Ledakan di Beirut Berasal dari Amonium Nitrat, Apa Itu?
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-4.52)   |   COMPOSITE 5783.33 (-30.91)   |   DBX 1064.04 (3.36)   |   I-GRADE 168.858 (-1.83)   |   IDX30 499.932 (-5.86)   |   IDX80 131.904 (-1.28)   |   IDXBUMN20 373.781 (-4.23)   |   IDXG30 136.463 (-1.3)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-4.56)   |   IDXQ30 146.101 (-1.65)   |   IDXSMC-COM 248.411 (0.47)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-0.02)   |   IDXV30 127.988 (-1.07)   |   INFOBANK15 983.467 (-6.57)   |   Investor33 429.105 (-4.31)   |   ISSI 169.797 (-1.06)   |   JII 620.069 (-7.76)   |   JII70 213.196 (-1.92)   |   KOMPAS100 1177.3 (-9.25)   |   LQ45 920.112 (-9.23)   |   MBX 1606.46 (-11.24)   |   MNC36 321.125 (-3.4)   |   PEFINDO25 316.867 (1.18)   |   SMInfra18 295.49 (-3.75)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-4)   |  

Ledakan di Beirut Berasal dari Amonium Nitrat, Apa Itu?

Kamis, 6 Agustus 2020 | 00:00 WIB
Oleh : Winda Ayu Larasati / WIN

Beirut, Beritasatu.com - Ledakan dahsyat yang terjadi di Pelabuhan Kota Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020) menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan luka-luka. Diketahui, ledakan itu berasal dari sekitar 2.700 ton amonium nitrat yang diimpan di gudang di lokasi tersebut sejak 2014.

Apa itu amonium nitrat?
Amonium nitrat merupakan zat kimia berbentuk kecil, padat dan berwarna putih seperti kristal. Jika dalam jumlah banyak, amonium nitrat diubah menjadi nitrogen yang digunakan untuk pupuk dan bahan peledak dalam industri pertambangan.

Amonium nitrat relatif aman untuk diolah, namun akan membusuk dan berubah menjadi batu besar jika disimpan di suatu tempat dalam waktu yang lama.

Pada insiden yang terjadi di Beirut, terlihat asap mengepul dari api dan awan yang berbentuk jamur.

Dilansir dari BBC, Profesor Kimia di Universilas College London Andrea Sella menyebut, ada gelombang kejut supersonik yang bergerak di udara. Terlihat di awan berbentuk bola putih bergerak keluar dari pusat ledakan dan meluas ke atas.

Sella juga mengatakan, masalah yang terjadi atas ledakan tersebut yaitu lamanya waktu simpan amonium nitrat yang menyerap sedikit kelembaban dan akhirnya berubah menjadi batu besar. Hal itu berbahaya karena reaksi kimianya akan jauh lebih hebat jika terkena api.

Berbahayakan bagi manusia?
Jika zat tersebut meledak, akan melepaskan gas beracun termasuk nitrogen oksida dan gas amonia. Kalau terhirup oleh manusia, efeknya bisa berupa radang saluran udara paru-paru, peningkatan detak jantung, peningkatan tekanan darah hingga kematian.



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peringatan 75 Tahun Serangan Bom Hiroshima Tidak Libatkan Publik

Acara lainnya termasuk pertemuan untuk mengapungkan lentera di sepanjang Sungai Motoyasu, telah dibatalkan karena lonjakan kasus virus corona di sebagian Jepang

DUNIA | 7 Agustus 2020

Kampanye Biden Akan Belanjakan Rp 4 Triliun

Dari anggaran US$ 280 juta, kampanye Biden dibagi menjadi US$ 220 juta (Rp 3,2 triliun) untuk siaran TV dan U$ 60 juta (Rp 875 miliar) untuk iklan digital.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Warga Beirut Luapkan Kemarahan pada Penguasa

“Saya sudah tahu sepanjang waktu kami dipimpin orang-orang tidak kompeten, pemerintah tidak kompeten. Apa yang mereka lakukan saat ini benar-benar kejahatan."

DUNIA | 7 Agustus 2020

AS Bayar Rp 14,5 Triliun untuk Vaksin J&J

Kontrak terakhir dihargai sekitar US$ 10 per dosis vaksin yang diproduksi oleh J&J, atau sekitar US$ 14,50 (Rp 210.426) per dosis.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Vietnam Ubah Stadium Da Nang Jadi RS Darurat

Langkah Vietnam menerapkan pelacakan kontak yang agresif, pengujian ditargetkan, dan karantina ketat telah membantu untuk menekan penularan awal Covid-19.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Polisi Singapura Akan Dilengkapi Mobil SUV Canggih

"Kami memiliki petugas yang cakap yang selalu memikirkan bagaimana teknologi baru dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi pekerjaan mereka."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Setelah TikTok, AS Akan Singkirkan Aplikasi Lain

“Dengan perusahaan induk yang berbasis di Tiongkok, aplikasi seperti TikTok, WeChat, dan lainnya merupakan ancaman signifikan terhadap data pribadi warga AS."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Amsterdam Wajibkan Penggunaan Masker di Daerah Ramai

“Kami memulai eksperimen ini karena kami khawatir dengan meningkatnya jumlah infeksi virus corona. Penggunaan masker wajah adalah wajib di daerah padat."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Turki Sebarkan Edaran ke 81 Provinsi untuk Tekan Pandemi

Kementerian Dalam Negeri Turki mengirim surat edaran ke semua kantor gubernur di 81 provinsi di seluruh negeri agar lebih fokus pada penanganan Covid-19.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Gilead Siap Memenuhi Permintaan Global akan Remdesivir

Gilead berencana untuk memproduksi lebih dari 2 juta paket pengobatan Covid-19 di akhir tahun dan menambah beberapa juta lagi tahun 2021.

DUNIA | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS