Penguatan Fungsi Intelijen di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Penting
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Penguatan Fungsi Intelijen di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Penting

Kamis, 4 Juni 2020 | 18:29 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai, penguatan intelijen penting dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya agar mencegah kelompok tertentu berbuat kekisruhan dengan memanfaatkan situasi pandemi.

"Hal yang paling penting intelijen harus dikuatkan. Penguatan intelijen ini penting," kata Riyanta saat seminar daring Indonesian Public Institute (IPI) bertajuk "Era New Normal: Indonesia Optimistis Versus Indonesia Terserah", Kamis (4/6/2020).

Riyanta pun menyebut, "Ada fungsi intelijen yang menjadikan satu informasi intelijen jadi informasi tunggal. Jika ancaman itu serius, maka bisa dilakukan tindakan-tindakan tegas. Masyarakat dalam situasi ini harus patuh. Ketika masyarakat patuh, maka tidak dimanfaatkan kelompok pengisruh."

Menurut Riyanta, pemerintah juga sepatutnya satu suara dalam menyampaikan kebijakan agar tak dipelintir dan dibiaskan menjadi mosi tidak percaya. Sebab narasi-narasi provokatif banyak bertebaran di media sosial.

"Patroli siber perlu dilakukan. Perlu ketegasan jika ada narasi-narasi mengarah pada fitnah, provokatif yang sudah mengganggu negara. Harus ditindak tegas. Jangan diberi ruang," kata Riyanta.

Riyanta pun menyebut, "Ruang-ruang informasi harus diisi pemerintah. Pemerintah harus beri narasi-narasi optimis. Kalau pemerintah informasinya minim tidak sama atas dan bawah, maka akan dimanfaatkan kelompok-kelompok pengisruh."

Pada kesempatan itu, Direktur Eksekutif IPI Karyono Wibowo menyatakan, upaya-upaya menjurus disintegrasi dan menimbulkan instabilitas keamanan perlu dicermati. "Di era pandemi ini juga muncul ekstrim kiri. Saya tidak tahu apa ini dibuat seseorang, atau ada ekstrim kiri bangkit. Di sisi lain ada ekstrim kanan. Kelompok teroris. Mereka melakukan teror di tengah pandemi. Belum lagi kelompok-kelompok yang dorong pemakzulan presiden," kata Karyono



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Doni Monardo: Akan Ada Standarisasi Harga Tes PCR

Standarisasi harga tes PCR dibutuhkan agar tidak memberatkan masyarakat yang akan bepergian menggunakan pesawat terbang.

NASIONAL | 4 Juni 2020

New Normal, Ini Syarat dari Indonesia Halal Watch

Indonesia Halal Watch mengimbau agar pengelola pusat perbelanjaan memperhatikan beberapa hal.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Tiga Hari Beruntun, Bengkulu Nihil Pertambahan Kasus Positif Covid-19

Dalam tiga hari terakhir tak ada pertambahan kasus positif virus atau Covid-19 di Provinsi Bengkulu, alias nihil.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Aspri Imam Nahrawi Dituntut 9 Tahun Penjara

Jaksa meyakini Ulum terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai total sekitar Rp 20 miliar.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Pelaksanaan New Normal Harus dengan Protokol Kesehatan

Kuncinya adalah dalam pola kehidupan normal baru (new normal), setiap masyarakat menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Jokowi Minta Ada Target Terukur Angka Partisipasi Pendidikan di Indonesia

Presiden Jokowi meminta jajaran kementerian membuat target terukur untuk peningkatan angka partisipasi pendidikan baik di pendidikan dasar, menengah, dan tinggi

NASIONAL | 4 Juni 2020

Jokowi Ingin Tiru Empat Negara Ini dalam Pembentukan SDM Unggul

Presiden Jokowi meminta jajaran kementeriannya untuk meniru negara-negara yang berhasil mengadaptasi sistem pendidikan untuk mencetak SDM unggul.

NASIONAL | 4 Juni 2020

ASN Banten Perpanjang Masa Bekerja dari Rumah hingga 14 Juni

Perpanjangan bekerja dari rumah untuk ASN menyusul telah diperpanjangnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Raya.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Bamsoet Ungkap Keresahan Perusahaan Penyelenggara Haji dan Umrah

Bamsoet menyatakan perusahaan penyelenggara haji dan umrah sedang khawatir akibat keputusan Pemerintah menunda ibadah haji 2020 dan pembahasan RUU Ciptaker.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Lagi, DIY Zero Positif Tambahan Kasus Covid-19

Hingga hari ini di DIY tetap sebanyak 237 kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 4 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS