Mundur dari KPK, Febri Diansyah Bakal Buat Kantor Advokasi Korban Korupsi
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Mundur dari KPK, Febri Diansyah Bakal Buat Kantor Advokasi Korban Korupsi

Kamis, 24 September 2020 | 21:08 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Jubir KPK, Febri Diansyah membeberkan rencananya setelah mengundurkan diri sebagai Kabiro Humas dan pegawai KPK.

Mantan aktivis ICW tersebut berencana membangun kantor atau firma hukum yang khusus menangani dan mengadvokasi korban kasus korupsi.

"Ada rencana, ada diskusi juga dengan beberapa orang teman untuk membangun sebuah kantor hukum publik yang konsen pada advokasi antikorupsi, khususnya advokasi terhadap korban korupsi, kemudian perlindungan konsumen selain jasa hukum lainnya yang dilakukan dengan standar integritas," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Meski demikian, Febri mengaku rencana tersebut masih dibahas bersama sejumlah rekan dan koleganya. Yang pasti, Febri menegaskan belum terpikir untuk bergabung dengan perusahaan maupun lembaga pemerintah lainnya.

"Sampai saat ini saya belum ajukan lamaran kerja ke mana-mana, kementerian, BUMN, perusahaan dan lain-lain," katanya.

Sesuai pilihan hati, Febri memastikan tetap berkontribusi dalam pemberantasan korupsi. Meski sudah mengundurkan diri, Febri juga memastikan tak akan meninggalkan KPK dan tetap menjaga lembaga antikorupsi dari luar.

"Sekalipun saya keluar, saya akan tetap menjaga KPK dari luar. Itu yang sudah saya lakukan sebelum di KPK dan setelah tidak ada di KPK akan tetap lakukan itu. Intinya supaya bisa tetap berkontribusi dalam pemberantasan korupsi," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UGM Kembangkan GeNose, Pendeteksi Covid-19 dengan Embusan Napas

Cara kerjanya memanfaatkan teknologi revolusi industri 4.0 yakni artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk melakukan screening.

NASIONAL | 24 September 2020

Tampil Lagi di PBB, Gus Yahya Paparkan Abrahamic Faiths Initiative

Dunia Islam harus berintegrasi secara damai dan harmoni dengan masyarakat dunia seluruhnya.

NASIONAL | 24 September 2020

Skema Dana BOS Tahun Depan Diubah, Komisi X DPR: Maksimalkan Peran Pengawas Sekolah

Huda juga mendorong Kemdikbud menyiapkan sistem yang bisa mengawal penggunaan dana BOS.

NASIONAL | 24 September 2020

Skandal Djoko Tjandra, KPK Olah Berbagai Informasi

KPK memastikan terus memantau perkembangan penanganan skandal terpidana perkara cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra

NASIONAL | 24 September 2020

Pilbup Serang, Tatu-Pandji Dapat Nomor Urut 1

Pada Pilbup Serang, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa (Tatu-Pandji) mendapatkan nomor urut 1 dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki (Nasrul-Eki) nomor urut 2.

NASIONAL | 24 September 2020

Seluruh Korban Banjir Bandang Sukabumi Sudah Ditemukan

Korban terakhir, atas nama Jajo, 25 tahun ditemukan dalam radius 15 kilometer dari lokasi kejadian banjir bandang.

NASIONAL | 24 September 2020

Barcelona Konfirmasi Suarez Pindah ke Atletico Madrid

Perpindahan ke Atletico Madrid mengakhiri enam tahun kebersamaan Suarez bersama Barcelona.

NASIONAL | 24 September 2020

Kasus Jiwasraya, Direktur Maxima Integra Dituntut Penjara Seumur Hidup

Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto dituntut hukuman seumur hidup dan denda Rp 1 miliar dalam kasus korupsi Jiwasraya

NASIONAL | 24 September 2020

Skema Dana BOS Tahun Depan Diubah, Pakar: Kemdikbud Harus Punya Basis Data yang Baik

Jika tidak, maka formula yang dibuat itu bisa menjadi tidak efektif daya berlakunya.

NASIONAL | 24 September 2020

Sejumlah Pasal di UU ITE Jadi Sorotan

Beberapa pasal di UU ITE dianggap masih kontroversial.

NASIONAL | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS