Thailand Akan Izinkan Warga Tanam Ganja di Rumah
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Thailand Akan Izinkan Warga Tanam Ganja di Rumah

Jumat, 13 September 2019 | 20:44 WIB
Oleh : YUD

Bangkok, Beritasatu.com- Partai berkuasa Thailand, Bhumjaithai, mengusulkan rancangan aturan yang akan memperbolehkan warga menanam kurang lebih enam pot mariyuana di rumah.

Rancangan aturan itu diusulkan kurang dari satu tahun setelah Thailand melegalisasi penggunaan mariyuana untuk pengobatan dan penelitian.

Regulasi yang berlaku saat ini, penggunaan ganja buat rekreasi masih melanggar hukum dan pelakunya dapat didenda serta dipenjara lebih dari 10 tahun.

Anggota parlemen senior dari Partai Bhumjaithai, Supachai Jaisamut, mengatakan rancangan aturan itu akan mengizinkan warga Thailand menanam lebih dari enam pot mariyuana di rumah, Jumat (13/9/2019).

Supachai, anggota dewan yang mengawasi Kementerian Kesehatan, mengatakan hukum di Thailand masih menempatkan Cannabis atau tanaman ganja sebagai narkotika.

"Prinsipnya, aturan baru ini untuk pengobatan, Anda dapat memilikinya (mariyuana, red) untuk obat, tidak membakar dan menghisapnya sembarangan di jalan," kata Supachai.

Rancangan beleid itu juga akan memperbolehkan lembaga berlisensi untuk menjual ganja. Namun, penjualan mariyuana akan tetap dalam pengawasan agar pemakaiannya tidak melenceng dari tujuan pengobatan.

Rencananya, Plant-based Drug Institute akan diberi kewenangan untuk membeli, mengekstraksi, dan mengekspor cannabidiol (CBD), zat kimia yang terkandung di dalam tanaman ganja, terang Supachai.

Institut itu, menurut dia, mirip dengan lembaga yang ada di California, AS.

Ia mengatakan rancangan aturan itu dapat ditetapkan apabila didukung oleh pemerintah. Paling cepat, rancangan beleid dapat disahkan enam bulan setelah sidang parlemen kembali berlangsung pada November.

Usulan itu merupakan upaya Partai Bhumjaithai menempati janjinya saat masa kampanye pada pemilihan umum. Pendukung partai mengatakan rancangan beleid akan menjadi dasar hukum untuk mengembangkan industri mariyuana yang legal di Thailand.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand pada bulan ini menggelar lokakarya bisnis mariyuana sebagai upaya memfasilitasi tingginya minat masyarakat dan penanam modal terhadap ganja, khususnya setelah tanaman itu dilegalisasi pemakaiannya untuk pengobatan pada akhir 2018.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Asap Karhutla, Malaysia Tidak Kirim Nota Protes

Malaysia justru mengirimkan surat berisi tawaran bantuan untuk penanggulangan karhutla kepada Pemerintah Indonesia.

DUNIA | 13 September 2019

Ungkapan Belasungkawa Dunia untuk Habibie Terus Mengalir

Ungkapan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, terus mengalir dari pemimpin dunia.

DUNIA | 13 September 2019

Dampak Kabut Asap, Malaysia Tuntut Indonesia Kirim Masker

Pemerintah Malaysia menuntut Indonesia mengirimkan masker wajah dan pasokan medis sebagai kompensasi atas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.

DUNIA | 13 September 2019

Polisi India Tangkap 4.000 Orang di Khasmir

Polisi India di wilayah Kashmir telah menangkap hampir 4.000 orang, sejak Pemerintah India membatalkan status khusus negara bagian itu, pada Agustus 2019.

DUNIA | 13 September 2019

Video Pertemuan Terakhir Habibie-Xanana Viral

Video pendek yang menunjukkan pertemuan terakhir Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, dengan Presiden Pertama Timor Leste, Xanana Gusmao, viral di media sosial.

DUNIA | 13 September 2019

Tiongkok-Kazakhstan Sepakati Kerja Sama Strategis Permanen

Tiongkok dan Kazakhstan menyepakati perjanjian kerja sama strategis yang komprehensif dan permanen.

DUNIA | 13 September 2019

Khawatir Kabut Asap, Mahathir Akan Surati Jokowi

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dikabarkan akan menyurati Presiden RI, Joko Widodo, untuk menyampaikan keprihatinannya terkait kabut asap.

DUNIA | 13 September 2019

Jepang akan Buang Limbah Radioaktif ke Samudra Pasifik

Air yang terkontaminasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima kemungkinan bakal dibuang ke laut, ruang penyimpanan akan habis pada 2022 mendatang

DUNIA | 13 September 2019

Militer AS Akan Terus Pukul Taliban

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat menyinggung soal Taliban di Afghanistan, saat pidato tragedi 11 September, di Pentagon.

DUNIA | 13 September 2019

Peringatan 11 September, Trump: AS Jadi Penentu Melawan Terorisme

Presiden Donald Trump, menyebut AS menjadi kekuatan dan penentu perang melawan terorisme di dunia, saat pidato mengenang 18 tahun tragedi 11 September

DUNIA | 13 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS