Kemdes Dorong Pengembangan Wisata di Desa
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kemdes Dorong Pengembangan Wisata di Desa

Sabtu, 28 September 2019 | 08:54 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Potensi wisata desa tengah didorong untuk dapat membangkitkan kedatangan wisatawan ke desa yang telah memulai mempercantik desanya dengan berbagai daya tarik dan diramu sehingga desa menjadi kunjungan destinasi wisata.

Samsul Widodo, Direktur Jenderal Pembangunan Desa Tertinggal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes) mengatakan Potensi wisata desa telah beragam. Ada yang cuma hanya sekedar trekking di persawahan dikombinasikan dengan makanan tradisional di sawung-sawung, sudah cukup untuk bisa mengundang para wisatawan.

"Tapi ada yang sudah advance mereka sudah punya banyak fasilitas, misalnya punya home stay, pemasukan mereka juga sudah miliaran, artinya kenapa pemerintah mendorong desa wisata? Karena dana desa sudah cukup besar, dan harapannya bagaimana supaya desa bisa dimanfaatkan, barusan saya tadi tanya di salah desa di kota Batu, uang di desa itu sudah empat miliar, bayangkan... dan mereka mengakui bagaimana mengembangkan konten-konten kreatif untuk pengembangan desa wisata, jadi saya rasa potensinya sangat besar," ungkapnya dalam diskusi "Mengembangkan Potensi Wisata dari Desa", di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Presiden Joko Widodo mengarahkan agar mendorong supaya wisata desa-desa dikembangkan namun bukan Kementerian Desa saja yang mengerjakannya.

"Karena selama ini sekarang masyarakat kita perlu banyak ruang publik untuk bisa membawa keluarga, tidak saja pariwisata yang serius, dalam skala desa banyak kebutuhannya" katanya.

Belum banyak desa yang sudah berbasis digital dalam ekosistem ini, belum banyak yang melakukan, namun sudah ada desa yang memberikan sarana wifi dalam program pariwisatanya, sudah ada yang menpromosikannya melalui media sosial, ada yang sudah melakukan e-ticketing, dan pemerintah sudah ingin masuk ke area itu.

"Yang siap sudah ratusan desa, tapi pengelola desa banyak yang tidak paham, misalnya tidak banyak desa di Bali yang bisa e-ticketing, padahal Bali sudah advance dalam pariwisata, artinya pemerintah harus turun tangan untuk mengembangkan itu," ujar Samsul Widodo.

"Kenapa kita ingin ada digitalisasi, karena kita tidak pernah tau sebenarnya siapa yang masuk kedesa itu, kita tidak punya data berapa laki-laki, berapa perempuan atau berapa anak-anak, berapa orang tua, tapi kita tahu setahun ada sekian ribu, tapi secara detail kita tidak tahu, namun dengan e-ticketing kita bisa tahu profil mereka, sehingga services bisa sesuaikan, karena kita tau disini banyak keluarga dan fasilitas orang tua kita tingkatkan," sebutnya.

E-ticketing salah satu yang dilakukan, Kemdes bila melihat ada potensi wisata desa, didorong difasilitasi untuk dikembangkan potensi wisata desanya

"Jadi dulu sebagai desa wisata bertahap dibantu lalu dipromoskan secara online di media sosial dan di website mereka, kalau mereka sudah advance, kita masuk dengan e-ticketing, yang belum jadi kita lakukan pendampingan," pungkasnya.

UU No 6 Tahun 2014 mengenai pembangunan desa, desa mendapatkan dana desa, dari dana desa bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan ada prosedurnya, salah satu menunya bisa digunakan untuk pengembangan wisata

Diskusi Mengembangkan Potensi Wisata Dari Desa diadakan yang oleh Pasti (Penggiat Startup Tourism Indonesia), dihadiri oleh para anggotanya, Kemdes berharap ke depan bisa berkolaborasi dengan Pasti agar bisa mendapatkan jangkauan yang lebih luas pada sektor wisata ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pluit Village Mendukung Ekonomi Kreatif di WICSF Ke-4

Lippo Mall Pluit Village mendukung Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) 2019 tahun keempat.

GAYA HIDUP | 27 September 2019

Tips Menjadi Ibu Sukses untuk Keluarga Bahagia

Menjadi seorang ibu dituntut untuk memiliki kesiapan secara fisik dan mental.

GAYA HIDUP | 27 September 2019

Jakarta Dessert Week, Dua Pekan Merayakan Hidangan Pencuci Mulut di Jakarta

JDW bisa memberikan panggung kepada pastry chef di Indonesia untuk berdialog dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa membuat hidangan pencuci mulut adalah seni.

GAYA HIDUP | 27 September 2019

BRI Support Batik Betawi Tampil di Korea

Memperingati 46 tahun hubungan Indonesia dan Korea Selatan, Rumah Kreatif BUMN BRI memilih batik ELEMWE turut serta pada acara yang digelar di Seoul

GAYA HIDUP | 27 September 2019

KDT Gelar Pertemuan untuk Menduniakan Parwisata Danau Toba

Untuk menjadikan Danau Toba sebagai wisata internasional diperlukan edukasi bagi warga.

GAYA HIDUP | 26 September 2019

Pentingnya Menjaga Simbol Kecantikan Wanita

Perawatan simbol kecantikan wanita harus dilakukan dari luar maupun dalam tubuh.

GAYA HIDUP | 26 September 2019

4 Makanan Baik Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

Empat makanan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi

KESEHATAN | 26 September 2019

Gebyar Pernikahan Indonesia ke-12 Angkat Budaya Aceh

Gebyar Pernikahan Indonesia ini untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa sekaligus mempromosikan dan mengajak generasi muda agar mencintai budaya daerah.

EKONOMI | 26 September 2019

Tangkuban Perahu Aman, Forestra 2019 Bakal Digelar Kembali di Orchid Forest

Ada keseruan lebih yang bisa dinikmati penikmat konser Forestra 2019.

GAYA HIDUP | 26 September 2019

Patenkan Kuliner Khas Daerah, Tjahjo: Jangan Tiba-tiba Muncul Wingko Babat Malaysia

Tjahjo juga mengingatkan daerah untuk menentukan destinasi utama pariwisata di daerah masing-masing.

GAYA HIDUP | 26 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS