Asap Karhutla, Malaysia Tidak Kirim Nota Protes
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Asap Karhutla, Malaysia Tidak Kirim Nota Protes

Jumat, 13 September 2019 | 15:15 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Malaysia menegaskan tidak mengirimkan nota protes kepada Pemerintah RI terkait asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Pihak Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Jumat (13/9/2019), menyatakan bahwa tidak ada nota protes yang dikirimkan kepada Indonesia, melainkan surat berisi tawaran bantuan untuk penanggulangan karhutla.

Sebelumnya Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar menyampaikan bahwa surat tersebut dikirim oleh Kementerian Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim kepada pemerintah Indonesia.

“Tidak ada surat protes, tetapi keinginan Malaysia untuk membantu menangani kabut asap,” kata Zainal di sela-sela Perayaan Peringatan Kemerdekaan Malaysia di Jakarta, seperti dilaporkan kantor berita Bernama, Kamis (12/9).

Tawaran Malaysia untuk membantu menangani kabut asap yang telah melintasi batas negara disampaikan oleh Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim (MESTECC) Malaysia Yeo Bee Yin dalam pernyataan yang diunggah di akun Facebook-nya, 10 September lalu.

Dia mengatakan sekarang ada kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk mengatasi kebakaran di wilayahnya.

Pada Senin pukul 16.00 sore dua lokasi di negara tersebut, yakni Kuching dan Sri Aman, diumumkan berada dalam kisaran yang sangat tidak sehat dari Indeks Pencemar Udara (API) sedangkan sembilan stasiun API lainnya di Sarawak dan Lembah Klang berada di kisaran yang tidak sehat.

Kuching dan Sri Aman masing-masing mencatat 248 pada API, sementara Samarahan (199), Sarikei (154), Sibu (127), Miri (111) di Sarawak serta Batu Muda (101), Cheras (107), Johan Setia ( 150), Putrajaya (103) dan Nilai (107) di Lembah Klang berada dalam kisaran tidak sehat.

Sebanyak 12 titik api terdeteksi di Sarawak, 426 di Kalimantan dan 350 di Sumatera.

“Karena itu urgensi sekarang bagi Indonesia untuk memadamkan api. Pemerintah siap menawarkan segala bentuk bantuan untuk membantu Indonesia memadamkan kebakaran di Kalimantan dan Sumatera, " katanya.

Saat menhadapi kebakaran hutan dan lahan pada 2005 lalu, Malaysia membantu dengan mengirimkan petugas pemadam kebakaran dalam jumlah yang relatif kecil ke Indonesia.

Indonesia awal bulan ini telah mengerahkan lebih dari 9.000 personel militer, polisi dan PMK untuk memadamkan kebakaran, setelah mengumumkan keadaan darurat di enam provinsi di pulau Sumatera dan Kalimantan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ungkapan Belasungkawa Dunia untuk Habibie Terus Mengalir

Ungkapan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, terus mengalir dari pemimpin dunia.

DUNIA | 13 September 2019

Dampak Kabut Asap, Malaysia Tuntut Indonesia Kirim Masker

Pemerintah Malaysia menuntut Indonesia mengirimkan masker wajah dan pasokan medis sebagai kompensasi atas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.

DUNIA | 13 September 2019

Polisi India Tangkap 4.000 Orang di Khasmir

Polisi India di wilayah Kashmir telah menangkap hampir 4.000 orang, sejak Pemerintah India membatalkan status khusus negara bagian itu, pada Agustus 2019.

DUNIA | 13 September 2019

Video Pertemuan Terakhir Habibie-Xanana Viral

Video pendek yang menunjukkan pertemuan terakhir Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, dengan Presiden Pertama Timor Leste, Xanana Gusmao, viral di media sosial.

DUNIA | 13 September 2019

Tiongkok-Kazakhstan Sepakati Kerja Sama Strategis Permanen

Tiongkok dan Kazakhstan menyepakati perjanjian kerja sama strategis yang komprehensif dan permanen.

DUNIA | 13 September 2019

Khawatir Kabut Asap, Mahathir Akan Surati Jokowi

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dikabarkan akan menyurati Presiden RI, Joko Widodo, untuk menyampaikan keprihatinannya terkait kabut asap.

DUNIA | 13 September 2019

Jepang akan Buang Limbah Radioaktif ke Samudra Pasifik

Air yang terkontaminasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima kemungkinan bakal dibuang ke laut, ruang penyimpanan akan habis pada 2022 mendatang

DUNIA | 13 September 2019

Militer AS Akan Terus Pukul Taliban

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat menyinggung soal Taliban di Afghanistan, saat pidato tragedi 11 September, di Pentagon.

DUNIA | 13 September 2019

Peringatan 11 September, Trump: AS Jadi Penentu Melawan Terorisme

Presiden Donald Trump, menyebut AS menjadi kekuatan dan penentu perang melawan terorisme di dunia, saat pidato mengenang 18 tahun tragedi 11 September

DUNIA | 13 September 2019

Otoritas Bahama Koreksi Jumlah Korban Hilang Badai Dorian

adan Manajemen Darurat Nasional (Nema) Bahama mengoreksi jumlah korban hilang akibat Badai Dorian pada Kamis (12/9).

DUNIA | 13 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS