20 Kursi Dukung Danang WS Menuju Sleman 1
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

20 Kursi Dukung Danang WS Menuju Sleman 1

Kamis, 6 Agustus 2020 | 06:12 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM


Sleman, Beritasatu.com - Sebanyak 4 partai politik akhirnya bersepakat untuk mengusung Danang Wicaksana Sulistya (DWS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman 2020, Rabu (6/8/2020) dini hari.

Secara kumulatif, keempat partai yang meliputi Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar berkekuatan total 20 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman. Rinciannya, Gerindra 6 kursi, Golkar 5 kursi, PKB 6 kursi, dan PPP 3 kursi.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Sleman HR Sukaptana menyatakan, lobi-lobi politik panjang yang dilakukan pihaknya telah berhasil mengunci keempat partai dalam sebuah nama. Keputusan itu dituangkan dalam sebuah nota yang ditandatangani bersama oleh Ketua DPC Gerindra HR Sukaptana, Ketua DPD Partai Golkar Sleman Janu Ismadi, Sekretaris DPC PKB Tri Nugroho, dan Dispilkada DPW PPP DI Yogyakarta Yusron.

"Malam ini, empat partai sudah terkunci, sepakat dengan legalitas tandatangan dan cap basah," kata Sukpatana.

Sukaptana menyebut, agenda selanjutnya akan membahas nama calon pendamping DWS sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sleman. Proses seleksi nama-nama yang diajukan oleh masing-masing partai pengusung itu akan dilakukan dengan musyawarah.

"Disepakati nanti mekanisme penentuan pendamping DWSnya dengan musyawarah, tidak ada voting," ungkapnya.

Seleksi Internal

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Sleman Janu Ismadi menyatakan, pihaknya akan melakukan seleksi internal dan memilih satu nama yang akan diusulkan sebagai pendamping DWS. Kendati demikian, sejak awal Golkar bertekad untuk tetap dalam barisan seandainya kandidat Sleman 2 bukan berasal dari kadernya.

"Intinya kita akan menyeleksi nama kader terbaik untuk diajukan, namun jika tidak dipilih, kami tetap berkomitmen tetap pada kesepakatan koalisi ini," tegasnya.

Sementara, Sekretaris DPC PKB Sleman Tri Nugroho telah mengantongi nama yang akan diusulkan sebagai pendamping adalah Agus Kholik, meskipun penentu nama pendamping nantinya bisa siapa saja sesuai hasil musyawarah.

"PKB solid, kami akan tetap menghormati koalisi yang terbentuk malam ini siapapun yang nantinya akan dipilih mendampingi Mas DWS," ujarnya.

Tri Nugroho menambahkan, PKB telah menjalin komunikasi dengan seluruh organ di bawah partai dan Nahdlatul Ulama (NU) serta Badan Otonomnya di seluruh ranting kecamatan. Bahkan, dia menyebut Tim Sebelas yang terdiri dari 4 tokoh partai dan 7 tokoh NU Kabupaten Sleman sudah membuat nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU terkait arah dukungan dalam pilkada kali ini.

Senada, Dispilkada DPW PPP DI Yogyakarta Yusron menyatakan, partainya telah menjalin komunikasi intens dengan basis massa di akar rumput.

"PPP ini boleh dibilang partai kelaskaran, jadi kami sudah berkomunikasi dengan lebih dari 50 laskar dan mendapatkan keputusan untuk bergabung mengusung DWS," katanya.

Menurut Yusron, PPP akan mengusulkan nama kader untuk bersaing dalam bursa pendamping DWS pada Pilkada Sleman 2020. Dia juga menegaskan, semangat membawa Sleman menuju perubahan akan lebih dikedepankan daripada kepentingan mengusung kader sendiri.

Sejauh ini, baru Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang telah memastikan nama pasangan calon yang akan diusung. Menutup proses rapat pembentukan di Cangkringan ini, Sukaptana menyatakan, koalisi masih dapat menerima jika ada partai lain yang akan bergabung.

Di luar koalisi yang baru terbentuk untuk mengusung DWS ini, masih ada Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.

"Kita sudah komitmen bersama 4 partai ini, tapi masih membuka diri jika ada partai lain yang akan bergabung," katanya.

Terkait deklarasi, Sukaptana memastikan akan dilakukan dalam waktu dekat setelah seluruh proses seleksi calon wakil terlaksana.

"Yang pasti dalam satu atau dua minggu ini akan ada deklarasi," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU: Pilkada Serentak 2020 Siap Dilaksanakan

Ketua KPU Arief Budiman memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 mulai dari aturan, kampanye sampai tahap pelaksanaan sudah siap.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Temui Puan, AHY Tegaskan Sinergi Demokrat dan PDIP di Pilkada Serentak

Dalam pertemuan dengan Puan, AHY mengatakan ternyata cukup banyak kebersamaan PD dan PDIP di Pilkada Serentak 2020.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Istana Pastikan Perayaan HUT ke-75 RI Tetap Hikmat dan Meriah

Pihak Istana memastikan, meski perayaan HUT ke-75 RI dirayakan secara daring, tetapi kehitmatannya tetap terjamin.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Gerindra Bahas Persiapan Pilkada Hingga Nasib Prabowo di KLB 8 Agustus

Salah satu agenda kongres luar biasa Gerindra adalah menyikapi pilkada serentak dan membahas pemilihan ketua umum.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Ini Mengapa RUU PKS Mendesak untuk Disahkan

Kasus kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini menjadi alasan RUU PKS perlu segera disahkan.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Hadapi Pilkada 2020, Nasdem Serahkan Salinan Kepengurusan ke KPU

Partai Nasdem siap menghadapi Pilkada serentak 2020.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Jelang Pilkada, ASN Diminta Jaga Netralitas

ASN diharapkan tidak lagi melakukan pelanggaran netralitas.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Johan Budi: Koordinasi Komunikasi Covid-19 Pemerintah Lemah

Dalam kondisi seperti sekarang, masyarakat harus tahu semua hal terkait informasi penanganan Covid-19.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Gerindra Sepakat Izin Amdal Tidak Dicabut dalam RUU Ciptaker

“Saya sependapat dengan pemerintah bahwa izin lingkungan itu tidak dicabut, karena sudah terintegrasi di dalam perizinan berusaha,” kata Supratman.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Rudy dan Gibran Siap Kuasai Solo

Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo dan calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming siap memenangkan pilkada Kota Solo 2020.

POLITIK | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS