Tari Thengul Jadi Ikon Kabupaten Bojonegoro

Tari Thengul Jadi Ikon Kabupaten Bojonegoro
Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Thengul dan Kesenian Sandur sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berupaya mengangkat kembali Tari Thengul sebagai salah satu ikon daerah.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menetapkan Thengul dan Kesenian Sandur sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Tari Thengul

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, mengaku bangga serta mengapresiasi atas proses dan upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat Bojonegoro.

"Dengan menghidupkan kembali kesenian yang hampir tertimbun ini tidaklah mudah, apalagi untuk dijadikan sebagai ikon atau identitas sebuah daerah," ujar Anna Muawanah dalam keterangan persnya, Selasa (20/8/2019).

Anna mengatakan, dibutuhkan komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya dan kearifan lokal. Semangat Bojonegoro yang produktif harus selaras dan sinergi dengan tujuan bersama NKRI, yaitu SDM Unggul Indonesia Maju.

"Semangat ini akan terus kami gencarkan untuk mempromosikan Bojonegoro ke penjuru dunia melalui kampanye Pinarak Bojonegoro," tandas Anna.

Tari Thengul merupakan tarian tradisional yang terinspirasi dari Wayang Thengul asal Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim). Tarian ini biasanya dipentaskan oleh penari secara berkelompok dengan gerakan, ekspresi, dan kostum yang menyerupai Wayang Thengul.



Sumber: Investor Daily