Pandemi Virus Corona, Klub Ligue 1 Terancam Krisis
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pandemi Virus Corona, Klub Ligue 1 Terancam Krisis

Selasa, 31 Maret 2020 | 19:26 WIB
Oleh : YUD

Paris, Beritasatu.com - Klub-klub anggota kompetisi Ligue 1 terancam krisis akibat pembayaran hak siar terhenti karena adanya pandemi virus corona. Keputusan stasiun televisi menahan pembayaran kesepakatan siaran untuk pertandingan Ligue 1 telah membuat klub-klub liga elite Prancis ini terguncang.

Canal Plus, raksasa TV berbayar yang sejak lama menyiarkan liga elite Prancis itu, menyatakan niat mereka untuk menahan pembayaran 110 juta euro lewat satu surat kepada liga Prancis yang lalu terungkap oleh harian olahraga terkemuka L 'Equipe, Selasa (31/3/2020).

Uang itu semestinya diberikan akhir pekan ini dan setara dengan 15 persen dari total uang siaran Ligue 1 musim ini.

"Dalam kasus force majeure, ketika pertandingan tak lagi dimainkan, maka pembayaran ditangguhkan," kata seorang pejabat senior Canal Plus kepada AFP.

"Ini adalah contoh sempurna force majeure. Tidak ada lagi pertandingan, jadi tidak ada lagi pembayaran. Kami secara ketat menerapkan ketentuan kontrak dan kami tidak melihat alasan untuk mengindahkannya. Canal Plus bukan bank."

Liga utama Prancis adalah liga terkaya kelima di Eropa meskipun pendapatannya jauh di bawah Serie A Italia, Bundesliga Jerman, La Liga Spanyol dan, khususnya, Premier League Inggris.

Klub-klub Prancis, seperti klub lainnya di seluruh benua itu, terpukul keras oleh krisis kesehatan yang telah memaksa pertandingan ditunda atau dimainkan tertutup sebelum UEFA menangguhkan semua kompetisi klub di Eropa dua pekan lalu.

Klub-klub saat ini terkaget-kaget karena tidak menerima uang yang sudah mereka anggarkan, dan pendapatan dari siaran adalah bagian besar dari pendapatan mereka.

Memang, pemasukan dari siaran televisi hanya 36 persen dari total pendapatan tim-tim Ligue 1 musim lalu. 25 persen pendapatan klub dari penjualan pemain, yang kemungkinan juga terpengaruh krisis virus corona.

"Mereka menghadapi masalah mereka dan kami menghadapi masalah kami. Perlu ada dialog sehingga kita bisa menemukan solusi," kata seorang anggota dewan liga Prancis, LFP. "Saya kira keputusan Canal Plus tak bisa diubah."

L'Equipe mengklaim Paris Saint-Germain akan kehilangan 215 juta euro antara sekarang sampai akhir Juni, dengan skenario terburuk tak ada lagi pertandingan yang digelar dan semua pemasukan dari Liga Champions juga hilang.

Sejumlah klub Prancis seperti Lyon dan Marseille menghadapi kenyataan skuat mereka praktis sudah seperti setengah pengangguran karena klub harus berhemat sehingga hanya dibayar 70 persen dari gaji pemain yang seharusnya.

Masalahnya bisa semakin parah seandainya beIN Sports milik Qatar yang juga memegang hak domestik menyiarkan Ligue 1, mengikuti langkah Canal Plus menahan pembayaran siaran sebesar 42 juta euro.

Presiden Federasi Sepakbola Prancis Noel Le Graet meminta semua pihak "menghormati komitmen mereka, yang utama sepak bola.

Namun, karena media penyiaran juga mengalami imbas krisis virus corona, pembayaran lebih lanjut untuk klub-klub sampai Juni juga ragu bisa tersalurkan.

Masih dicermati apa dampak saat ini terhadap musim depan ketika liga Prancis sudah menyepakati kontrak siaran satu miliar euro per tahun mulai musim 2020/2021 dengan grup Mediapro milik China.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Messi Pertahankan Status Sebagai Atlet Dengan Bayaran Tertinggi Dunia

Lionel Messi masih menjadi atlet dengan gaji tertinggi dunia, berdasarkan berita yang dilansir Forbes, Senin (30/3/2020).

BOLA | 31 Maret 2020

Serie A, Fiorentina dan Torino Sebut Tak Bisa Dilanjutkan

Saat ini Serie A tengah ditunda akibat pandemi virus corona.

BOLA | 31 Maret 2020

Ketimbang Bertahan di Arsenal, Ceballos Pilih Hengkang

Dani Ceballos diberitakan memilih kembali merumput di Spanyol bersama Real Betis saat masa peminjamannya dari Real Madrid berakhir.

BOLA | 31 Maret 2020

Inter Takkan Permanenkan Kontrak Alexis Sanchez

Inter Milan diberitakan tidak akan memermanenkan kontrak Sanchez setelah penyerang Timnas Cile itu gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

BOLA | 31 Maret 2020

Pandemi Virus Corona, Juara Slowakia Pecat 17 Pemain

MSK Zilina terancam bubar setelah mengalami masalah keuangan yang berat akibat musim kompetisi ditunda gara-gara pandemi virus corona.

BOLA | 31 Maret 2020

Pandemi Virus Corona, Newcastle Jadi Klub Pertama Rumahkan Staf

Newcastle menjadi klub Premier League pertama yang merumahkan para stafnya seperti dilaporkan oleh BBC, Selasa (31/3/2020).

BOLA | 31 Maret 2020

Pandemi Virus Corona, Persib Terus Pantau Kondisi Pemain

Pandemi virus corona yang tengah terjadi pada saat ini membuat latihan para pemain Persib tidak bisa dilakukan seperti biasanya.

BOLA | 30 Maret 2020

Pandemi Virus Corona, Gaji Pemain Barcelona Dipotong 70 Persen

Pandemi virus corona (Covid-19) memaksa para pemain klub elite Eropa Barcelona harus rela gajinya dipotong.

BOLA | 30 Maret 2020

Siap Lepas Pogba, Manchester United Bakal Tampung Ramsey

Manchester United diberitakan siap mendapatkan Aaron Ramsey dan melepas Paul Pogba pada bursa transfer akhir musim.

BOLA | 30 Maret 2020

Kompetisi Dihentikan, Madura United Tetap Bayarkan Gaji Pemain

Gaji yang dibayarkan oleh Madura United hanya 25 persen dari total gaji yang diterima para pemain dalam kondisi normal.

BOLA | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS