Menkes Sebut Ubah Perilaku Sehat Masyarakat Butuh Waktu
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Menkes Sebut Ubah Perilaku Sehat Masyarakat Butuh Waktu

Selasa, 27 Agustus 2019 | 20:57 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, untuk mengubah perilaku hidup sehat masyarakat membutuhkan proses dan tidak bisa dicapai dalam waktu yang singkat.

Nila mengatakan usai rapat bersama dengan Komisi IX dan Komisi XI DPR terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di gedung parlemen Jakarta, Selasa (27/8/2019), bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga untuk mengubah pola hidup sehat masyarakat sudah pada jalur yang benar.

"Menurut saya ini sudah benar, tapi ini memerlukan waktu. Sehingga akhirnya kita memang pada saat kritis seperti ini, apa yang harus kita ambil adalah terobosan," kata Menkes Nila menanggapi membengkaknya potensi defisit BPJS Kesehatan karena besarnya utilisasi layanan kesehatan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan berdasarkan surat yang disampaikan oleh BPJS Kesehatan kepada Kementerian Keuangan bahwa perkiraan defisit lembaga jaminan kesehatan sosial tersebut sebesar Rp28,3 triliun pada tahun 2019.

Namun belakangan, BPJS Kesehatan merevisi proyeksi defisitnya pada tahun ini menjadi Rp32,8 triliun. Kondisi tersebut bisa terjadi apabila iuran tetap sama seperti saat ini, jumlah kepesertaan yang meningkat, dan manfaat yang diberikan pada peserta tetap sama.

Menteri Keuangan pun memproyeksikan hitungan potensi surplus keuangan BPJS Kesehatan pada 2021 dengan kenaikan iuran dua kali lipat dari saat ini. Proyeksi tersebut dilihat dari perkiraan peningkatan jumlah peserta dan peningkatan utilisasi fasilitas kesehatan.

Dengan proyeksi meningkatnya utilisasi fasilitas kesehatan yang diartikan juga makin banyaknya masyarakat Indonesia yang sakit.

Pemerintah melakukan rapat bersama dengan Komisi IX dan Komisi XI di gedung DPR RI dengan agenda membahas mengenai tindak lanjut Hasil Audit dengan Tujuan Tertentu Dana Jaminan Sosial Kesehatan Tahun 2018 oleh BPKP.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Ketua DJSN Achmad Choesni, serta perwakilan dari Kementerian Sosial, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kemenko PMK.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkeu Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas satu naik dua kali lipat dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Butuh 10 Tahun untuk Proses Bajakah Menjadi Obat Kanker

Siswanto mengatakan, penelitian awal yang dilakukan para pelajar ini baru sebatas kuantitatif, belum berdasarkan metodologi yang betul.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Kemkes Dukung Penelitian Lanjutan Bajakah Sebagai Obat Kanker

Masih perlu dibuktikan secara kajian ilmiah melalui uji praklinis (pada hewan) dan uji klinis (pada manusia)

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Siloam Bekasi Timur Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Rumah Shalom

Acara berbagi kasih ini sekaligus merayakan HUT ke-2 Rumah Sakit Siloam Bekasi.

KESEHATAN | 26 Agustus 2019

"Jangan Ada Lagi Antrean Panjang Pasien"

"Sakit atau tidak sakit, premi BPJS Kesehatan harus tetap dibayar."

KESEHATAN | 25 Agustus 2019

BPJS Kesehatan Tunggu Keputusan Pemerintah

BPJS Kesehatan tidak bisa dibiarkan sendirian menanggung beban sebagai operator untuk mewujudkan negara kesejahteraan.

KESEHATAN | 25 Agustus 2019

Iuran BPJS Naik, Kualitas Ditagih

"Tidak mungkin masyarakat menghendaki layanan yang berkualitas dan berkelanjutan, tetapi tidak mau membayar premi yang lebih memadai."

KESEHATAN | 25 Agustus 2019

Raih BPJS Award 2019, Inilah Keunggulan RSU Aisyiyah Ponorogo

Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo melakukan berbagai inovasi untuk memudahkan dan memastikan pasien mendapatkan layanan terbaik.

NASIONAL | 24 Agustus 2019

AIA Ajak Jutaan Keluarga di Indonesia Hidup Lebih Sehat

AIA Centennial Celebration mengajak jutaan keluarga di Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.

KESEHATAN | 25 Agustus 2019

Raih BPJS Award 2019, Ini Keunggulan RSU Aisyiyah Ponorogo

Berbagai inovasi dikembangkan RSU Aisyiyah Ponorogo untuk memudahkan pasien.

KESEHATAN | 24 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS