MAKI: Kejagung Terkesan Tarik Ulur dan Lindungi Jaksa Pinangki
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

MAKI: Kejagung Terkesan Tarik Ulur dan Lindungi Jaksa Pinangki

Senin, 10 Agustus 2020 | 22:05 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menaikkan status kasus dugaan tindak pidana terkait Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik Pidana Khusus Kejagung mendalami berbagai alat bukti serta keterangan saksi.

Namun demikian, dalam pengumuman yang disampaikan, Kejagung belum juga menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka. Kondisi ini dianggap sebagai salah satu upaya Kejagung menarik ulur kasus tersebut.

"Masih kecewa karena nampak Kejagung masih tarik ulur terkesan melindungi oknum jaksa yang ketemu Djoko Tjandra," kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, ketika dikonfirmasi, Senin (10/8/2020) di Jakarta.

MAKI sendiri menegaskan, seharusnya penetapan tersangka bisa langsung diumumkan begitu ada kenaikan status ke penyidikan. "Mestinya bersamaan penyidikan sekaligus penetapan tersangka," ucap Boyamin.

Sebelumnya, melalui Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, memastikan, penyidik pidana khusus telah menaikkan status penyidikan di kasus Jaksa Pinangki.

"Oleh bidang tindak pidana khusus (kasus Jaksa Pinangki) dinaikan ke tahap penyidikan," kata Hari Setiyono.

Saat ini, kasus jaksa Pinangki sendiri memang telah diambil alih Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Penyidikan dilakukan setelah jaksa Pinangki diduga kuat pernah bertemu terpidana Djoko saat masih berstatus buronan.

"Pidsus (Pidana Khusus) Kejagung melakukan proses lebih lanjut terhadap LHP (laporan hasil pemeriksaan) itu dan langsung ke tahap penyidikan," ucapnya.

Dijelaskan, laporan hasil pemeriksaan terhadap jaksa Pinangki kemudian dijadikan bukti awal terkait adanya dugaan tindak pidana, yakni dugaan penerimaan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara.

Terkait kasus itu, penyidik sendiri telah memeriksa tiga orang saksi. Masing-masing jaksa Pinangki, Djoko Tjandra dan pengacara Anita Kolopaking. Penyidik hingga kini masih terus mengumpulkan informasi sebagai barang bukti untuk kemudian bisa menetapkan status tersangka.

Jaksa Pinangki diduga ke luar negeri untuk menemui terpidana Joko Tjandra yang saat itu masih buron. Jaksa Pinangki tanpa izin tertulis dari pimpinan pada tahun 2019 sebanyak 9 kali bepergiaan ke luar negeri serta melakukan pertemuan dengan buronan Djoko Tjandra.

Di dalam pemeriksaan yang dilakukan bidang pengawasan, jaksa Pinangki diberi hukuman disiplin. Yang bersangkutan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Status Jaksa Pinangki Naik ke Penyidikan, Komjak: Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka!

Komisi Kejaksaan (Komjak) mengapresiasi langkah Kejagung yang menaikkan status penyidikan Jaksa Pinangki.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Diperiksa, Anji Ditanya 45 Pertanyaan Seputar Wawancara dengan Hadi Pranoto

Anji mengaku lelah menghadapi kasus ini, dan berharap masalahnya cepat selesai.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Kampanyekan Protokol Kesehatan, Baznas Luncurkan Brand Peduli Covid-19

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan brand peduli Covid-19 dengan memberikan tanda jarak antarhuruf pada logo resmi yang saat ini digunakan. Tanda jarak ini merupakan penggambaran dari salah satu protokol kesehatan, yakni physical distancing atau menjaga jarak aman antarorang

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Pelaku Streaming Ilegal Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun kepada dua terdakwa pelaku streaming ilegal siaran langsung sepakbola.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Ledakan di Pabrik Beotanol Mojokerto, 1 Tewas dan 10 Luka-luka

Ledakan pabrik bioetanol di Mojokerto terjadi Senin (10/8/2020) sekitar pukul 15.15 WIB dan memunculkan kobaran api.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Istana Tegaskan PP 41/2020 Tidak Mengurangi Independensi KPK

PP Nomor 41/2020 tentang pengalihan pegawai KPK jadi ASN diterbitkan dengan tujuan tertib administrasi negara.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

MPR, DPD, DPR Peroleh Opini WTP dari BPK

Meski meraih opini WTP, MPR, DPD maupun DPR diminta untuk segera menindaklanjuti rekomendasi BPK.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Erupsi Sinabung Belum Ganggu Penerbangan dari Bandara Kualanamu

Aktivitas penerbangan dari Bandara Kualanamu Internasional Airport masih tetap berjalan sesuai jadwal keberangkatan dan masih lancar.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Menaker Tegaskan BPJS Ketenagakerjaan Bertanggung Jawab Kevalidan Data Peserta

Pemerintah menggunakan data BPJS Ketenagakeraan sebagai dasar pemberian bantuan subsidi agar dapat didistribusikan secara cepat dan tepat sasaran.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Mendagri Minta Pemda Lebih Masif Sosialisasi Protokol Kesehatan

Mendagri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) agar lebih masif lagi dalam sosialisasi menjalankan protokol kesehatan.

NASIONAL | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS