Banjir di India, Ratusan Ribu Jiwa Mengungsi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Banjir di India, Ratusan Ribu Jiwa Mengungsi

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 20:44 WIB
Oleh : YUD

New Delhi, Beritasatu.com - Jumlah korban jiwa akibat banjir di Negara Bagian Karnataka, Kerala dan Maharashtra di India telah naik jadi 95, demikian jumlah resmi yang dikeluarkan pada Sabtu (10/8/2019).

Sementara itu hujan lebat dan tanah longsor yang diakibatkannya memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Hujan musim penghujan dari Juni sampai September adalah saluran penting kehidupan buat masyarakat pertanian India, dan memberikan 70 persen curah hujan buat negeri tersebut. Tapi hujan juga mengakibatkan kematian dan kerusakan setiap tahun.

Sebanyak 42 orang meninggal di Negara Bagian Kerala di bagian barat-daya India dan lebih dari 120.000 orang yang terpengaruh telah diungsikan, kata lembaga penanganan bencana pemerintah sentral, sebagaimana dilaporkan Reuters,Sabtu (10/8/2019). Sebelumnya, 80 tanah longsor melanda negara bagian itu dalam dua hari.

Negara bagian tersebut berencana membuka pintu Bendungan Banasurasagar di Kabupaten Wayanad pada pukul 09.30 GMT (16.30 WIB), kata Kepala Menteri Pinarayi Vijayan selama satu taklimat di Kota Kochi. Pintu air bendungan itu dibuka sebagian pada Sabtu pagi untuk mengelola permukaan air dan menghindari kerusakan serius, kata seorang pejabat senior negara bagian kepada Reuters.

Siaga merah, atau prakiraan kondisi cuaca buruk dan curah hujan parah, telah dikeluarkan buat tujuh dari 14 kabupaten di negara bagian tersebut, kata Kepala Ruang Kendali Penanganan Bencana Negara Bagian Kerala pada Sabtu.

Tahun lalu, Kerala dilanda salah satu banjir paling parah dalam 100 tahun. Lebih dari 200 orang tewas dan lebih dari lima juta orang terpengaruh.



Sumber:Reuters, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS