Ajak Masyarakat Peduli Bumi, Dua Yayasan Kolaborasi Gelar Lokakarya
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Ajak Masyarakat Peduli Bumi, Dua Yayasan Kolaborasi Gelar Lokakarya

Sabtu, 21 November 2020 | 17:22 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Gianyar, Beritasatu.com - Forum bincang dan laku hidup lestari yang merupakan sebuah event hasil kolaborasi antara Yayasan Merdi Sihombing dengan Yayasan Losari kembali menggelar diskusi secara virtual dengan sejumlah awak media dari berbagai daerah dimana pihak penyelenggara sendiri menggelar diskusi di Venue Yayasan Bali Purnati, Gianyar, Bali, Sabtu (21/11/2020).

Kegiatan yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program fasilitasi bidang Kebudayaan 2020 ini mengusung tema “Berakar pada Tradisi dan Budaya, Belajar dari Masyarakat Adat” untuk menerapkan laku hidup lestari yang lebih dikenal dengan istilah sustainable lifestyle.

Event yang berlangsung selama dua hari, 21-22 November 2020 ini menurut Merdi Sihombing selaku pendiri Yayasan Merdi Sihombing dipicu oleh kepedulian terhadap bumi sebagai rumah kita semua yang terus tergerus akibat berbagai aktivitas manusia.

Menurut Merdi, tidak hanya meninggalkan jejak karbon yang besar, gaya hidup yang tidak sustainable (berkelanjutan) juga mengakibatkan peningkatan suhu bumi, hilangnya hutan, kelangkaan air bersih, kepunahan spesies hewan, ikan serta biota laut lainnya.

Dalam kata sambutan yang disampaikannya pada pembukaan “Forum Bincang dan Laku Hidup Lestari” Merdi Sihombing berujar bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan referensi bagi masyarakat umum agar dapat hidup lebih baik dengan alam tanpa merusak alam sekitar kita.

“Kerusakan bumi masih menjadi topik pembicaraan di kalangan tertentu saja. Belum banyak yang sadar dan menyepakati sebuah tindakan dan cara hidup yang berkelanjutan agar bumi lestari. Padahal kerusakan bumi sebagian besar berasal dari aktivitas manusia karena bergantinya gaya hidup dari ‘needs’ menjadi ‘wants’,” ungkap Merdi Sihombing yang juga pegiat sustainable fashion.

Sejatinya manusia sebagai penghuni bumi dapat melakukan berbagai langkah kecil dalam gaya hidup sehari-hari untuk tetap menjaga kelestarian Bumi. Mulai hidup dengan sadar, kurangi konsumsi yang berlebihan dan aktivitas yang meninggalkan jejak karbon serta perbanyak sebuah tindakan memberi kepada alam.

Hidup dengan prinsip
Sustainable berarti membuat keseimbangan antara kebutuhan manusia dan keberlangsungan alam beserta isinya. Apa yang diperbuat sekarang akan berdampak pada hari esok. Perubahan ini dilakukan demi menyelamatkan bumi untuk kehidupan generasi selanjutnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Yayasan Losari, Restu Imansari Kusumaningrum yang berharap acara “Forum Bincang dan Laku Hidup Lestari” dapat menjadi medium bagi masyarakat luas untuk belajar tentang laku hidup lestari dari kearifan lokal dan budaya.

“Dalam keadaan sulit sekarang ini, kita harus berani mengatakan dari mana asal-usul kita dan tetap mengakar pada kebudayaan kita sendiri. Acara ini digelar didasari oleh kesadaran kami dimana Yayasan Merdi Sihombing dan Yayasan
Losari untuk berkaca dari laku hidup masyarakat adat dan melihat kedepan demi mengubah laku hidup kita bersama-sama demi melestarikan dan menjaga serta memuliakan peradaban Indonesia," jelas Restu.

Harapan kami papar Restu melalui acara ini setidaknya kita peduli dan mau belajar dari kearifan dan laku
hidup yang diamalkan masyarakat adat sejak zaman dahulu. Semoga audiens yang hadir adalah orang-orang yang sudi mendengarkan dengan rendah hati bahwa kehidupan itu harus diubah dan harus cepat dalam mengambil tindakan.

“Forum Bincang dan Laku Hidup Lestari” yang diadakan selama dua hari ini nantinya akan menampilkan berbagai aktivitas seperti diskusi, lokakarya dan pameran serta pemutaran film dokumenter. Para pegiat laku hidup lestari seperti Abdon Nababan dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Suzy Hutomo (Founder Sustainable Suzy, Climate Reality Leader) serta Komang Sri Mahayuni (IDEP Foundation) nantinya akan tampil dalam forum diskusi dihari pertama.

Kegiatan pada hari ini juga akan diramaikan dengan pemutaran film dokumenter dari AMAN berupa film “Tabob” karya Brian Rayanki dan Film “Sacred and Secret” karya Basil Gelpke yang terinspirasi dari buku berjudul sama karya Gill Marais.

Pada hari kedua ditanggal 22 November 2020 dapat diikuti diskusi dengan pembicara Andar Manik dan Yoyo Yogasmana (Kasepuhan Ciptagelar), I Wayan Sudarsana (Masyarakat Adat Bali Aga) dan Putu Ardana (Tokoh Adat, Pemilik Don Biyu dan Blue Tamblingan Coffee).

Digelar pula lokakarya pembuatan sabun organik oleh Sito Kosmetik, pencelupan warna merah dengan pewarna alam oleh Agus Haerudin dari balai besar kerajinan dan batik. Pameran wastra nusantara menggelar karya dari Yayasan Merdi Sihombing, Yayasan Losari, Dekranasda Kabupaten Dairi, Kelompok Tentun Tanekavate, Alor, NTT (CSR Pegadaian), Tenun Gringsing dari Masyarakat Adat Bali Aga dan anyaman purun yang didukung Badan Restorasi Gambut, Tetes ASA, serta Tenun Gringsing dari Masyarakat Adat Bali Aga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Geliat Pariwisata Bali Makin Digencarkan

Langkah konkret program ini adalah sejuta wisatawan Goes To Bali.

GAYA HIDUP | 21 November 2020

5 Pantai Rekomendasi Susi Pudjiastuti, Check...

"Semoga keluarga Indonesia yang tengah merencanakan liburan bisa terinspirasi dari rekomendasi saya," kata Susi Pudjiastuti.

GAYA HIDUP | 21 November 2020

Nu Skin Indonesia Rambah Model Bisnis Syariah

Sertifikasi PLBS dari DSN MUI memberikan keunggulan bagi Nu Skin di antara perusahaan-perusahaan dalam industri direct selling.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

Sertifikasi CHSE Mampu Menarik Kepercayaan Wisnus

Sertifikasi protokol kesehatan dipercaya mampu menarik kepercayaan wisatawan nusantara.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

Sensasi Bersepeda Menjelajahi Kota Suci Madinah

Saat berada di tanah suci, Andik mengaku merasakan sensasi bersepeda yang luar biasa.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

PTI Dorong Kewirausahaan di Bidang Kecantikan dan Kuliner

Kegiatan ini adalah wujud kepedulian komunitas PTI untuk memberikan bantuan berbentuk pengajaran keterampilan.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

IPMI Trend Show 2021 Digelar Virtual

IPMI mengubah format Trend Show 2021 menjadi acara virtual dengan tema Fashion Out While Staying In yang dilaksanakan pada 21-22 November 2020.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

Fakta di Balik Warna Kuning dalam Makanan Anda

Warna kuning pada makanan mampu membangkitkan keceriaan dan kebahagiaan dalam diri.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

Potensi Kampung Pecinan sebagai Generator Ekonomi Kawasan

Melihat banyak potensi yang dapat digali, seluruh pemerintah daerah harus memperhitungkan kawasan pecinan dalam pengembangan wilayah.

GAYA HIDUP | 20 November 2020

BNPP: Antusiasme Wisatawan Kunjungi Pantai Temajuk Tinggi

Di waktu weekend, jumlah wisatawan Pantai Temajuk bisa mencapai 2.000 orang.

GAYA HIDUP | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS