Psikolog: Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Karena Gim
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Psikolog: Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Karena Gim

Sabtu, 20 Juli 2019 | 20:47 WIB
Oleh : YUD

Denpasar, Beritasatu.com - Remaja rentan mengalami gangguan kejiwaan akibat kecanduan bermain gim digital baik dari gawai pribadi ataupun mendatangi kios Internet, demikian disampaikan Kepala Pusat Layanan Psikologi Pradnyagama Retno IG Kusuma, Sabtu (20/7/2019).

"Gangguan kejiwaan atau gangguan perkembangan dan gangguan emosi semakin tinggi terjadi pada anak-anak dan remaja akibat game online. (Kecanduan) bisa berdampak pada malas belajar, prestasi menurun. Ketika tidak dituruti permintaanya, mereka mengamuk dan menunjukkan perilaku-perilaku eksesif lainnya," Retno yang berprofesi sebagai psikolog itu dalam pesan singkat di Denpasar, Sabtu (20/7/2019).

Perilaku eksesif lain yang akan ditunjukkan remaja ketika mengalami gangguan jiwa, menurut Retno, dapat berupa belanja konten-konten yang ditawarkan di dalam gim secara berlebihan. Padahal, harga konten gim itu dapat mencapai jutaan rupiah.

Retno menjelaskan proses gangguan kejiwaan terjadi ketika seseorang memilih konten yang mengandung kekerasan atau konten lainnya yang dapat mempengaruhi kejiwaan. Dari konten tersebut, remaja dapat memunculkan perilaku agresif seperti perubahan emosi, psikis, dan pikiran.

"Nah, apalagi kalau remaja yang sedang stres gitu ya. (Ketika hal) yang cuma bisa dilihat adalah game dengan kekerasan, mereka bisa melimpahkan emosinya ke sana. (Mereka) mulai belajar kalau caranya melakukan kekerasan pada orang begini," katanya.

Anak-anak hingga remaja menjadi kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan gim digital karena ketertarikan mereka terhadap visual lebih tinggi dibanding kelompok usia lain.

"Anak-anak biasanya suka sama gambar-gambar dan suara ya. Kalau udah kecanduan, timbulah halusinasi kinestetik. Misalnya, ketika mereka main sebuah permainan dengan audio yang mudah diingat, suaranya akan terus melekat pada si anak walaupun sedang tidak dimainkan," ujar Retno.

Halusinasi kinestetik, menurut Retno, merupakan kondisi ketika anggota badan seseorang bergerak seolah olah sedang memainkan sebuah permainan dalam sebuah ruang. Gangguan halusinasi itu seringkali dialami para pecandu gim digital baik pada anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Retno mengatakan proses penyembuhan untuk para pecandu gim digital itu tergantung pada usia dan rentang waktu mengalami gangguan itu. Selain itu, terdapat faktor lain yang juga mempengaruhi penyembuhan kecanduan gim digital yaitu lingkungan sosial serta status ekonomi dan latar belakang pribadi pecandu.

"Kalau sumber (kecanduan) karena kesepian atau dikucilkan di sekolah, berarti dia perlu beberapa teman atau dia butuh dukungan aktivitas. Kami akan datangkan bersama orang tuanya. Kami juga akan memodifikasi perilaku dan lingkungannya untuk mengurangi aktivitas bermain game online," katanya.

Retno mengharapkan dukungan penuh dari orang tua agar memberikan pengawasan dan pemahaman tentang bahaya bermain gim digital secara berlebihan dengan memberikan kegiatan fisik kepada anak seperti penyaluran hobi ataupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UU Perlindungan Data Pribadi Sangat Mendesak di Indonesia

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat menilai kehadiran Undang-undang Perlindungan Data Pribadi sudah sangat mendesak dibutuhkan Indonesia.

DIGITAL | 20 Juli 2019

Samsung Umumkan Produksi DRAM 12 GB LPDDR5

Memori DRAM 12 GB LPDDR5 ini disebutkan memiliki kecepatan 1,3 kali lebih baik dibandingkan generasi pendahulunya.

DIGITAL | 20 Juli 2019

#Mandirierror Jadi Trending Topics Twitter

Bank Mandiri menjamin uang nasabah tak hilang.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Teknologi Keamanan Dukung Kelancaran Tugas Kepolisian

Aspek keamanan saat ini membutuhkan peralatan teknologi canggih.

DIGITAL | 19 Juli 2019

JTA Kenalkan Sistem Informasi Kesehatan Zi.Care

Zi.Care dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan optimalisasi sumber daya di setiap fasilitas kesehatan.

DIGITAL | 19 Juli 2019

Samsung Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Samsung menggelar program pelatihan teknologi digital untuk kalangan UMKM di Bandung.

DIGITAL | 19 Juli 2019

Pemberlakukan Aturan IMEI Tunggu Keputusan Tiga Menteri

Pemberlakuan aturan IMEI masih menunggu keputusan dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perindustrian, dan Menteri Perdagangan.

DIGITAL | 18 Juli 2019

Catchplay Serahkan Donasi untuk Pendidikan Anak-anak Marginal

Donasi tersebut dimaksudkan untuk membantu pendidikan anak-anak kurang mampu di seluruh Indonesia.

DIGITAL | 18 Juli 2019

KJSA Ajak Anak Berkarya Sains Berbasis Digital

Kalbe Farma kembali meluncurkan program Kalbe Junior Scientist Award (KJSA).

DIGITAL | 18 Juli 2019

Baran Energy Luncurkan Baterai Penyimpanan Energi Skala Besar

Baran Energy mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target pemanfaatan EBT sebesar 23 persen di 2025.

DIGITAL | 18 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS