Taman Safari Siapkan Program Ngabuburit Safari Journey

Taman Safari Siapkan Program Ngabuburit Safari Journey
Para pengunjung menjajal safari malam yang diadakan di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. TSI )
Vento Saudale / FER Senin, 6 Mei 2019 | 15:52 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Memasuki bulan suci Ramadan tahun ini, Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor menggelar beberapa program andalan. Salah satunya ngabuburit (menunggu berbuka puasa) sambil safari journey untuk melihat berbagai ragam satwa yang dilepas bebas.

Humas TSI Bogor, Yulius H Suprihardono dalam keterangannya menuturkan, program ngabuburit buka puasa bersama ini, bisa diikuti baik secara individu, maupun rombongan. Untuk tanggal kedatangannya , para peserta bisa menentukan sendiri.

"Dalam acara buka puasa yang digelar selama Ramadhan ini, akan diisi pula oleh berbagai acara menarik lainnya. Tari sufi, bird show, kultum, kasidah, semuanya dikemas dalam nuansa Islami,” kata Yulius dalam keteranganya kepada Beritasatu.com, Senin (6/5/2019).
Tidak itu saja, TSI Cisarua Bogor juga menyiapkan sepasang unta, kuda poni dan gajah. Sambil menunggu waktu saat berbuka puasa tiba, para pengunjung dapat memanfaatkan waktu luang untuk menikmati satwa tunggang.

Sedangkan yang tidak kalah menariknya, Taman Safari Bogor membuka program Safari Malam selama 8 hari berturut turut, mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 8 Juni 2019. Biasanya Safari Malam hanya dibuka pada Malam Minggu saja.

“Safari Malam yakni sebuah program safari journey pada malam hari. Para pengunjung dapat melihat satwa dari dekat dengan suasana berbeda dengan menggunakan kereta wisata terbuka,” Yulius menerangkan.

Kata dia, kereta wisata yang dirancang secara khusus ini dapat mengangkut 60 orang untuk berkeliling di safari journey yang memakan waktu sekitar 45 menit. Pengunjung pun juga akan dipandu oleh pemandu wisata yang akan menjelaskan mengenai informasi tentang satwa.

Yulius juga menambahkan, saat ini, Taman Safari Bogor terus berbenah mempersiapkan diri untuk menghadapi lonjakan pengunjung pada saat lebaran nanti. Diperkirakan lonjakan akan terjadi pada hari ke dua lebaran.

“Perbaikan wahana, perbaikan fasilitas jalan menjadi prioritas utama, sehingga pengunjung akan merasa aman dan nyaman,” tandas Yulius.



Sumber: BeritaSatu.com