Polri Sebut Suporter Indonesia Jadi Tersangka Terorisme di Malaysia
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Polri Sebut Suporter Indonesia Jadi Tersangka Terorisme di Malaysia

Jumat, 22 November 2019 | 16:44 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Mabes Polri angkat bicara soal tiga suporter Indonesia yang ditahan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) dengan tuduhan terorisme. Mereka dipastikan tidak terkait jaringan teror di Tanah Air tapi sudah jadi tersangka di sana.

“Informasi awal dilakukan penahanan karena berkaitan dengan terorisme. Perlu saya jelaskan di sini, bahwa setelah kami komunikasi dengan liasion officer (LO) Polri di Malaysia memang ketiganya benar diamankan oleh polisi Malaysia,” kata Karo Penmas Brigjen Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca juga:Tumbang di Malaysia, Indonesia Tetap Juru Kunci

Peristiwanya pada tanggal 19 November kemarin. Saat itu ada pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Baca juga:Polri: Suporter Indonesia Luka Kena Senjata Tajam

“Yang bersangkutan digeledah tasnya dan kemudian dilihat handphone-nya. Pada saat handphone-nya itu dilihat, di sana ada salah satu tersangka ini sudah menghapus (akun) Facebook,” sambungnya.

Baca juga:1.400 Polisi Kawal Pertandingan Bola Malaysia-Indonesia

Pihak Malaysia mempermasalahkan hal ini dan dikiranya ada kaitannya dengan jaringan terorisme di sana. Mereka adalah adalah Andreas Setiawan, Iyan Ptada Wibowo, dan Rifki Chorudin yang berasal dari Bali.

Salah satu dari mereka diduga memosting soal membawa bom yang kemudian dihapus dan akhirnya menjadi masalah dengan PDRM. Saat ini Polri masih berkomunikasi dengan pihak PDRM terkait posisi kasus seperti apa dan akan disampaikan berikutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mantan Gubernur Inggris untuk Hong Kong Kecam Tiongkok

Mantan Gubernur Inggris untuk Hong Kong, Chris Patten, mengecam Tiongkok terkait ancaman terhadap demonstran pro-demokrasi di negara otonomi tersebut.

DUNIA | 22 November 2019

Hari Kedua Kunjungan, Paus Bertemu Raja Thailand

Paus Fransiskus pada hari kedua kunjungannya ke Thailand, Kamis (21/11/2019), bertemu secara pribadi dengan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn.

DUNIA | 22 November 2019

Tiongkok: Jangan Tergiur Tawaran Pekerjaan di Malaysia

Kedutaan Besar (Kedubes) Tiongkok mengeluarkan peringatan di situsnya, berisi desakan agar warga Tiongkok tidak termakan janji mendapat pekerjaan di Malaysia.

DUNIA | 22 November 2019

Tiongkok Desak Trump Veto Dua RUU Terkait Hong Kong

Tiongkok mendesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memveto dua RUU dari DPR AS yang diduga mendukung gerakan demonstrasi di Hong Kong.

DUNIA | 22 November 2019

Yunani Akan Tutup Tiga Kamp Migran Terbesar

Yunani akan menutup tiga kamp migran terbesar di pulau-pulau yang menghadap Turki, karena terlalu padat dan minim fasilitas.

DUNIA | 22 November 2019

Paus Kecam Eksploitasi Perempuan dan Anak di Thailand

Paus Fransiskus lewat homilinya di Bangkok, mengecam eksploitasi perempuan dan anak-anak untuk pelacuran di Thailand.

DUNIA | 22 November 2019

Kejahatan Internet, Malaysia Tangkap 700 Warga Tiongkok

Otoritas Malaysia menangkap hampir 700 warga Tiongkok yang diduga menjadi anggota sindikat cyber crime (kejahatan internet).

DUNIA | 22 November 2019

Jokowi Akan Hadiri KTT Peringatan ASEAN-Korea Selatan

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan ke-30 ASEAN-Korea Selatan (ASEAN-ROK Commemorative Summit) akan digelar pada 25-26 November 2019 di Busan, Korsel.

DUNIA | 21 November 2019

Diancam Trump Soal Tarif, Pejabat Tiongkok Bungkam

Pejabat Tiongkok memilih bungkam terkait ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tentang rencana kenaikan tarif terhadap barang impor asal Tiongkok.

DUNIA | 21 November 2019

Presiden Rouhani: Iran Kalahkan Konspirasi Musuh

Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan rakyatnya telah mengalahkan "konspirasi musuh" di belakang gelombang protes jalanan yang keras.

DUNIA | 21 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS