Supaya mudah, silakan sampaikan lewat pesan di Instagram dan Facebook fan page saya," tegasnya.

Yasonna mengklain jajarannya sudah menginvestigasi dengan menerjunkan tim ke daerah untuk menelusuri dugaan pungli tersebut. Meski demikian, Yasonna mengaku hingga saat ini tim yang diterjunkannya belum menemukan adanya pungli.

"Namun investigasi belum menemukan adanya pungli," katanya.

Diketahui, Kemkumham melalui Ditjenpas telah merumahkan lebih dari 36.000 narapidana dan anak melalui program asimilasi dan integrasi. Program ini gencar dilakukan Kemkumham sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran virus corona di lapas.

Yasonna menjelaskan, program asimilasi dan integrasi ini merupakan upaya untuk menyelamatkan warga binaan dari ancaman menyebarnya Covid-19. Hal ini karena kondisi di dalam lapas dan rutan sudah kelebihan kapasitas sehingga sulit menerapkan protokoler pencegahan Covid-19.

"Ini karena kemanusiaan. Tidak ada yang bisa menjamin Covid-19 tidak masuk ke dalam lapas atau rutan, karena ada petugas yang punya aktivitas di luar dan kita tidak pernah tahu jika dia membawa virus itu ke dalam lapas," katanya.

Ditegaskan, kebijakan memberikan asimilasi dan integrasi pada warga binaan di lapas serta rutan over kapasitas juga dilakukan atas rekomendasi PBB untuk seluruh dunia. Selain Indonesia, negara-negara lain juga membebaskan napi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam lapas.

Di sejumlah daerah di Amerika Serikat, misalnya, California membebaskan 3.500 napi, New York City membebaskan 900 napi, Haris County 1.000 napi, Los Angeles 600 napi, serta Federal 2.000 napi. Demikian juga dengan negara lain, seperti Italia yang membebaskan 3.000 napi, Inggris dan Wales membebaskan 4.000 napi, Iran membebaskan 85.000 napi dan 10.000 tahanan politik, Bahrain membebaskan 1.500 napi, Israel 500 napi, Yunani 15.000 napi, Polandia 10.000 napi, Brazil 34.000 napi, Afganistan 10.000 napi, Tunisia 1.420 napi, Kanada 1.000 napi, dan Perancis membebaskan lebih dari 5.000 napi.

"Sekali lagi, ini karena alasan kemanusiaan karena kondisi di dalam lapas dan rutan sudah sangat kelebihan kapasitas dan kondisi di dalam lapas akan sangat mengerikan jika tidak melakukan pencegahan penyebaran Covid-19," katanya.

Yasonna memastikan, program ini dijalankan dengan aturan yang ketat. Yasonna sebelumnya telah memberikan sejumlah instruksi kepada jajarannya terkait program asimilasi dan integrasi ini, salah satunya tidak boleh ada pungutan liar, karena prosesnya gratis. Selain itu, Yasonna memerintahkan jajarannya agar tidak mempersulit proses pengeluaran warga binaan yang mendapat asimilasi dan integrasi.

"Mereka yang menjalani program ini adalah warga binaan yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman, tidak menjalani subsider, bukan napi korupsi atau bandar narkoba atau kasus terorisme, berkelakuan baik selama dalam tahanan, dan ada jaminan dari keluarga," katanya.

Instruksi berikutnya, Yasonna memerintahkan jajarannya untuk memastikan warga binaan memiliki rumah asimilasi yang jelas agar memudahkan pengawasan dan program berjalan dengan baik.

Berikutnya, Yasonna menginstruksikan seluruh warga binaan yang menjalani asimilasi dan integrasi tetap dibina dan diawasi berkala karena datanya lengkap hingga alamat tinggal. Pengawasan dilakukan dengan koordinasi Kepolisian serta Kejaksaan.

"Berikutnya, warga binaan harus diedukasi oleh petugas pemasyarakatan agar terhindar dari Covid-19," kata Yasonna.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Krisis Covid-19, Inilah Langkah Strategis Baznas

Baznas menggerakkan seluruh lembaga program untuk turun membantu masyarakat yang terdampak, seperti mustahik, khususnya keluarga miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan yang sangat terdampak perekonomiannya karena krisis Covid-19

NASIONAL | 16 April 2020

Pembebasan Napi, Menkumham: Terbukti Pungli Saya Pecat

Menkumham menegaskan akan memecat jajarannya yang terbukti melakukan pungli terhadap narapidana dan anak dalam program pembebasan melalui asimilasi

NASIONAL | 16 April 2020

Pemkab Semarang Mulai Bagikan Sembako

Pada tahap awal, dibagikan sebanyak 3.000 paket sembako untuk warga Ungaran Barat, Ungaran Timur dan Ambarawa.

NASIONAL | 15 April 2020

Banjir di Kepahiang Mulai Surut

Warga kini ketakutan akan datang banjir susulan karena setiap sore hujan turun di Desa Air Pesi.

NASIONAL | 15 April 2020

Gubernur Sumut Diminta Jangan Terlalu Lama Kaji PSBB

Sudah banyak hal mau dikaji gubernur namun belum ada juga aksi nyata yang berdampak besar dan sistemik bagi masyarakat.

NASIONAL | 16 April 2020

Positif Covid-19 di Jatim 499 orang, Pasien Sembuh 86

Dari 25 kasus baru, Kota Surabaya terbanyak dengan 16 pasien.

NASIONAL | 16 April 2020

Positif Covid-19 di Papua Capai 75 Kasus

Tambahan kasus ini berada di tiga daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

NASIONAL | 16 April 2020

Disiplin Jadi Kunci Mengerem Penyebaran Covid-19

apabila tidak ada intervensi mengatasi wabah Covid-19 ini, maka kematian di Indonesia diperkirakan bisa mencapai 2,6 juta orang.

NASIONAL | 16 April 2020

Polri Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Polri meluncurkan Program Keselamatan Tahun 2020 yang dimulai oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19

NASIONAL | 15 April 2020

Sebut Perawat-Dokter Setan, Pedagang Dicokok Polisi

Kebencian Desmaizar alias Ade kepada profesi perawat dan dokter mengantarkannya ke tahanan polisi

NASIONAL | 15 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS