Pemerintah Optimistis Target Realisasi PEN Capai 100% Desember 2020
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Pemerintah Optimistis Target Realisasi PEN Capai 100% Desember 2020

Rabu, 30 September 2020 | 20:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah optimistis realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercapai 100 persen pada akhir tahun ini. Hingga akhir September 2020 ini atau akhir Kuartal III/2020, Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi KPCPEN (Satgas PEN) telah merealisasikan penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional melebihi target Rp 100 triliun.

Serta terus mendorong akselerasi penyerapan mencapai 100 persen pada Desember 2020, untuk menjaga pergerakan dan ketahanan ekonomi di masyarakat dan mendukung pergerakan angka pertumbuhan ekonomi nasional semakin membaik.

Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin mengatakan secara khusus pada sektor UMKM yang berperan besar pada pengembangan ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sudah direalisasikan program penempatan dana sebesar Rp 59 triliun untuk sumber dana penyaluran kredit UMKM di Indonesia.

Sementara itu, Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif, berhasil direalisasikan Rp 16 triliun kepada 6,6 juta penerima manfaat dalam bentuk hibah, menjadi modal awal bagi pengusaha mikro untuk bisa menggulirkan usahanya. Satgas PEN juga telah menyalurkan program subsidi bunga kredit mikro kepada 7,67 juta debitur UMKM.

Berikut, pada sektor Kementerian/Lembaga yang mengkhususkan pada program padat karya, sudah direalisasikan Rp 12,76 triliun kepada sekitar 1,97 juta tenaga kerja.

"Terimakasih dukungannya selama ini, saya berharap Rp 130 triliun lebih yang kita realisasikan dalam kuartal ketiga ini bisa bermanfaat maksimal untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi kita di kuartal ketiga. Mudah-mudahan lebih baik dibandingkan negatif lima persen di kuartal kedua," kata Budi Gunadi Sadikin saat menggelar konferensi pers secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan terjadi percepatan penyerapan anggaran yang sangat signifikan untuk program pemulihan ekonomi nasional.

“Tren realisasi positif terlihat, jika Juni ke Juli PEN terealisasi Rp2 triliun hingga Rp 3,05 triliun, Juli ke Agustus Rp 63,93 triliun dan Agustus ke September realisasi mencapai Rp 93,02 triliun,” kata Suahasil Nazara.

Selanjutnya, Suahasil mengungkapkan realisasi sektor kesehatan sudah mencapai 24,9 persen atau Rp 21,79 triliun dari Pagu Rp 87,55 triliun.

"Kita tetap memastikan pagu ini akan terserap dan cukup tersedia bahkan untuk penanganan dan pengadaan vaksin, kita menyiapkan anggaran untuk itu," jelas Suahasil Nazara.

Sedangkan sektor insentif usaha, realisasinya mencapai 22,9 persen atau Rp 27,61 triliun dari Pagu Rp 120,61 triliun.

Untuk pengadaan vaksin, Suahasil menerangkan pemerintah tidak sekedar membeli tetapi juga melakukan vaksinasi ke seluruh Indonesia. Sehingga ini akan menjadi tanggung jawab lintas sektoral.

Menurutnya, Pemerintah terus memastikan pemulihan ekonomi. Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi berkontraksi minus 5,3 persen. Namun sudah ada proses pemulihan ekonomi dan terus menguat pada Agustus dan diharapkan terus menguat pada September ini agar kontraksinya lebih kecil. Kontraksi ekonomi Indonesia secara grafiknya lebih baik dari negara-negara lain di dunia.

Indeks Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia meningkat ke level 50,8, sebelumnya di bulan Juli itu 46,9, menunjukkan dunia usaha sudah mulai melakukan ekspansi. Indeks lainnya seperti indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan retail, penjualan mobil, konsumsi listrik sudah terlihat membaik.

"Ini semua sangat tergantung pada pemulihan kesehatan dan penanganan Covid-19. Kita tetap melakukan pemantauan perekonomian dan melewati fase ini dengan baik meskipun tantangan ketidakpastian tetap ada. Kita terus memperbaiki penanganan Covid-19 dan dukungan anggaran pemerintah kepada perekonomian," terang Suahasil Nazara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Dorong Pembangunan Hunian TOD di Jabodetabek

Pembangunan hunian TOD di kawasan Jabodetabek dinilai mampu mengoptimalkan penggunaan lahan.

EKONOMI | 30 September 2020

Pandemi Covid-19 Momentum Fintech Lending Optimalkan Peran

Fintech lending telah menjadi mitra pendanaan masyarakat yang mayoritas belum dapat mengakses layanan keuangan seperti perbankan dan pembiayaan.

EKONOMI | 30 September 2020

Bisnis di Indonesia Peringkat Ketiga Kesiapan Digital di Asia Tenggara

Dalam hal kesiapan digital, sekitar 26% perusahaan di Indonesia sudah memiliki strategi yang jelas. Posisi teratas di Asia Tenggara adalah Singapura (45%).

EKONOMI | 30 September 2020

Kini Pecahan Uang Rp 75.000 Bisa Didapatkan di Seluruh Bank

Kini BI membuka kesempatan seluasnya bagi seluruh bank untuk menjadi agen penghimpun/koordinator pooling pendaftar penukaran UPK 75 RI.

EKONOMI | 30 September 2020

Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Capai 55%

Secara keseluruhan proyek pengembangan bandara senilai Rp2,6 triliun ini ditargetkan dapat selesai pada Oktober 2021.

EKONOMI | 30 September 2020

Apindo: Mogok Nasional Ilegal dan Langgar Protokol Covid-19

Menurut Kepmenakertrans No. 232/2003, mogok kerja yang dilakukan bukan akibat gagalnya perundingan, maka mogok kerja tersebut tidak sah.

EKONOMI | 30 September 2020

Realisasi Anggaran PC-PEN 43,8%

Realisasi anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) telah mencapai Rp 304,62 triliun, atau 43,8% dari pagu Rp 695,2 triliun.

EKONOMI | 30 September 2020

GBG Prediksi Money Mule Meningkat di Indonesia

Money mule dinilai sebagai tipe fraud terbesar kedua yang memiliki dampak signifikan kepada institusi finansial di Indonesia.

EKONOMI | 30 September 2020

Pengerjaan MRT Fase 2A Ditargetkan Selesai 2026

Untuk segmen Thamrin-Monas ditargetkan pengerjaannya selesai pada Maret 2025 dan segmen Harmoni-Kota diproyeksikan rampung pada Maret 2026.

EKONOMI | 30 September 2020

Dengarkan Keluhan UMKM, Jokowi: Usahakan Bertahan Meski Keuntungan Kecil

"Kalau sudah tutup, waduh untuk memulai lagi tidak mudah. Karena mungkin akan diisi oleh kompetisi yang lain, pesaing yang lain. Jadi hati-hati," kata Jokowi.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS