Usai Pandemi Covid-19, Industri Pariwisata Hadapi New Normal Tourism
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Usai Pandemi Covid-19, Industri Pariwisata Hadapi New Normal Tourism

Kamis, 7 Mei 2020 | 20:42 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Selama pandemi Covid-19 industri pariwisata Indonesia bisa dibilang lumpuh. Hal itu dibuktikan dengan jutaan pekerja di sektor pariwisata yang kehilangan pendapatan. Namun, usai kelumpuhan akibat Covid-19, nantinya industri akan memasuki era new normal tourism.

Era baru tersebut diamini oleh pengusaha Sandiaga Uno dan tokoh pariwisata nasional, Sapta Nirwanda, dalam diskusi daring bertajuk “Pariwisata vs Covid-19” Kamis (7/5/2020). Sandiaga dan Sapta mengatakan pengusaha pariwisata harus bersiap-siap menghadapi era baru susai pandemi. Dan mereka pun percaya denyut pariwisata hingga saat ini masih berdetak.

Optimisme Sandiaga terhadap sektor pariwisata dilengkapi dengan lima kiat untuk para pelaku bisnis pariwisata yang ia beri nama, Vitapreneur.

Kiat pertama, para pengusaha harus pandai mengelola dana tunai dengan hati-hati. Caranya, lakukan penghematan serta memutakhirkan rencana bisnis dengan memasukkan mitigasi krisis.

"Usaha yang sehat itu harus ada cash flow sampai tiga bulan. Anda bisa mengelola dana dengan ketat, negosiasi ulang kewajiban, dan mengubah ulang waktu tagihan,” terangnya.

Kiat kedua, pelaku pariwisata segera beradaptasi dengan kondisi normal yang baru atau new normal tourism, dengan tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan diri, keluarga, dan karyawan.

Menurut Sandi, kondisi yang terjadi setelah pandemi Covid-19 menuntut pengusaha untuk memanfaatkan peluang baru. Semisal memanfaatkan teknologi digital untuk menyediakan produk dan layanan yang sedang dibutuhkan pasar, seperti makanan, aneka jamu, sembako, hingga jasa pengantaran barang.

"Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat orang tidak lagi berwisata. Kondisi ini jangan dilihat sebagai bencana, namun sebagai peluang untuk dimanfaatkan dengan baik,” kata Sandiaga.

Kiat ketiga, lanjut Sandiaga, yakni memanfaatkan jejaring untuk bisa bertahan dan tetap optimistis menghadapi krisis. Kiat keempat, meningkatkan kualitas diri dengan berbagai pelatihan mandiri atau yang diberikan oleh pemerintah. Terakhir, kiat kelima meningkatkan kepercayaan bahwa ujian ini akan berakhir, dan industri pariwisata akan cepat kembali pulih.

"Kondisi sulit pernah saya alami. Pengalaman saya ketika krisis 1997-1998, saya terpaksa memulai usaha sebagai UMKM dengan mempekerjakan tiga orang. Sekarang membuka lapangan kerja bagi 30.000 karyawan di seluruh Indonesia," imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

The Shonet Resmi Luncurkan E-Commerce

The Shonet tak hanya datang dengan brand lokal, juga merek-merek yang telah dikenal global.

GAYA HIDUP | 7 Mei 2020

Makanan Pedas Jadi Andalan Bisnis Kuliner Olyvia Jouvan

Cumi dan ceker super pedas jadi menu andalan bisnis kuliner Olyvia Jouvan.

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

Bukan Air Mawar Biasa, Ini Khasiat Ekstrak Baby Rose untuk Kulit

Bukan Air Mawar Biasa, Ini Khasiat Ekstrak Baby Rose untuk Kulit

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

BestHostels.co.id Jadi OTA Khusus Hostel Pertama di RI

Hostel atau yang dikenal hotel budget ini, dalam satu kamar bisa diisi 4 hingga 12 orang dimana tidak saling kenal.

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

3.408 Wisatawan Mancanegara Tinggalkan Bali

Terhitung dari tanggal 8 Februari hingga 27 April, sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut sedikitnya 3.408 WNA dari berbagai negara telah terlayani.

EKONOMI | 6 Mei 2020

Maret 2020, Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun 64%

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia turun 64,11% dibandingkan Maret 2019.

GAYA HIDUP | 4 Mei 2020

Tantangan dan Peluang Ekonomi dibalik Medical Tourism di Indonesia, Bisa Sesukses Negara Lain?

Menurut data dari IMTJ, pasien Indonesia bisa mengeluarkan sampai Rp 100 triliun setiap tahunnya untuk aktivitas medical tourism.

GAYA HIDUP | 5 Mei 2020

Jamu Latte, Cara Kekinian Puteri Indonesia Jaga Kesehatan

Di tengah badai Covid-19, menjaga kesehatan dengan nutrisi yang baik harus dilakukan. Puteri Indonesia 2020 Ayu Maulida Putri punya cara asyik untuk menjaga kesehatan tubuhnya, yaitu minum jamu latte. Minuman jamu kekinian itu dikonsumsinya setelah berbuka puasa dan saat sahur.

GAYA HIDUP | 3 Mei 2020

Bisnis Kecantikan Terbatas, Wanita Dituntut Tetap Lakukan Perawatan

Selain mengenakan produk kecantikan, penting bagi wanita mengonnsumsi seperti, vitamin, nutrisi dan kandungan mineral yang cukup.

GAYA HIDUP | 3 Mei 2020

Perubahan Tren Konsumen di Tengah Pandemi Covid-19

Great Giant Foods terus melakukan inovasi mengikuti tren.

GAYA HIDUP | 2 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS