Bio Farma Kandidat Produsen Vaksin Covid-19 Dunia, Pengamat: Momentum Perkuat Holding Farmasi BUMN
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Bio Farma Kandidat Produsen Vaksin Covid-19 Dunia, Pengamat: Momentum Perkuat Holding Farmasi BUMN

Kamis, 1 Oktober 2020 | 12:22 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan farmasi milik BUMN PT Bio Farma (Psersero) dipercaya Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) menjadi salah satu dari tujuh kandidat untuk memenuhin kebutuhan vaksin Covid-19 dunia, jika lolos uji tuntas (due dilligence).

CEPI merupakan kemitraan antarpemerintah, lembaga swasta, filantropi, dan masyarakat madani yang fokus mengembangkan vaksin serta mengantisipasi dan mencegah pandemi. lembaga non profit internasional yang bermarkas di Oslo, Norwegia.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan Bio Farma merupakan perusahaan vaksin yang sudah berpengalaman lebih dari 100 tahun sehingga menjadi hal yang wajar masuk dalam daftar calon produsen vaksin Covid-19 dunia.

Menurut Toto, jika Bio Farma berhasil terpilih untuk memasok kebutuhan vaksin Covid-19 dunia internasional hal tersebut akan menjadi momentum yang tepat untuk menjadikan holding farmasi Indonesia sebagai salah satu pemain vaksin kelas dunia.

“Kalau benar terpilih maka bisa jadi momentum yang tepat untuk menjadikan holding farmasi Indonesia sebagai salah satu pemain vaksin kelas dunia. Anak perusahaan anggota holding seperti Kimia Farma (KAEF), Indofarma (INAF) dan Phapros bisa menjadi industri pendukung yang kuat dengan spesialisasi masing-masing,” kata Toto, Kamis (1/10/2020).

Selama ini, kata Toto, Bio Farma dikenal sebagai perusahaan pembuat vaksin dan antisera terbesar di Indonesia. Di kancah internasional, Bio Farma juga menyokong kebutuhan 2/3 kebutuhan vaksin dunia dan telah dipercaya oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terkait pengadaan vaksin halal.

“Bio Farma punya jaringan international yang kuat dan sangat terkenal buat vaksin penyakit tropis. Mereka (Bio Farma) juga punya jaringan ekspor ke puluhan negara serta dipercaya OKI terkait vaksin halal,” ungkap Toto

Saat ini CEPI sedang melakukan peninjauan terhadap kapabilitas dan kapasitas Bio Farma dalam memproduksi vaksin Covid-19. Dalam peninjauan tersebut CEPI memeriksa kualitas dan sistem produksi vaksin Bio Farma, sistem analisis laboratorium, hingga sistem teknologi informasi di Bio Farma dalam produksi vaksin.

“Dengan reputasi ini maka saya kira wajar kalo Bio Farma masuk dalam shortlist CEPI untuk produsen vaksin corona. Tentu due dillegence telah dilakukan dengan komprehensif terhadap Biofarma terkait kemampuan fasilitas lab, fasilitas produksi dan fasilitas keamanan lainnya, sehingga mudah-mudahan Bio Farma akan terpilih,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi memamparkan Bio Farma masuk dalam daftar tujuh kandidat yang dipercaya CEPI untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 dunia.

“Setelah melalui proses cukup panjang, Bio Farma berhasil masuk dalam shortlist manufaktur vaksin atau disebut seven potential drug manufacturers for Covid-19 vaccine dari CEPI,” ujar Retno Marsudi, Selasa (22/9/2020).

Retno menambahkan, sejumlah ahli sudah melakukan uji beberapa aspek, untuk hasi uji tuntas (due diligence) dari CEPI sendiri akan diumumkan sekitar awal Oktober.

Due dilligence ini dilakukan terhadap beberapa aspek, antara lain kapasitas manufaktur, sistem analisa laboratorium, dan sistem IT Bio Farma,” terang dia.

Selain kerja sama CEPI dan Bio Farma, Indonesia telah meneken komitmen pembelian vaksin Covid-19 dengan berbagai perusahaan farmasi dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Retno memastikan Indonesia akan memperoleh 20 juta sampai 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada 2020 dan 290 juta - 340 juta dosis vaksin pada 2021. “Sumber vaksin berasal dari Sinovac dan Sinopharm serta G42 dari UAE (Uni Emirat Arab, red). Selain itu Indonesia juga bekerja sama dengan Genexine dari Korea Selatan,” tambah dia.

Retno juga menyebut Indonesia saat ini masih menjajaki peluang dengan AstraZeneca dan Imperial College London terkait pembelian calon vaksin Covid-19, AZD1222.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Menguat

Strait Times Singapura naik 30,3 (1,2 persen) mencapai 2.497,1.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Jeda Siang, IHSG Melonjak 49 Poin ke 4.919

Sebanyak 252 saham naik, 127 saham melemah dan 148 saham stagnan.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

BPS: September Masih Terjadi Deflasi 0,05 Persen

Dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Tambah Fitur, Gaji.id Permudah Proses Administrasi HRD

Gaji.id juga dilengkapi face recognition, modul reimbursement, proses absensi dan payroll otomatis, serta dashboard interaktif.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Kesetiaan pada Pancasila

Dengan semangat yang dilandasi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Emas Antam Turun ke Rp 1,013 juta Per Gram

Harga per 250 gram mencapai Rp 238,515 juta.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Awal Perdagangan, Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.810-Rp 14.836 per dolar AS.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Dibuka, IHSG Melompat ke Zona hijau

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 35,8 poin (0,71 persen) menjadi 4.905.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Emiten Saham Telekomunikasi Masih Punya Potensi Menguat

Perbaikan kinerja saham sektor telekomunikasi nasional sangat bergantung pada perkembangan pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Tokio Marine Indonesia Gandeng Shift Technology untuk Deteksi Tindak Penipuan

Shift dinilai memenuhi seluruh persyaratan inisiatif Tokio Marine Indonesia untuk meningkatkan deteksi tindak penipuan dan proses klaim.

EKONOMI | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS