Presiden Optimistis Indonesia Mampu Ekspor Produk Petrokimia
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Presiden Optimistis Indonesia Mampu Ekspor Produk Petrokimia

Jumat, 6 Desember 2019 | 13:49 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo optimistis bahwa Indonesia akan menjadi salah satu negara pengekspor produk petrokimia dalam waktu empat tahun melihat gencarnya investasi di sektor ini.

“Feeling saya mengatakan, empat atau lima tahun lagi kita sudah tidak mengimpor petrokimia lagi dan justru kita ekspor,” kata Jokowi saat meresmikan pabrik baru PT Chandra Asri Petrochemical di Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019).

Optimisme tersebut disampaikan mengingat rencana PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) yang akan mengembangkan kompleks petrokimia tahap II di Cilegon, Banten, dengan nilai investasi mencapai Rp 60 triliun-Rp 80 triliun.

Pembangunan kompleks petrokimia tersebut akan dilaksanakan pada periode 2019 hingga 2024, yang akan menambah kapasitas produksi petrokimia Chandra Asri menjadi delapan juta ton per tahun.

Terkait hal tersebut, Jokowi meminta agar pengoperasian kompleks selesai dibangun bukan hanya empat tahun, melainkan dua tahun.

“Kalau bisa jangan empat atau lima tahun, tapi dua atau tiga tahun selesai dibangun,” ungkap Jokowi.

Jokowi mendorong hal itu mengingat neraca perdagangan untuk seluruh produk petrokimia mengalami defisit sebesar Rp 193 triliun pada 2018. Hal ini menjadi fokus pemerintah, sehingga berbagai insentif, di antaranya tax holiday terus digulirkan agar investasi sektor petrokimia masuk ke Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur CAP Erwin Ciputra berharap pabrik yang ia bangun dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor Indonesia atas produk petrokimia.

“Kami berharap pabrik petrokimia CAP ini dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bangun Pabrik Baru, Chandra Asri Hemat Devisa Rp 8 T

Chandra Asri turut menghemat devisa negara hingga Rp 8 triliun dengan mendirikan pabrik baru senilai Rp 5,7 triliun yang memproduksi polyethylene di Cilegon.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Turun Tipis, Cadev November Tercatat US$ 126,6 Miliar

Posisi cadangan devisa setara dengan pembiayaan 7,5 bulan impor atau 7,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

EKONOMI | 6 Desember 2019

PSI Apresiasi Erick Thohir Copot Dirut Garuda

Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Dirut Garuda dipuji berbagai kalangan, termasuk PSI.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Ini 10 Orang Terkaya di RI Versi Forbes

Hartono bersaudara (Budi dan Michael Hartono) masih menduduki posisi orang terkaya RI selama 11 tahun berturut-turut dengan total aset mencapai US$ 37,3 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.000

Rupiah berada di level Rp 14.033,5 per dolar AS atau terapresiasi 34,5 poin (0,25 persen).

EKONOMI | 6 Desember 2019

Di Bawah Tekanan Jual Investor Asing, IHSG Mampu Menguat

IHSG menguat 0,18 persen ke kisaran 6.162,94.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Kemhub Jatuhkan Sanksi Denda ke Garuda Indonesia

Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan denda kepada Garuda Indonesia karena pelanggaran aturan yang memasukkan kargo ke pesawat dan tidak dilakukan pencatatan

EKONOMI | 6 Desember 2019

Cegah Penyimpangan, Kementerian BUMN Fokus Perkuat Peran Komisaris

Peran komisaris dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

EKONOMI | 6 Desember 2019

IPO Terbesar di Dunia, Saudi Aramco Salip Microsoft dan Apple

Saudi Aramco menyalip Microsoft Corp dan Apple Inc sebagai perusahaan terbuka terbesar di dunia.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Direktur Keuangan Ditunjuk Jadi Pelaksana Tugas Dirut Garuda

Menhub menyebut bahwa Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Fuad Rizal ditunjuk jadi Pelaksana Tugas Direktur Utama.

EKONOMI | 6 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS