Wapres Resmikan Universitas Siber Asia, Rektor WN Korsel
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Wapres Resmikan Universitas Siber Asia, Rektor WN Korsel

Selasa, 22 September 2020 | 11:04 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meresmikan Universitas Siber Asia melalui acara yang digelar secara virtual di Jakarta, Selasa (22/9/2020). Momentum itu diharapnya dapat mendorong perbaikan sistem pembelajaran daring, khususnya di tingkat pendidikan tinggi.

Menurut Wapres, untuk memenangkan persaingan global, pemerintah menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas nasional, dimana salah satu kriterianya memiliki pendidikan tinggi.

Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi pada 2019 berada pada 30.28 persen. Selain itu, menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS pada Februari 2020, hanya 10.3 persen angkatan kerja Indonesia yang dapat mengakses perguruan tinggi.

Untuk itu, sebagai universitas online, Universitas Siber Asia diharapkan dapat memberikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya kepada masyarakat melalui e-learning atau sistem pembelajaran dalam jaringan (daring).

“Dengan adanya Universitas Siber Asia ini, saya berharap angka-angka tersebut akan terus meningkat. Sehingga masyarakat yang dapat menikmati pendidikan tinggi akan terus bertambah sejalan dengan upaya pemerintah menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Wapres menyatakan, e-learning memungkinkan masyarakat untuk belajar kapan dan di mana saja dengan biaya lebih terjangkau. Waktu belajarnya juga lebih fleksibel. Sayangnya, saat ini baru sekitar 20 dari 4.741 perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan e-learning.

Karena itu, dirinya berharap, dengan makin banyaknya lembaga pendidikan yang membuka sistem pembelajaran daring atau, semakin banyak kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Selain akses, e-learning juga dapat mengasah kemampuan teknologi informasi masing-masing peserta didik. Sehingga menambah kualitas mereka untuk bersaing di kemudian hari.

Di sisi lain, Wapres mengingatkan, e-learning memiliki tantangan tersendiri. Waktu dan tempat belajar yang bisa dilakukan di mana saja berpotensi memunculkan ketidakdisiplinan dalam belajar. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas yang tinggi, baik bagi pengajar maupun mahasiswanya, untuk memastikan e-learning berjalan lancar dan efektif.

Dalam konteks itu, para dosen harus keluar dari gaya konvensional dan lebih inovatif dalam menyiapkan materi dan mekanisme pembelajaran.

"Dosen juga harus bisa memanfaatkan seluruh potensi teknologi yang ada untuk membantu pelaksanaan pembelajaran. Di sisi lain, mahasiswa juga dituntut harus lebih mandiri. Mahasiswa harus dapat memanfaatkan seluruh sumber pengetahuan untuk melengkapi proses pembelajaran jarak jauh ini,” kata Wapres.

Wapres berpesan agar Universitas Siber Asia membekali para peserta didik dengan pendidikan karakter kebangsaan, cinta tanah air, mengutamakan kepentingan masyarakat. Kampus itu diharap mendidik mahasiswanya tidak memandang suku, agama maupun golongan.

"Sebagai perguruan tinggi yang mengusung pembelajaran penuh secara online, Universitas Siber Asia dapat terus meningkatkan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia serta mendorong daya saing di tingkat internasional," pungkasnya.

"Jangan terjadi moral hazard yang menggampangkan metode pembelajaran secara daring ini. Tidak boleh ada excuse terhadap kualitas, baik kualitas pembelajaran maupun pengujian. Mahasiswa harus tetap bisa diuji dengan standar yang sama dengan pembelajaran konvensional, sehingga kualitas pembelajaran dan lulusan program studi ini tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan."

Sebagai informasi, Universitas Siber Asia merupakan perguruan tinggi yang mengusung pembelajaran daring secara penuh.

Pendirian universitas ini diinisiasi oleh Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) dan telah mengantongi izin prinsip pendirian dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M Nasir pada 2019 serta izin operasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada 2020.

Universitas Siber Asia nantinya akan dipimpin oleh Jang Youn Cou, rektor asing asal Korea Selatan pertama di Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pendeta Ditembak di Sugapa, Polisi Akan Olah TKP

"Ini rentetan kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Jelek Waker di Kabupaten Intan Jaya,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal.

NASIONAL | 22 September 2020

Mudahkan Masyarakat Urus e-KTP, Bobby Nasution Akan Manfaatkan Mal

Masyarakat nantinya dapat mengurus e-KTP atau dokumen kependudukan lainnya di pusat perbelanjaan.

NASIONAL | 22 September 2020

Presiden Diminta Bentuk Tim Independen

Presiden Joko Widodo diminta membentuk tim independen/tim gabungan untuk melakukan koordinasi, evaluasi, dan monitoring skandal kasus Joko S Tjandra.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Pengolahan Aqua Dihentikan Sementara

Banjir bandang yang menerjang Cicurug, Sukabumi masuk ke pabrik pengolahan air mineral milik PT Golden Mississipi-Mekarsari Senin 21 September 2020 malam.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, 3 orang Hilang dan 210 Keluarga Mengungsi

Tiga orang dilaporkan hilang dalam banjir bandang yang terjadi di Cicurug, Sukabumi. Ketiganya masih dalam pencarian petugas di lapangan.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang di Sukabumi, karena Hujan Lebat Dipicu Gelombang Rossby

Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober-November 2020.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Penanganan Darurat Masih Berlangsung

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat pada 22-23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat dan angin kencang.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemhub Bagikan 1 Juta Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi diharapkan bisa mencegah Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020

Berpotensi Mubazir, FSGI: Kaji Ulang Juknis Subsidi Kuota Internet

Guru dan siswa tetap harus membeli kuota karena kuota yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan.

NASIONAL | 21 September 2020

Penggunaan Subsidi Kuota Internet Dibatasi, Pengamat: Kebijakannya Tidak Tepat Guna

Pasalnya, kuota belajar jumlahnya lebih banyak dari kuota umum. Sementara penggunaan kuota belajar sangat terbatas.

NASIONAL | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS