Bogor Street Festival Masuk Kalender Pariwisata Nasional

Bogor Street Festival Masuk Kalender Pariwisata Nasional
Kirab budaya (kesenian) Ogoh-ogoh mewarnai perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2018 di Bogor, Jumat 2 Maret 2018. ( Foto: Suara Pembaruan / Ignatius Herjanjam )
Vento Saudale / FER Selasa, 4 Februari 2020 | 20:13 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pelaksanaan Cap Go Meh (CGM) - Bogor Street Festival 2020 yang akan digelar, Sabtu (8/2/2020) mendatang, terasa lebih spesial. Pasalnya, acara ini terpilih sebagai salah satu dari 100 event pariwisata unggulan dalam Calendar of Events (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf).

Imlek, Kota Bogor Kembali Gelar Cap Go Meh

Suguhan ragam seni dan budaya tersebut akan ditampilkan berbeda dari tahun sebelumnya. Tidak sekedar tema dan pengisi acara, helatan tersebut dengan suasana baru kawasan Suryakancana.

Ketua Pelaksana Bogor Street Festival 2020, Arifin Hiwawan menuturkan, CGM 2020 akan terasa lebih spesial karena acara tersebut masuk dalam 100 even pariwisata unggulan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada Bogor Street Festival tahun ini, ada penampilan seni dan budaya dari Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta penampilan seniman bambu. Panitia secara khusus menampilkan seni bambu karena bambu merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di seluruh Indonesia.

"Menunjukkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan makna peradaban Bangsa ke-timuran-nya. Secara filosofi, menatap ke Timur, sebagai simbol matahari terbit, sumber dan pembawa kecerdasan," terang Arifin, Selasa (4/2/2020).

1.200 Petugas Disiagakan Amankan Street Festival Bogor

Penanggung jawab acara, Jemmy Charter, menambahkan, untuk kesenian nusantara lain yang tampil dari Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Bali. Sedangkan tim kesenian yang ikut serta asal Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Purwakarta.

Ditambah beberapa tim kesenian dari negara tetangga serta belasan sanggar dari Kota dan Kabupaten Bogor. Tidak hanya tim seni dan budaya saja, tampil juga 25 tim Liong dan Barong.

"Selain tampil saat karnaval, ada 25 tim seni dan budaya dari komunitas pada panggung yang disiapkan oleh panitia," ungkap Jemmy Charter.

Melengkapi penampilan tim, panitia menyajikan suasana karnaval dengan sentuhan konsep yang lebih kuat, tata panggung dan pencahayaan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tamu yang hadir tidak hanya muspida, dan juga tokoh agama dan masyarakat baik itu Bogor, provinsi Jawa Barat serta nasional. Bahkan akan hadir tamu dari negara tetangga.

Terkait dengan tamu yang akan hadir, pengamanan juga melibatkan dari berbagai unsur baik itu Polri maupun TNI serta didukung dari Persatuan Gerak Badan (PGB) Bangau Putih.

Sebelumnya, sudah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan. Diantaranya, bazaar rakyat di BTM, bakti sosial panti asuhan dan jompo Tonjong, Tajur Halang Kabupaten Bogor, Kicky Andy off air dengan IBI Kesatuan. Saat ini hingga Rabu (5/2/2020) mendatang digelar pameran foto pelaksanaan CGM di mal Botani serta bazaar rakyat CGM di area depan Vihara Dhanagun.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyebutkan, Bogor Street Festival merupakan salah satu event unggulan Kota Bogor karena memiliki daya tarik wisata yang luar biasa.

"Selain mempunyai antusiasme, crowd yang datang dari tahun ke tahun semakin kuat sebagai modal yang luar biasa. Dalam hal ini, pemkot dari tahun ke tahun terus memperkuat komitmen dengan sinergitas panitia, OPD dan masyarakat luas," kata Bima Arya.

Bogor Street Festival, kata Bima, bukan hanya sekedar acara budaya, tetapi sebagai bentuk upaya untuk menjaga keberagaman di Bogor untuk Indonesia. Kedatangan warga, sebagai bentuk keinginan untuk menjaga warisan budaya bangsa yang penuh keberagaman.

"Ini bukan hanya tentang budaya, ini juga bukan tentang upacara, tapi tentang nilai-nilai yang kita yakini dari masa ke masa, diturunkan dan kita jaga terus kedepan, bersama dalam keberagaman, berbeda adalah keniscayaan, beragam adalah keharusan, tapi kebersamaan harus kita perjuangkan," tandas Bima Arya.



Sumber: BeritaSatu.com