Perkenalkan Wisata Kalsel, Visit Kalsel 2020 Dipromosikan di CFD

Perkenalkan Wisata Kalsel, Visit Kalsel 2020 Dipromosikan di CFD
Berlangsung dengan meriah, Soft Launching Calendar of Event dan Visit Kalsel 2020 diselenggarakan di CFD Jakarta. (3/11) ( Foto: Kemenpar / IST )
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 4 November 2019 | 10:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Soft launching Calendar of Event (CoE) dan Visit Kalsel 2020 dibuka dengan meriah dengan tarian Hewu Arai Masi dalam ajang Car Free Day (CFD) pada Sabtu. (3/11)

Berlangsung di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, para pengunjung CFD serentak takjub dengan keistimewaan pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel). Diresmikan oleh Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resmawan, CFD dianggap sebagai tempat strategis dalam memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan budaya Kalsel ke khalayak ramai. 

Rudy menjelaskan bahwa event pariwisata di Kalsel ini sebenarnya memiliki keunikan tersendiri.

"Misalnya festival pasar terapung yang menyuguhkan keragaman budaya sungai yang sudah ada sejak ratusan tahun silam," ujarnya.

Wisatawan juga dapat menikmati destinasi wisata alam dan pegunungan di kawasan Lokasado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pesona Kalsel juga terletak di Pesta Pantai Mappanretasi di Kabupaten Tanah Bumbu, wisata religi maupun kuliner. Dengan berkunjung ke pusat-pusat perbelanjaan batu permata, wisatawan dapat membawa pulang cenderamata untuk mengenang perjalanannya.

Visit Kalsel 2020 ini memperkenalkan rangkaian 32 event pariwisata yang akan diadakan. Dua event yaitu Fest Triloksado (Festival Loksado) yang bertema sport tourism dan Festival Dayak Meratis dengan pesona unsur budaya Dayak berhasil masuk dalam kalender event nasional (National Calendar of Event) 2020.

"Berkonsep sport tourism, Festival Triloksado ini meliputi kegiatan bersepeda, bamboo rafting dan trekking di sepanjang kaki Pegunungan Meratus. Di Festival Dayak Meratus, para pengunjung dapat menyaksikan rangkaian upacara adat, tarian dan berbagai lomba tradisional," jelas Dahnial Kifli.

Dengan meriahnya kegiatan yang ditawarkan dan akan diresmikannya Bandara Internasional Syamsuddin Noor, ia juga optimis target kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dapat mencapai 1 juta dan wisatawan mancanegara (wisman) sejumlah 100 ribu pada tahun 2020.

Sebelumnya, pada 2016 lalu, Kalsel tercatat telah dikunjungi 20.000 wisman dan 665.760 wisnus. Angka itu terus meningkat seiring berjalannya waktu.



Sumber: BeritaSatu.com