Suporter Indonesia di Malaysia Akhirnya Dipulangkan
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Suporter Indonesia di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

Jumat, 29 November 2019 | 16:56 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri memastikan tiga orang warga negara Indonesia (WNI) suporter bola yang sempat ditangkap dan ditahan di Malaysia akhirnya dilepas. Sangkaan kepada mereka dicabut.

“Suporter Indonesia di Malaysia yang sempat ditahan atas nama Andreas Setiawan, atas kerja sama KBRI dan atase Polri di Malaysia dengan PDRM, dia telah dibebaskan dan telah pulang ke Jakarta,” kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jumat (29/11/2019).

Itu setelah PDRM melakukan pemeriksaan mendalam termasuk ponsel yang dilakukan secara forensik hasilnya tidak ditemukan indikasi sebagaimana tuduhan sebelumnya dimana dia telah menyebarkan ancaman teror melalui alat komunikasi miliknya.

“Dari pemeriksaan itu PDRM membebaskan persangkaan terhadap Andreas,” imbuhnya. Dua rekan Andreas telah lebih dulu dilepas.

Sebelumnya ketiganya ditangkap saat pertandingan kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, antara Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia.

Mereka disangka mengunggah ancaman soal adanya bom dalam acara itu melalui medsos. Tak ayal mereka pun sempat ditangkap dan kini dilepas itu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

AS Bantah Intervensi Demonstrasi di Iran

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, membantah negaranya melakukan intervensi dalam aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Iran.

DUNIA | 28 November 2019

DPR AS Peringatkan Trump Jangan Komplain

DPR Amerika Serikat memperingatkan Presiden Donald Trump, agar tidak komplain, jika menolak menghadiri sidang penyelidikan pemakzulan terhadapnya.

DUNIA | 28 November 2019

Polisi Pulihkan Universitas Politeknik Hong Kong

Polisi Hong Kong mengirim tim untuk melakukan pembersihan di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) yang menjadi basis demonstran pro-demokrasi pekan lalu.

DUNIA | 28 November 2019

Trump Tandatangani UU Dukung Pro-Demokrasi Hong Kong

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menandatangani dua Rancangan Undang-Undang (RUU) yang mendukung gerakan pro-demokrasi Hong Kong.

DUNIA | 28 November 2019

Gempa Albania, 2.500 Jiwa Kehilangan Rumah

Sebanyak 2.500 warga kehilangan rumah akibat gempa berkekuatan 6,4 magnitudo yang mengguncang Albania, pada Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 28 November 2019

Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM di Iran, 731 Bank Dibakar

Demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Iran sejak 15 November 2019, telah membuat 731 bank dan 140 kantor pemerintah dibakar.

DUNIA | 28 November 2019

London Cabut Izin Operasi Uber

Perusahaan jasa transportasi daring, Uber tidak akan diberikan lisensi baru untuk beroperasi di London, Inggris.

DUNIA | 28 November 2019

14 Jam Terkubur, Seorang Korban Gempa di Albania Ditemukan Hidup

Seorang perempuan dievakuasi hidup-hidup, setelah 14 jam terkubur di bawah puing bangunan enam lantai, yang runtuh akibat gempa di Albania, Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 27 November 2019

Inggris Akan Terima 42 Kontainer Sampah dari Malaysia

Inggris akan menerima kembali 42 kontainer berisi sampah plastik yang dikirimkan secara ilegal ke Malaysia.

DUNIA | 27 November 2019

Telan 7 Kg Sampah Plastik, Seekor Rusa Thailand Mati

Seekor rusa liar ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Provinsi Nan, Thailand, setelah menelan 7 kilogram sampah plastik, pada Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 27 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS