Qantas Resmi Operasikan Penerbangan Bebas Sampah Pertama di Dunia

Qantas Resmi Operasikan Penerbangan Bebas Sampah Pertama di Dunia
Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Qantas. ( Foto: Qantas )
Winda Ayu Larasati / WIN Kamis, 9 Mei 2019 | 13:33 WIB

Adelaide, Beritasatu.com - Maskapai penerbangan Qantas Airways resmi mengoperasikan penerbangan komersial bebas sampah pertama di dunia dengan rute Sydney-Adelaide.

Penerbangan ini resmi beroperasi pada 8 Mei 2019, setelah resmi mengumumkan inisiasi mereka terkait ramah lingkungan.

Seluruh produk yang digunakan di dalam penerbangan QF 793 tidak terbuat dari plastik. Mulai dari gelas kertas BioCups, tisu BioNapkins, tempat makan BioCane dan BioPlastic, termasuk kotak susu dan Vegemite dapat dijadikan kompos, digunakan kembali atau didaur ulang.

Dengan begitu, pesawat tersebut dapat mengeliminasi 100 juta plastik sekali pakai pada akhir 2020 dan memangkas 75 persen sampah yang dihasilkan pada akhir 2021.

Program zero-waste atau dikenal dengan Proyek Bowebird tersebut juga diterapkan di lounge Qantas di terminal domestik Bandara Sydney.

Mereka juga tidak lagi menggunakan boarding pass dan operasional manual, melainkan beralih ke digital, termasuk penggunaan kartu Frequent Flyer.

Qantas juga menawarkan ekstra 10 poin Qantas Points jika penumpang memesan tiket via situs web Qantas.

Rencananya dalam dua tahun ke depan, perusahaan aviasi asal Australia tersebut menjadi maskapai paling ramah lingkungan di dunia. Saat ini tengah menempuh langkah preventif demi mereduksi limbah penerbangan dengan melakukan perubahan dalam sistem operasionalnya.

Qantas merupakan salah satu maskapai paling ramah lingkungan di dunia. Maskapai asal Negeri Kanguru tersebut mengoperasikan penerbangan pertama dari Australia menuju Amerika Serikat dengan bahan bakar hayati yakni diproses dari biji mustar.



Sumber: DestinAsian