Menkominfo Prediksi Unicorn Selanjutnya dari Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Menkominfo Prediksi Unicorn Selanjutnya dari Kesehatan

Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:44 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memrediksi perusahaan rintisan teknologi atau startup bidang kesehatan berpotensi besar menjadi unicorn selanjutnya.

Sebab, menurut Rudiantara, anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk bidang kesehatan dalam APBN 2020 lebih dari Rp 100 triliun, bahkan kemungkinan mencapai Rp 120 triliun.

"Kalau bisa dapat 5 persen saja dari situ, itu kan sudah hampir Rp 7-8 triliun GMV, dengan itu potensi untuk menjadi unicorn-nya lebih cepat," ujar Rudiantara saat menghadiri kerja sama startup Halodoc dengan BPJS Kesehatan di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

"Karena di Undang undang kita 5 persen APBN itu harus dibelanjakan untuk kesehatan, pasti banyak yang bisa di-improve, pasti banyak cara proses yang bisa diperbaiki," lanjut dia.

Lebih lanjut, selain bidang kesehatan, Rudiantara juga melihat potensi besar bagi startup bidang pendidikan untuk menjadi unicorn. Sebab, dana yang dikucurkan pemerintah untuk bidang tersebut juga tidak sedikit.

"Edu-tech itu begini, satu tahun pemerintah saja belanja Rp 500 triliun lebih, belum lagi swasta," kata Rudiantara.

Rudiantara berharap dalam lima tahun ke depan setidaknya ada dua edu-tech yang menjadi unicorn di Indonesia, bahkan salah satunya menjadi decacorn.

Lebih dari itu, Rudiantara memprediksi tahun depan Indonesia akan memiliki empat hingga lima unicorn baru.

"Tahun ini lima sudah pasti, kita berharap satu lagi hingga akhir tahun, ada enam, kalau empat ya berarti ada 10 sampai akhir tahun 2020," ujar Rudiantara.

Indonesia saat ini telah memiliki lima startup yang memiliki valuasi sedikitnya 1 miliar dolar AS, atau disebut unicorn, yakni Gojek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak dan OVO. Sementara itu, Gojek saat ini telah telah memiliki valuasi sedikitnya 10 miliar dolar AS, atau telah menjadi decacorn.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bistar Perluas Ekspansi Layanan ke Ibu Kota

Aplikasi Bistar memberikan penumpang pilihan hingga lima variasi harga dan jenis kendaraan.

DIGITAL | 9 Oktober 2019

NTT Berdayakan Ekosistem Usaha Rintisan di Indonesia

NTT Startup Callenge menyediakan total hadiah mencapai US$ 10.000, dengan empat kategori kompetisi.

DIGITAL | 9 Oktober 2019

Perkuat Credit Scoring, UangTeman Gandeng BPJS

Kerja sama antara UangTeman dengan BPJS Ketenagakerjaan mengunakan skema data mirroring.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

Grab Terapkan Strategi Kolaborasi dan Pengembangan SDM

Indonesia memiliki jumlah nilai ekonomi internet tertinggi di antara negara di kawasan ASEAN.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

AMD Luncurkan Grafis Radeon RX 5500 Series

Radeon RX 5500 series menggunakan arsitektur gaming terbaru RDNA.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

Indodax Optimistis Jadi Unicorn Baru

Indodax menjadi salah satu dari sedikit startup di Indonesia yang memiliki dua sertifikasi ISO.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

RoomMe Siap Fasilitasi Pemilik dan Penyewa Indekos

RoomMe merupakan operator virtual untuk memfasilitasi kebutuhan pemilik dan penyewa indekos.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

Indonesia Jadi Role Model Industri Startup di Asia

Indonesia merupakan pasar penting bagi startup yang ingin menembus pasar regional.

DIGITAL | 8 Oktober 2019

PANDI Dukung Regenerasi Sepak Bola Indonesia Lewat Ligana.id

Ligana.id akan menjadi kompetisi sepak bola anak-anak terbesar di Indonesia

DIGITAL | 8 Oktober 2019

Tibco Tekankan Pentingnya Big Data

Untuk itu Tibco terpanggil untuk memberikan pengetahuan dan edukasi dengan menggelar seminar.

DIGITAL | 7 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS