Kupedes Bangkit, Upaya BRI Selamatkan UMKM
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kupedes Bangkit, Upaya BRI Selamatkan UMKM

Kamis, 6 Agustus 2020 | 19:23 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Serangkaian upaya yang telah dilakukan Pemerintah dalam kaitannya penyelamatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlahan mulai memberikan efek positif. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa saat ini aktivitas ekonomi di sentra-sentra UMKM sudah mulai menggeliat kembali sehingga perlu dukungan agar terjadi akselerasi recovery aktivitas bisnisnya.

Salah satu indikator menggeliatnya UMKM yakni restrukturisasi kredit yang dilakukan BRI di bulan Juni mulai melandai dibandingkan bulan April dan Mei. “Sebagai gambaran, di bulan April dan Mei yang lalu fokus aktivitas tenaga pemasar mikro BRI yakni 80% restrukturisasi kredit dan sisanya sebesar 20% ekspansi kredit. Memasuki bulan Juni, kondisinya mulai berbalik menjadi 76% ekspansi kredit dan restrukturisasi kredit hanya sebesar 24%,” urai Supari melalui keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh pelaku UMKM membuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pun menjadi kencang kembali. Hingga Semester I 2020 BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 56 triliun kepada 2 juta nasabah, dimana 59,3% diantaranya disalurkan ke sektor produksi. Angka ini setara dengan 47% dari target penyaluran KUR yang di-break down oleh pemerintah kepada BRI di tahun 2020 sebesar Rp 120,2 triliun.

“Penyaluran KUR BRI saat ini sudah on track dan kami optimistis mampu memenuhi target dari pemerintah,” imbuh Supari.

Yang terbaru perseroan meluncurkan skema pinjaman baru yang diberi nama “Kupedes Bangkit”. Produk ini dirancang dengan tujuan untuk membantu nasabah mikro existing BRI yang tengah mengalami penurunan usaha dan membutuhkan modal kerja tambahan guna menghadapi transisi menuju new normal.

Kupedes Bangkit merupakan Kupedes dengan fitur khusus yaitu pemberian grace period pembayaran pokok selama 6 (enam) bulan pertama, sehingga nasabah cukup membayar bunganya saja. Tujuan diberikannya grace period agar debitur dapat mengoptimalkan tambahan modal untuk fokus meningkatkan kembali kapasitas usahanya.Selain itu, untuk semakin meringankan beban para pelaku UMKM, Kupedes Bangkit bebas provisi dan administrasi.

Manfaat mengoptimalkan tambahan modal usaha dari Kupedes Bangkit telah dirasakan oleh salah seorang pelaku usaha mikro di Semarang, Jawa Tengah. Adalah Misyanti, ibu dari dua orang anak, asal Kelurahan Bringin, Ngalian, Kota Semarang, yang menjalankan usaha berdagang gas LPG dan air isi ulang, bersama suaminya.

Karena membutuhkan dana untuk tambahan modal usaha, Misyanti akhirnya menghubungi salah seorang petugas Bank BRI. Dia menanyakan apakah ada program dari Bank BRI yang menyediakan pinjaman untuk tambahan modal. “Alhamdulillah saya dapat (pinjaman) itu dari Kupedes Bangkit,” ungkap Misyanti.

Dari Kupedes Bangkit, Misyanti mendapatkan tambahan modal untuk terus memutar roda ekonomi usahanya. Misyanti bahkan mendapat keringanan berupa pembayaran bunga pinjaman saja selama 6 bulan.

Melalui program ini, Misyanti merasa sangat terbantu di masa sulit seperti saat ini. Semua biaya yang perlu dikeluarkan untuk usahanya dapat terbayarkan, dan bahkan dirinya bisa menambah usaha baru untuk terus bertahan di tengah pandemi Covid-19.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

AP II Siapkan Diskon Tarif untuk Maskapai

Pemberian diskon diharapkan dapat meringankan beban maskapai di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Kadin: 85,42% Pelaku UMKM Hanya Mampu Bertahan Setahun

Sebanyak 85,42 persen pelaku UMKM dinilai hanya mampu bertahan setahun.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Youtap Dorong Ekosistem Sehat Konsumen dan Pelaku Usaha

Youtap Indonesia membangun ekosistem antara pelaku usaha dan pelanggan melalui program InHome Delivery and Order.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

OJK Minta BPK Kawal Pelaksanaan Program PEN

OJK kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Pengenaan Pajak Digital Dinilai Ciptakan Perlakuan Setara

Potensi pajak digital untuk pendapatan negara dinilai cukup besar.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Strategi BKPM Menggaet Investasi di Tengah Pandemi

BKPM akan mengoptimalkan investasi dari PMDN.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Perbaiki Ekonomi, RI Perlu Tiru Tiongkok dan Vietnam

Pandemi virus corona atau Covid-19 dinilai hanya konfirmasi akan rapuhnya strategi dan kebijakan ekonomi selama ini.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Federasi Serikat Pekerja BUMN Optimistis Ekononi Indonesia Bisa Bangkit di Tengah Pandemi

Terlepas dari perlambatan ekonomi, kinerja sektoral di bulan Juni menuju ke arah membaik pada sektor-sektor utama.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Akademisi Pertanyakan Tudingan Pengangkatan Direksi dan Komisaris BUMN Inskonstitusional

I Wayan Suka Wirawan menyatakan tudingan pengangkatan Direksi dan Komisaris BUMN pada era Menteri BUMN Erick Thohir inkonstitusional, patut dipertanyakan.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Tambah Jam Operasional, Lalu Lintas Penumpang AP I Tumbuh 110%

AP I juga mencatat lalu lintas kargo pada Juli 2020 tumbuh 19,1 persen.

EKONOMI | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS