Penjaminan KUR Asuransi Kredit Indonesia Sentuh Rp 60,4 T
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Penjaminan KUR Asuransi Kredit Indonesia Sentuh Rp 60,4 T

Kamis, 17 September 2020 | 12:30 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Asuransi Kredit Indonesia (Persero) mengatakan bahwa perusahaan terus mendorong peningkatan penjaminan kredit KUR untuk UMKM dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19. Dalam webinar, Kamis (17/9/2020) Direktur Utama Askrindo Dedi Sunardi menyampaikan bahwa Askrindo mendapatkan tiga tugas dari pemerintah terkait PEN.

Ketiga tersebut adalah melakukan penjaminan kredit terhadap usaha super mikro yang belum bankable, penjaminan terhadap program KUR, dan kredit modal kerja bagi pelaku usaha yang sudah meningkatkan skala usaha dengan penjaminan antara Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar.

Hingga Agustus 2020, Askrindo juga mencatatkan volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 60,4 triliun. Dedi mengatakan nilai tersebut mencapai 76,55% dari realisasi volume penjaminan tahun lalu yakni Rp78,9 triliun.

"PEN baru jalan sejak Juli lalu dan sampai 16 September 2020 ini kami sudah menyalurkan 20,7 juta penerima KUR, kalau mereka memperkerjakan satu sampai dua orang maka ada 40,5 juta tenaga kerja yang dijamin kredit usahanya oleh Askrindo," kata Dedi. "Capaian penjaminan KUR sampai Agustus Rp 60,4 triliun dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 3 triliun."

Angka-angka tersebut membuat Dedi merasa optimistis dengan target penjaminan tahun ini dapat mencapai target. Apalagi Askrindo menjalin kerja sama dengan perbankan yang kian agresif menyalurkan KUR kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sementara untuk KUR supermikro BRI sampai 14 September, Askrindo telah memberikan penjaminan kepada 8.987 debitur dengan total plafon sebesar Rp 76 miliar yang terdiri atas 7.677 debitur kredit modal kerja dengan plafon kredit sebesar Rp 68 miliar, serta 1.310 debitur kredit investasi dengan plafon sebesar Rp 11,4 miliar. Dedi mengungkapkan pertumbuhan volume penjaminan dan outstanding KUR yang terus meningkat.

"KUR kita dimulai sejak 2007, volume penjaminan hanya Rp 27 miliar, pada 2019 sudah Rp 78,9 triliun, jadi dari 2007 sampai 2019 kita hitung pertumbuhannya setiap tahun rata-rata 94 persen," lanjut Dedi.

Begitu pula dengan outstanding penjaminan yang mengalami pertumbuhan rata-rata 89 persen per tahun. Dedi menyebut bahwa outstanding penjaminan Askrindo pada 2007 hanya sebesar Rp 8,7 triliun dan meningkat menjadi Rp 96,2 triliun pada 2019. Sementara itu data hingga Agustus tahun ini telah mencapai Rp 109,6 triliun.

"Ini luar biasa, artinya masyarakat sudah menerima kesempatan memperoleh dari perbankan dan perbankan sangat dibantu karena ada kami yang jamin," tegas Dedi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hingga Agustus 2020, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 11,24 Triliun

Kontrak baru induk perseroan menyumbang porsi 84 persen dan anak perusahaan sebesar 16 persen.

EKONOMI | 17 September 2020

Telkom Wujudkan Digitalisasi UMKM Hingga Pelosok

mendorong pelaku UMKM untuk tetap mampu bertahan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital

EKONOMI | 17 September 2020

Percepat Ekonomi Nasional, Kolaborasi BUMN dan NU Jadi Langkah Tepat

Upaya dari Erick Thohir menggandeng NU untuk percepatan pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 diapresiasi.

EKONOMI | 17 September 2020

Kepala BPHN: Masuknya Investasi Terhambat Tembok Regulasi

Omnibus Law menjadi salah satu metode yang dipilih pemerintah untuk melakukan reformasi hukum dalam penataan perundang-undangan.

EKONOMI | 17 September 2020

BCA Kembangkan Fitur Digital Banking

BCA memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi finansial.

EKONOMI | 17 September 2020

PLN Raih 3 Penghargaan

BUMN merupakan ujung tombak yang membantu pemerintah dalam menghadapi Covid-19.

EKONOMI | 16 September 2020

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Tertekan Siang Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.795-Rp 14.858 per dolar AS.

EKONOMI | 17 September 2020

Bursa Asia Pasifik Siang Ini di Zona Merah

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 32,5 poin (0,99 persen) mencapai 3.251.

EKONOMI | 17 September 2020

Dharma Satya Uji Coba Produksi Pabrik BIO-CNG di Kaltim

Fasilitas Bio-CNG Plant yang akan menghasilkan listrik 1,2 megawatt (MW) serta gas biometana dengan kapasitas 280 m3 per jam.

EKONOMI | 17 September 2020

Sesi Siang, IHSG Turun 11 Poin ke 5.047

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 51.488 miliar saham senilai Rp 3,182 triliun.

EKONOMI | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS