Insinerator Sampah Perburuk Kualitas Udara Jakarta
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Insinerator Sampah Perburuk Kualitas Udara Jakarta

Minggu, 12 Mei 2019 | 14:26 WIB
Oleh : Winda Ayu Larasati / WIN

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam tiga tahun ke depan sampah-sampah yang ada di Jakarta akan dilakukan pembakaran dalam volume besar menggunakan insinerator, setelah Pemerintah DKI Jakarta membangun Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara pada Desember 2018.

Fasilitas yang dibangun di atas lahan sekitar tiga hektare itu ditargetkan dapat menghanguskan sampah sekitar 2.200 ton atau sekitar 30 persen dari total sampah per hari. Saat ni, warga Jakarta dapat menghasilkan sampah sekitar 7.000 ton per hari, 28 persen di antaranya sampah plastik.

Sebelumnya, rencana pembangunan insinerator atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah berbasis termal (PLTSa termal) muncul akibat pandangan bahwa timbunan sampah merupakan bagian dari permasalahan keindahan kota.

Namun, pembangunan insinerator ini berlawanan dengan tujuan pengelolaan sampah untuk melindungi kesehatan dan lingkungan. Insinerator membuang emisi dioksin atau senyawa yang dikenal paling beracun. Pencemaran dioksin dapat menimbulkan penyakit kanker, permasalahan reproduksi dan perkembangan, kerusakan pada sistem imun dan mengganggu hormon.

Merkuri dan partikel halus merupakan senyawa lain yang dibuang oleh insinerator ke udara. Paparan merkuri dapat berdampak buruk pada sistem saraf dan perkembangan otak anak. Partikel halus menyebabkan terjadinya penurunan fungsi paru, kanker, serangan jantung bahkan kematian dini.

Insinerator di ITF Sunter memenuhi baku mutu emisi Uni Eropa yang lebih ketat dibandingkan baku mutu emisi yang berlaku di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh pihak pengembang. Namun, studi menunjukkan bahwa insinerator dengan teknologi terbaru tetap membuang dioksin saat mulai menyalakan dan mematikan mesin.

Insinerator yang berada di New York, Amerika Serikat membuang emisi merkuri 14 kali lebih tinggi dibandingkan PLTU Batubara setiap unit energi yang dihasilkan.

Selain emisi beracun, insinerator juga menghasilkan abu yang masuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3).

Sementara laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2010, 2011, 2015 dan 2016 menyimpulkan bahwa udara Jakarta berada pada status tercemar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hanya mewajibkan pemantauan dioksin dan furan setiap lima tahun. Dua partikel tersebut mengandung bahan kimia berbahaya.

Buruknya kualitas udara dan lingkungah hidup Jakarta serta lemahnya pengawasan, bisa menjadi alasan bahwa rencana pembangunan insinerator sebaiknya dipertimbangkan kembali.



Sumber:The Conversation


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Stok Daging Beku Bulog Pangkalpinang Kosong

Saat ini stok daging beku kosong, karena permintaan masyarakat yang tinggi selama bulan puasa.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Pria Ancam Bunuh Presiden Jokowi Ditangkap

Pelaku berinisial HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB, tadi pagi.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Gempa 3,7 SR Guncang Teluk Wondama, Papua Barat

Penjalaran getaran gempa dirasakan seluruh warga wilayah Kabupaten Teluk Wondama

NASIONAL | 12 Mei 2019

Golkar Raih 12 Kursi DPRD Kalsel

Golkar dapat meraih sebanyak 12 kursi DPRD Kalsel periode 2019-2024.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Satgas Pangan Kembali Peringatkan Distributor Jangan Timbun Pangan

Satgas pangan meminta para distributor untuk segera menjual stok barang yang dibutuhkan masyarakat.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Mendikbud: Guru Luar Negeri Didatangkan untuk Latih Guru Lokal

Instruktur luar negeri itu tidak hanya untuk sekolah tetapi juga untuk lembaga pelatihan yang berada di kementerian lain, misalnya Balai Latihan Kerja atau BLK.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Seluruh Rumah di Flores Tuntas Terlistriki Akhir 2020

Untuk mencapai rasio elektrifikasi 100% di Flores tidak mudah, karena banyak keluarga miskin yang tak mampu melakukan penyambungan listrik.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Polisi Masih Buru 15 Tahanan Kabur dari Rutan Siak

Total jumlah tahanan dan warga binaan Rutan Siak adalah sebanyak 648 orang.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Penampakan Buaya Muara di Sekitar Cilacap, Polisi Hutan Imbau Warga Hati-hati

Seorang anggota MMP Nusakambangan melihat buaya muara tersebut yang diperkuat dengan foto dan video.

NASIONAL | 12 Mei 2019

Tahun Ini, Rasio Elektrifikasi Flores Capai 90%

di beberapa daerah, PLN menggunakan pembangkit tenaga surya yang memakai baterai atau yang disebut sistem hibrid komunal.

NASIONAL | 12 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS