Pengurus PKPU KSP Indosurya Verifikasi Faktual 42 Nama Kreditur
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Pengurus PKPU KSP Indosurya Verifikasi Faktual 42 Nama Kreditur

Jumat, 19 Juni 2020 | 21:02 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya penyelesaian kewajiban atas permasalahan gagal bayar yang dialami Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta terhadap para kreditur atau nasabah anggota koperasi terus berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat melalui mekanisme Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Penyelesaian persoalan ini memasuki proses verifikasi piutang atau bilyet dalam sidang PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, yang digelar pada Jumat (19/6/2020).

Tim pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya yang telah ditunjuk oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dalam sidang PKPU memverifikasi 42 nama kreditur yang dinilai belum memenuhi syarat. Dalam tahapan ini, tim pengurus memverifikasi berkas-berkas para kreditur tersebut.

Sebagai informasi, keseluruhan tagihan yang sudah terdaftar sebanyak 6.000 kreditur. Dari jumlah itu sekitar 309 masuk kategori kreditur terlambat, sekitar 500 kreditur angsuran terkait pesangon, dan 42 kreditur yang namanya tidak ditemukan. Sisanya, sekitar 5.271 sudah diakui sementara oleh tim Pengurus PKPU dan sedang dalam perhitungan bunga.

Salah satu tim pengurus, Muhamad Arifudin mengatakan, pihaknya hari ini memverifikasi faktual terhadap 42 kreditur agar kedepannya tidak terjadi kesalahan. Arifudin menerangkan, verifikasi 42 kreditur dilakukan lantaran dalam data debitur nama-nama mereka tidak ditemukan.

"Tagihan belum bisa diverifikasi sebanyak 42 orang, namanya tidak ditemukan di debitur. Untuk 42 orang ini kita akan verifikasi faktual, kita akan minta semua dokumen asli, karena data di debitur namanya tidak ditemukan," ucap Arifudin dalam keterangannya, Jumat (19/6/2020).

Sempat terjadi perdebatan dalam persidangan terkait hal itu. Namun, permasalahan 42 nama kreditur yang dianggap belum memenuhi syarat administrasi itu telah ditengahi oleh hakim pengawas.

"Bukan tidak diakui, tapi belum, mungkin misalnya namanya di datanya nama Indonesia terus ada nama lain bukan nama Indonesia. Maka dari itu perlu dokumen asli, kita butuh konfirmasi faktual minta semua dokumen aslinya, kemudian kita cocokkan," kata Arifudin.

Hasil verifikasi ini selanjutnya akan diinformasikan oleh tim pengurus di laman resmi bernama www.kreditor-indosurya.com.
"Nanti akan kita update di web," tutur Arifudin.

Sementara itu, Pahala Sirait selaku tim kuasa hukum debitur atau pihak KSP Indosurya memastikan pihaknya tidak akan abai jika hasil verifikasi data-data 42 kreditur itu dinyatakan faktual oleh tim pengurus.

"Pada prinsipnya debitur akan mengakui selama itu real, itu akan kami terima, kawan-kawan tidak perlu khawatir. Karena di data kita tidak ada. Kalau 42 datanya ada benar tidak mungkin kami (abaikan). Jika itu tagihan real, sebagai simpanan kah, deposit kah yang itu sudah ada bilyet nya ada tagihannya itu tidak akan kita hapus," kata Pahala.

"Kita sudah dengar pernyataan debitur bahwa ada jaminan dari debitur dan kuasanya bahwa kepada kreditur yang mempunyai tagihan dan dokumennya sudah dinyatakan lengkap ada jaminan dari debitur bahwa akan dilakukan pembayaran oleh debitur," kata hakim pengawas.

Perdamaian

Hakim mengatakan, PKPU bertujuan mencari perdamaian. Untuk itu proses verifikasi ini diperlukan. "PKPU ini nafasnya mencari perdamaian, mencari homologasi, makanya ini lah perlunya verifikasi apa yang belum singkron kita sinkronkan," katanya.

Setelah pihak Pengurus PKPU memverifikasi faktual, 42 nama kreditur itu masuk dalam daftar piutang. Pihak KSP Indosurya pun tidak mempermasalahkan hal tersebut. Bagi KSP Indosurya, dalam proses PKPU ini seluruh pihak mendapatkan hasil yang terbaik dan tercapai perdamaian.

"Nama-nama anggota tersebut atau kreditur tersebut tadi tidak terdata dalam sistem, jadi belum diakui. Akan tetapi setelah pencocokan piutang tadi sudah beres semua tidak ada persoalan lagi, sudah ok semua, sudah clear semua," kata Pahala.

Pahala memastikan pihaknya berkomitmen menyelesaikan persoalan ini dan akan memberikan proposal perdamaian dengan skema terbaik. Dengan demikian, kepentingan pihak koperasi dengan para anggota atau nasabahnya dapat tercipta dalam proses PKPU ini.

"Tentunya kita ingin yang terbaik ya, kita akan lakukan yang terbaik, kita memang menginginkan perdamaian, kita tetap mengikuti koridor perundang-undangan, proposal perdamaian, kebetulan hari senin ada verifikasi sesuai dengan tadi putusan hakim pengawas," katanya.

PKPU KSP Indosurya Cipta ditetapkan Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat dengan surat putusan Nomor: 66/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jakarta Pusat. Saat ini, proses PKPU tersebut telah memasuki tahap sidang rapat verifikasi atau pencocokan piutang.

Proses PKPU ini dibagi dalam enam tahap mulai dari rapat kreditur pertama, batas akhir pengajuan tagihan, rapat pencocokan piutang, rapat pembahasan rencana perdamaian, rapat pemungutan suara (voting) rencana perdamaian, hingga sidang permusyawaratan majelis hakim.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Purnawirawan TNI-Polri Berikan Masukan Terkait RUU HIP

Pertemuan antara Jokowi dengan sejumlah purnawirawan membahas sejumlah isu, termasuk keberadaan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

NASIONAL | 19 Juni 2020

Presiden Jokowi Berkomitmen Tinggi terhadap Penegakan Hukum

Juru Bicara Presiden bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, Presiden Jokowi berkomitmen tinggi untuk menegakkan hukum, termasuk kasus Novel Baswedan

NASIONAL | 19 Juni 2020

MA Potong Hukuman Penerima Suap Saipul Jamil

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan panitera PN Jakarta Utara, Rohadi.

NASIONAL | 19 Juni 2020

Penyuap Aspidum Kejati DKI Mulai Jalani Hukuman di Lapas Sukamiskin

Jaksa Eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho ke Lapas Sukamiskin, Bandung

NASIONAL | 19 Juni 2020

Ribuan Masalah Akreditasi dalam PPDB di Jateng, Diselesaikan

Sedikitnya 4.000 masalah akreditasi sekolah berhasil diselesaikan, di hari ketiga PPDB daring di Jawa Tengah (Jateng).

NASIONAL | 19 Juni 2020

Objek Wisata di Jateng Boleh Dibuka dengan Syarat

Disporapar Provinsi Jawa Tengah mempersilakan objek wisata di Jawa Tengah dibuka namun dengan syarat, yakni harus ada izin dari Gugus Tugas Covid-19 setempat.

NASIONAL | 19 Juni 2020

Bulog Salurkan Lebih dari 3,3 Juta Paket Beras Bantuan Presiden di Jabodetabek

Jumlah bantuan presiden itu disalurkan Bulog dalam dua periode.

NASIONAL | 19 Juni 2020

Kembali Dibuka, Ini Tata Cara Berkunjung ke Perpusnas

Waktu layanan Perpusnas pada masa tatanan kenormalan baru juga mengalami perubahan.

NASIONAL | 19 Juni 2020

Imam Nahrawi Sebut Taufik Hidayat Terima Rp 7,8 Miliar untuk Urus Kasus di Kejagung

Hal ini diungkapkan Imam Nahrawi yang menjadi terdakwa perkara dugaan suap dana hibah KONI dan gratifikasi saat membacakan nota pembelaan.

NASIONAL | 19 Juni 2020

Kasatpres: Sebelum Salat Jumat, Masjid Baitussalam Istana Bogor Disemprot Disinfektan

Presiden Jokowi melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Sebelum salat masjid disemprot dengan disinfektan.

NASIONAL | 19 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS