291 Rumah Sakit Telah Ajukan Klaim Layanan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.52)   |   COMPOSITE 5652.76 (47.4)   |   DBX 1032.04 (1.65)   |   I-GRADE 164.451 (1.73)   |   IDX30 490.95 (3.32)   |   IDX80 128.766 (0.96)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.39)   |   IDXG30 133.521 (0.64)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.58)   |   IDXQ30 142.408 (1.31)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.47)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.9)   |   IDXV30 120.747 (2.12)   |   INFOBANK15 969.323 (7.84)   |   Investor33 424.184 (2.69)   |   ISSI 165.497 (1.5)   |   JII 607.992 (4.51)   |   JII70 207.954 (1.89)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.34)   |   LQ45 901.663 (6.18)   |   MBX 1571.94 (14.72)   |   MNC36 316.426 (2.3)   |   PEFINDO25 300.975 (8.49)   |   SMInfra18 283.853 (1.55)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.43)   |  

291 Rumah Sakit Telah Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 | 18:26 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - BPJS Kesehatan mencatat hingga saat ini sebanyak 291 rumah sakit yang memberikan layanan Covid-19 telah mengajukan klaim kepada Kementerian Kesehatan dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan melalui kantor cabang di berbagai daerah. Beberapa klaim di antaranya sudah diverifikasi oleh BPJS Kesehatan dan diajukan ke Kementerian Kesehatan untuk diproses lebih lanjut.

Update Covid-19: Bertambah 678, Kasus Positif di Indonesia Jadi 25.216

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, mengatakan, dalam hal pembiayaan Covid-19, BPJS Kesehatan mendapat tugas khusus dari pemerintah untuk memverifikasi klaim pelayanan kesehatan rumah sakit terkait penanganan penyakit Covid-19. Saat ini, BPJS Kesehatan menjalankan proses verifikasi tersebut secara bertahap sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan, yaitu tujuh hari kerja.

“Sampai dengan 27 Mei 2020, terdapat 291 RS yang telah mengajukan klaim khusus untuk kasus Covid-19 di Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Beberapa klaim yang diajukan oleh RS telah diverifikasi dan diajukan ke Kementerian Kesehatan untuk diproses lebih lanjut,” kata Iqbal, Jumat (29/5/2020).

86 Juta Anak Terancam Miskin Akibat Dampak Covid-19

Menurut Iqbal, setelah melakukan verifikasi, BPJS Kesehatan akan menerbitkan Berita Acara Verifikasi pembayaran tagihan klaim pelayanan kepada Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, Kementerian Kesehatan akan membayarkan klaim kepada rumah sakit setelah dikurangi uang muka yang telah diberikan sebelumnya.

Menurut Kepmenkes 238 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Kementerian Kesehatan membayarkan uang muka sebesar 50% dari total klaim kepada rumah sakit pada awal pengajuan klaim tanpa menunggu verifikasi BPJS. Setelah BPJS melakukan verifikasi dan menyerahkan berita acara hasil verifikasi tersebut, Kementerian Kesehatan baru membayarkan sisanya.

“Biaya klaim akan ditransfer ke rekening rumah sakit oleh Kementerian Kesehatan dalam kurun waktu tiga hari kerja,” kata Iqbal.

Pemeriksaan SIKM Berlaku hingga Status Bencana Nasional Covid-19 Dicabut

Pembiayaan klaim pasien Covid-19 ini menurut Iqbal berasal dari daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau sumber dana lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Iqbal juga mengingatkan bahwa masa kedaluwarsa klaim adalah tiga bulan setelah status pandemi Covid-19 dicabut oleh pemerintah. Untuk itu, diharapkan rumah sakit dapat menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan dengan lengkap agar proses pengajuan klaim berjalan lancar.

“Berkas klaim pasien Covid-19 yang dapat diajukan adalah yang dirawat sejak tanggal 28 Januari 2020. Berkas-berkas pendukung verifikasi ini harus diajukan dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Claim INA CBGs,” kata Iqbal.

Adapun kriteria pasien yang dapat diklaim biaya perawatannya adalah pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP). Khusus yang ODP adalah berusia di atas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit penyerta, dan usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit penyerta. Pembiayaan Covid ini diberikan baik kepada WNI ataupun WNA yang dirawat di rumah sakit di wilayah Indonesia.

Dihubungi terpisah, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Brigjen Alexander Ginting mengatakan, rumah sakit yang mengajukan klaim pelayanan pasien Covid-19 untuk bulan Maret dan April sudah dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan. Namun Alexander tidak menyebut detail berapa nilai klaim yang telah dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan kepada rumah sakit tersebut .

“Ada rumah sakit yang sudah sesuai klaim, ada yang dipanjar karena lengkap administrasinya. Ada yang sedang proses berkas klaim baru diajukan dan dilengkapi. Tapi pada prinsipnya rumah sakit yang ditunjuk merawat pasien Covid untuk pelayanan Maret dan April sudah dibayarkan,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Proyek Strategis Nasional Akan Serap 19 Juta Tenaga Kerja

PSN mulai tahun 2020 hingga 2024.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi

Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan kembali pabriknya mulai 26 Mei 2020.

EKONOMI | 29 Mei 2020

DPR dan Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

DPR RI kunjungi Kadin Indonesia bahas kebijakan New Normal.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Juni, Pemerintah Akan Resmikan 4 Ruas Jalan Tol

Keempat ruas jalan tol tersebut adalah Banda Aceh-Sigli seksi IV, Pekanbaru-Dumai, Balikpapan-Samarinda, dan salah satu bagian di ruas Tol Manado-Bitung.

EKONOMI | 29 Mei 2020

New Normal, KAI akan Wajibkan Penumpang Gunakan Face Shield

Penumpang juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Ini Daftar Saham Teraktif

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan frekuensi 60.787 kali.

EKONOMI | 29 Mei 2020

OJK Siapkan Stimulus Lanjutan Bagi Industri Non-Bank

Kebijakan ini tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen dan menjaga kualitas pinjaman kepada nasabah usaha mikro.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Jaga Kondisi Likuiditas, LPS Turunkan Bunga Penjaminan 0,25%

Bunga penjaminan untuk simpanan rupiah menjadi 5,5% dan valas 1,5% untuk kategori bank umum, dan untuk simpanan rupiah di BPR menjadi 8%.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Kapitalisasi BBRI Pimpin Jajaran Market Cap Terbesar

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp 220 (8,0 persen) mencapai Rp 2.950 dengan kapitalisasi pasar Rp 360,2 triliun.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Terbaik di Asia, Rupiah Ditutup Menguat 105 Poin

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.610- Rp 14.726 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS